Sartono Kecam Aksi Teatrikal Pemain Persiram
Editor Bolanet | 1 Juni 2013 11:42
- Pelatih Persisam Putra Samarinda Sartono Anwar menilai pertandingan timnya melawan Persiram Raja Ampat, Jumat (31/5) dipenuhi aksi teatrikal. Kedua tim saling berpura-pura cedera di lapangan sebagai taktik untuk mengulur waktu.
Saya mengatakan demikian, karena saya juga menerapkan taktik itu ketika kami berhasil unggul di menit terakhir, sebelumnya aksi ini banyak dilakukan oleh pemain lawan, ucap Sartono usai laga seperti dilansir Antara.
Keluhan sakit para pemain Persiram menjelang 20 menit pertandingan berakhir, dinilai Sartono hanya merupakan akting semata. Hal ini dibuktikannya ketika pemain tersebut keluar dari lapangan langsung bisa berlari dengan kencang.
Itu terjadi pada saat skor imbang 1-1, mereka melakukan trik seperti itu, untuk mengulur waktu ujar Sartono yang langsung mempertanyakan kepada pelatih Persiram Gomes Olivera di sampingnya.
Namun Gomes tidak menjawab dengan jelas, dan dia hanya tertawa. Dalam 20 menit terakhir itu tercatat ada enam pemain Persiram, mengerang kesakitan di tengah lapangan, ketika terjadi benturan dengan pemain tuan rumah, meski bukan benturan keras.
Taktik yang sama diakui Sartono, diinstruksikannya kepada para pemainnya, ketika timnya berhasil unggul, setelah Lancine Kone mencetak gol pada menit 90, beberapa pemain Persisam terkapar di lapangan.
Saya bersyukur tim Persisam bisa menang, tapi kemenangan ini merupakan bukti dari kerja keras para pemain saya, jelas Sartono.
Pada pertandingan itu tim Persisam Putra berhasil menundukkan tamunya Persiram Raja Ampat dengan skor 2-1. Dua gol tim berjuluk Pesut Mahakam itu dicetak oleh Lancine Kone pada menit ke-8 (penalti) dan menit ke-90.
Sedangkan gol balasan tim Persiram dicetak oleh penyerang asing James Kokolomel pada menit ke-43 melalui titik pinalti. (ant/mac)
Saya mengatakan demikian, karena saya juga menerapkan taktik itu ketika kami berhasil unggul di menit terakhir, sebelumnya aksi ini banyak dilakukan oleh pemain lawan, ucap Sartono usai laga seperti dilansir Antara.
Keluhan sakit para pemain Persiram menjelang 20 menit pertandingan berakhir, dinilai Sartono hanya merupakan akting semata. Hal ini dibuktikannya ketika pemain tersebut keluar dari lapangan langsung bisa berlari dengan kencang.
Itu terjadi pada saat skor imbang 1-1, mereka melakukan trik seperti itu, untuk mengulur waktu ujar Sartono yang langsung mempertanyakan kepada pelatih Persiram Gomes Olivera di sampingnya.
Namun Gomes tidak menjawab dengan jelas, dan dia hanya tertawa. Dalam 20 menit terakhir itu tercatat ada enam pemain Persiram, mengerang kesakitan di tengah lapangan, ketika terjadi benturan dengan pemain tuan rumah, meski bukan benturan keras.
Taktik yang sama diakui Sartono, diinstruksikannya kepada para pemainnya, ketika timnya berhasil unggul, setelah Lancine Kone mencetak gol pada menit 90, beberapa pemain Persisam terkapar di lapangan.
Saya bersyukur tim Persisam bisa menang, tapi kemenangan ini merupakan bukti dari kerja keras para pemain saya, jelas Sartono.
Pada pertandingan itu tim Persisam Putra berhasil menundukkan tamunya Persiram Raja Ampat dengan skor 2-1. Dua gol tim berjuluk Pesut Mahakam itu dicetak oleh Lancine Kone pada menit ke-8 (penalti) dan menit ke-90.
Sedangkan gol balasan tim Persiram dicetak oleh penyerang asing James Kokolomel pada menit ke-43 melalui titik pinalti. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Legowo ISL Tak Digelar Musim Ini
Bola Indonesia 15 April 2016, 09:36
-
PS TNI Ambil Alih Persiram Raja Ampat
Bola Indonesia 30 Maret 2016, 19:37
-
Demi Gulirkan Kompetisi, PSSI Sudah Surati Kapolri
Bola Indonesia 22 Maret 2016, 11:45
-
Mau ISL atau ISC, Madura United No Problem
Bola Indonesia 21 Maret 2016, 12:19
-
Persegres Butuh 25 Pemain
Bola Indonesia 19 Maret 2016, 11:19
LATEST UPDATE
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










