Sepakbola Surabaya dan Gresik Kisruh
Editor Bolanet | 3 Oktober 2014 11:17
- Kisruh sepakbola tak hanya terjadi di level atas. Di tingkat pembinaan macam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) pun terjadi. Kali ini melibatkan tuan rumah Popda, Gresik dengan Kota Surabaya.
Tak puas dengan hasil pertandingan final, Surabaya meminta tanding ulang. Namun permintaan itu ditolak oleh Gresik. Menurut pelatih tim sepakbola Surabaya, Mursyid Effendi, banyak kejadian yang tidak mencerminkan fair play di Popda.
Pemain sudah fair play, tapi orang di luar lapangan yang malah merusak pemain, ucap Mursyid. Ia pun menuntut tanding ulang. Bukan semata-mata kita ambisi juara. Opsi juara bersama itu terakhir, jika pertandingan tidak bisa diulang, paparnya.
Permintaan itu ditolak mentah-mentah. Tentu saja kami menolak keinginan pihak Surabaya. Kalau tanding ulang itu salah satu alasannya adalah adanya force majeur, kata sekretaris Asosiasi PSSI Gresik, Syamsul Arifin.
Tapi, yang kemarin itu bukan force majeur. Apalagi tim sepakbola Gresik sudah mendapatkan medali emas. Kami akan tetap mempertahankan emas ini bukan semata-mata haus prestasi, tutup Syamsul.
Pertandingan final antara Gresik dengan Surabaya memang belum benar-benar usai. Saat Gresik unggul 3-1 dalam drama adu penalti, wasit memutuskan menghentikan laga karena langit sudah gelap. Apalagi lapangan tak dilengkapi dengan penerangan. (faw/pra)
Tak puas dengan hasil pertandingan final, Surabaya meminta tanding ulang. Namun permintaan itu ditolak oleh Gresik. Menurut pelatih tim sepakbola Surabaya, Mursyid Effendi, banyak kejadian yang tidak mencerminkan fair play di Popda.
Pemain sudah fair play, tapi orang di luar lapangan yang malah merusak pemain, ucap Mursyid. Ia pun menuntut tanding ulang. Bukan semata-mata kita ambisi juara. Opsi juara bersama itu terakhir, jika pertandingan tidak bisa diulang, paparnya.
Permintaan itu ditolak mentah-mentah. Tentu saja kami menolak keinginan pihak Surabaya. Kalau tanding ulang itu salah satu alasannya adalah adanya force majeur, kata sekretaris Asosiasi PSSI Gresik, Syamsul Arifin.
Tapi, yang kemarin itu bukan force majeur. Apalagi tim sepakbola Gresik sudah mendapatkan medali emas. Kami akan tetap mempertahankan emas ini bukan semata-mata haus prestasi, tutup Syamsul.
Pertandingan final antara Gresik dengan Surabaya memang belum benar-benar usai. Saat Gresik unggul 3-1 dalam drama adu penalti, wasit memutuskan menghentikan laga karena langit sudah gelap. Apalagi lapangan tak dilengkapi dengan penerangan. (faw/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sepakbola Surabaya dan Gresik Kisruh
Bola Indonesia 3 Oktober 2014, 11:17
-
Tim PON Remaja Jatim Krisis Kiper
Bola Indonesia 8 September 2014, 11:21
-
Agustus, Jatim Gelar Piala Soeratin
Bola Indonesia 11 Juni 2014, 10:52
-
Dispora Berdalih Gelora 10 November Masih Direnovasi
Bola Indonesia 16 Mei 2014, 14:05
-
Tim PON Remaja Jatim Kantongi Kerangka Tim
Bola Indonesia 14 Mei 2014, 11:23
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



