
Ketua Harian Pengcab TI Kota Bekasi, Arwani Ibnu Zein mengatakan, dalam Kejurcab tersebut akan dipertandingkan lima kategori. Kelima kategori itu meliputi usia super pra junior A (SD kelas 1-3) minimal 6-8 tahun (kelahiran tahun 2004-2006), usia super pra junior B (SD kelas 4-6) minimal 9-11 tahun (kelahiran tahun 2001-2003), usia pra junior (SMP) minimal usia 12-14 tahun (kelahiran tahun 1998-2000), usia junior (SMA) minimal 15-17 tahun (kelahiran tahun 1995-1997) dan atlet tingkat junior minimal 14-18 tahun (kelahiran tahun 1995-1997).
“Dari lima kategori tersebut, hanya atlet tingkat junior yang akan turun di pertandingan Poomsae (jurus/kata). Sedangkan sisanya mengikuti pertandingan Kyorugi (kumite). Diperkirakan, semua klub se-Kota Bekasi akan menurunkan para taekwondo terbaiknya dalam Kejurcab ini. Sehingga nantinya, tidak kurang dari 400 taekwondo yang ikut serta," ujarnya kepada Bola.net.
Menurutnya, Kejurcab akan memperebutkan Piala Bergilir Walikota Bekasi plus uang pembinaan. Serta, menyediakan 86 medali emas, 86 medali perak dan 172 medali perunggu.
“Mengenai uang pembinaan, memang belum ditentukan besaran jumlahnya. Namun, pihak panitia pelaksana optimis dapat memberikannya,” sambungnya.
“Kejurcab kali ini dapat terlaksana dengan adanya kerja sama pihak klub taekwondo Smart’Q. Bahkan, Ketua panitia pelaksana, Eki Novi, berjanji membuat Kejurcab ini berlangsung semarak,” tegasnya.
Lebih jauh Arwani berharap, agar Kejurcab ini tidak hanya dimanfaatkan para atlet untuk mengukir prestasi, namun menimba pengalaman dan untuk mempererat hubungan persahabatan sesama taekwondo. Dengan adanya kegiatan semacam ini, lanjutnya, dapat memberikan motivasi agar setiap atlet berprestasi.
“Kompetisi dapat membentuk bibit atlet yang potensial, karena itu harus banyak digelar event-event. Apalagi, Kota Bekasi memiliki jumlah taekwondo yang cukup besar. Atlet-atlet taekwondo di Kota Bekasi juga sangat potensial untuk dikembangkan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Arwani berharap agar para atlet dapat mengeluarkan kemampuan secara maksimal karena Kejurcab sekaligus menjadi ajang seleksi Pekan Olah Raga Pelajar Daerah (Popda) Juli 2012 dan Pekan Olah Raga Daerah (Porda) di Kabupaten Bekasi pada 2014.
“Bagi peserta yang tampil, harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan dan mengasah keterampilan mereka," tandasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 3 Oktober 2014 11:17Sepakbola Surabaya dan Gresik Kisruh
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:00Prabowo Ungkap Tujuan Bangun Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
MOST VIEWED
Indonesia Jadi Tuan Rumah 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026, Bali Siap Sambut Ratusan Atlet Asia
Saksikan NEX Road to Champion Vol. 3 Live Streaming Hanya di Vidio
Rekor Nasional Tercipta di Indonesia Short Course Emerging Series 2026
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Resmi Bergulir, Perkuat Regenerasi Atlet Renang Nasional
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974396/original/058528600_1780811156-Prabowo_Makan_SIang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
