Sepuluh Pemain Persebaya DU Ditahan Persekam
Editor Bolanet | 23 Mei 2013 19:00
- Persebaya DU lagi-lagi harus tertahan di laga lanjutan Divisi Utama PT Liga Indonesia 2013. Bertandang ke markas Persekam Metro FC di Stadion Kanjuruhan Malang, Kamis (23/05), Persebaya harus puas dengan hasil imbang 1-1.
Absennya Jean Paul Boumsong karena sakit, kali ini tak mempengaruhi kinerja lini depan Persebaya DU. Febri Hamzah yang tampil sebagai pelapis mampu menunjukkan tajinya di menit ke 26. Mendapatkan ruang tembak, tendangan kaki kanannya tak bisa ditepis kiper Persekam, Anas Fitrianto.
Babak pertama yang berkesudahan 0-1 ini diwarnai terusirnya kapten Persebaya DU, Uston Nawawi di menit ke-39. Wasit Wendy Umar terpaksa mengganjar Uston dengan kartu merah karena tackling kerasnya kepada Supriyadi yang lolos di depan kotak penalti Persebaya.
Unggul jumlah pemain, Persekam akhirnya mengendalikan permainan di babak kedua. Namun, hingga menit ke-70 sang tuan rumah belum juga mendapatkan gol mereka.
Striker tim berjuluk Macan Kumbang itu, Andri Anto, akhirnya menjadi supersub di laga ini. Baru semenit ia masuk menggantikan M Andik Faturahman, Andri mampu mengkonversi peluang pertamanya menjadi gol.
Andri bisa saja menjadi pahlawan kemenangan Persekam. Pada injury time, sundulannya memanfaatkan situasi set piece kembali menggetarkan jala gawang Persebaya. Namun wasit Wendy menganulir gol tersebut karena menilai pemain tuan rumah melakukan pelanggaran sebelum Andri menyundul bola. Skor 1-1 pun menutup laga ini.
Tambahan satu angka membuat Persebaya DU kini mengemas 25 angka. Dapat dipastikan mereka melenggang ke babak 12 besar dengan status juara grup 3. Sementara Persekam tertahan di peringkat tujuh dan menutup peluang mereka untuk lolos. (fjr/dzi)
Absennya Jean Paul Boumsong karena sakit, kali ini tak mempengaruhi kinerja lini depan Persebaya DU. Febri Hamzah yang tampil sebagai pelapis mampu menunjukkan tajinya di menit ke 26. Mendapatkan ruang tembak, tendangan kaki kanannya tak bisa ditepis kiper Persekam, Anas Fitrianto.
Babak pertama yang berkesudahan 0-1 ini diwarnai terusirnya kapten Persebaya DU, Uston Nawawi di menit ke-39. Wasit Wendy Umar terpaksa mengganjar Uston dengan kartu merah karena tackling kerasnya kepada Supriyadi yang lolos di depan kotak penalti Persebaya.
Unggul jumlah pemain, Persekam akhirnya mengendalikan permainan di babak kedua. Namun, hingga menit ke-70 sang tuan rumah belum juga mendapatkan gol mereka.
Striker tim berjuluk Macan Kumbang itu, Andri Anto, akhirnya menjadi supersub di laga ini. Baru semenit ia masuk menggantikan M Andik Faturahman, Andri mampu mengkonversi peluang pertamanya menjadi gol.
Andri bisa saja menjadi pahlawan kemenangan Persekam. Pada injury time, sundulannya memanfaatkan situasi set piece kembali menggetarkan jala gawang Persebaya. Namun wasit Wendy menganulir gol tersebut karena menilai pemain tuan rumah melakukan pelanggaran sebelum Andri menyundul bola. Skor 1-1 pun menutup laga ini.
Tambahan satu angka membuat Persebaya DU kini mengemas 25 angka. Dapat dipastikan mereka melenggang ke babak 12 besar dengan status juara grup 3. Sementara Persekam tertahan di peringkat tujuh dan menutup peluang mereka untuk lolos. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Sempat Lirik Dejan Antonic
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:19
-
Pengumuman Pelatih Persebaya Dipastikan Molor
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:08
-
Pelatih Persebaya Ditarget Juara Divisi Utama
Bola Indonesia 12 Januari 2017, 11:39
-
Persebaya Tanggapi Batasan Usia di Divisi Utama
Bola Indonesia 11 Januari 2017, 13:25
-
Persebaya Target Juara Divisi Utama
Bola Indonesia 9 Januari 2017, 08:40
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














