Review: Persebaya Tahan Persepam MU Tanpa Gol
Editor Bolanet | 17 Desember 2013 18:28
- Meski secara persiapan lebih panjang dan lebih matang, Persebaya hanya bermain imbang tanpa gol lawan tuan rumah Persepam MU, Selasa (17/12) petang di Stadion Gelora Bangkalan. Bagi tuan rumah Persepam MU, hasil ini menutup peluang mereka untuk lolos ke babak semifinal turnamen Piala Gubernur Jatim 2013.
Dalam pertandingan yang disaksikan kurang lebih 13 ribu penonton itu, kedua tim sama-sama menunjukkan permainan agresif. Persebaya mengandalkan kecepatan dua pemain sayap lintas generasi, yakni M Ilham dan Novri Setiawan. Sebagai tandem di lini belakang, Persebaya menurunkan duet Ambrizal dan Vava Mario Zagalo.
Patrice Nzekou dimainkan sebagai jenderal lapangan tengah Persebaya. Sedangkan Laskar Sape Kerap, julukan Persepam-MU kerap membahayakan gawang Persebaya melalui akselerasi Issac Jober dan Slamet Nurcahyo. Pada babak pertama, Persepam-MU berulang kali menyulitkan pertahanan tim tamu. Beruntung duet Ambrizal dan Vava tampil cukup disiplin. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Masuk babak kedua, kedua tim tampil dengan tempo tinggi. Jual beli serangan tak dapat terelakkan. Untuk menambah daya gedor, Persebaya menurunkan Emmanuel Kenmogne pada menit ke 54 menggantikan Febri Hamzah. Selain Pacho Kenmogne, asisten pelatih Tony Ho juga memainkan Firmansyah menggantikan Ilham di menit ke-68.
Sayang kehadiran Pacho dan Firmansyah tak banyak berdampak ke tim. Serangan-serangan Persebaya kerap menemui jalan buntu. Memasuki menit ke-88, Tony menurunkan Rendi Irwan menggantikan Akbar Rasyid. Sayang hingga bubar laga, skor masih 0-0.[initial]
(faw/dzi)
Dalam pertandingan yang disaksikan kurang lebih 13 ribu penonton itu, kedua tim sama-sama menunjukkan permainan agresif. Persebaya mengandalkan kecepatan dua pemain sayap lintas generasi, yakni M Ilham dan Novri Setiawan. Sebagai tandem di lini belakang, Persebaya menurunkan duet Ambrizal dan Vava Mario Zagalo.
Patrice Nzekou dimainkan sebagai jenderal lapangan tengah Persebaya. Sedangkan Laskar Sape Kerap, julukan Persepam-MU kerap membahayakan gawang Persebaya melalui akselerasi Issac Jober dan Slamet Nurcahyo. Pada babak pertama, Persepam-MU berulang kali menyulitkan pertahanan tim tamu. Beruntung duet Ambrizal dan Vava tampil cukup disiplin. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Masuk babak kedua, kedua tim tampil dengan tempo tinggi. Jual beli serangan tak dapat terelakkan. Untuk menambah daya gedor, Persebaya menurunkan Emmanuel Kenmogne pada menit ke 54 menggantikan Febri Hamzah. Selain Pacho Kenmogne, asisten pelatih Tony Ho juga memainkan Firmansyah menggantikan Ilham di menit ke-68.
Sayang kehadiran Pacho dan Firmansyah tak banyak berdampak ke tim. Serangan-serangan Persebaya kerap menemui jalan buntu. Memasuki menit ke-88, Tony menurunkan Rendi Irwan menggantikan Akbar Rasyid. Sayang hingga bubar laga, skor masih 0-0.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
LATEST UPDATE
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
Piala Dunia 16 Juli 2026, 15:23
-
Lionel Messi Lawan Inggris: Jalan-jalan tapi Mematikan
Piala Dunia 16 Juli 2026, 13:40
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Satu Lagi Alasan untuk Menyebut Lionel Messi sebagai The GOAT
Piala Dunia 16 Juli 2026, 12:53
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
-
Jude Bellingham Ribut dengan Pemain-pemain Argentina
Piala Dunia 16 Juli 2026, 09:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











