Siapa itu Ko Hyung-Jin? Wasit El Clasico Persib vs Persija yang Pernah Bikin Dejan Antonic Murka
Editor Bolanet | 10 Januari 2026 07:30
Bola.net - Duel panas bertajuk 'El Clasico Indonesia' antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta dipastikan akan dipimpin oleh pengadil asing. Wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, ditunjuk untuk menjadi wasit pada laga lanjutan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 tersebut.
Pertandingan bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026) sore WIB. Tensi tinggi yang selalu menyelimuti pertemuan kedua tim membuat PSSI mempercayakan kendali lapangan kepada wasit berlisensi FIFA ini.
Bagi Ko Hyung-jin, memimpin laga Persib vs Persija akan menjadi pengalaman perdananya merasakan atmosfer rivalitas terpanas di sepak bola Tanah Air. Namun, ia bukan sosok asing bagi publik sepak bola Indonesia karena sudah beberapa kali bertugas di Liga 1.
Lantas, seperti apa rekam jejak wasit berusia 43 tahun ini? Apakah ia benar-benar sosok yang tepat untuk meredam potensi kericuhan di lapangan?
Jejak Karier: Dari K-League hingga Kualifikasi Piala Dunia
Ko Hyung-jin memulai karier wasit profesionalnya di Liga Nasional Korea Selatan pada 2008. Setahun kemudian, ia langsung mendapatkan lisensi FIFA dan mulai melebarkan sayapnya ke level internasional.
"Duel panas Persib vs Persija pada El Clasico Indonesia dipastikan dipimpin wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin. Pengadil asing dipercaya mengawal laga penuh tensi ini," tulis akun @sports.indosiar.
Pengalaman pertamanya memimpin laga di luar negeri terjadi di Liga Super China pada 2009. Sejak saat itu, kariernya terus menanjak dengan dipercaya memimpin berbagai kompetisi bergengsi Asia seperti ACL Elite, Asian Games, hingga Kualifikasi Piala Dunia.
Bagi Timnas Indonesia, Ko Hyung-jin bukanlah sosok baru. Ia pernah memimpin laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Malaysia di GBK yang berakhir 2-3 untuk tim tamu.
Selain itu, ia juga bertugas saat Timnas Indonesia ditahan imbang 0-0 oleh Lebanon pada FIFA Matchday September 2025 di Surabaya. Bahkan, ia sempat menjadi ofisial keempat pada laga Piala Dunia U-17 2023 antara Indonesia vs Panama.
Rekor Kartu dan Ketegasan di Liga 1
Sejak musim lalu, Ko Hyung-jin sudah memimpin total lima pertandingan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Dalam empat laga di musim 2024/2025, ia tercatat mengeluarkan total 12 kartu kuning dan satu kartu merah.
Kartu merah tersebut ia berikan kepada pemain Borneo FC, Dwiki Hardiansyah, saat timnya menang 3-1 atas Semen Padang. Ketegasannya juga terlihat saat memimpin laga Persebaya vs Malut United dengan mengeluarkan empat kartu kuning.
Musim ini, ia baru memimpin satu laga, yakni saat PSIM Yogyakarta menang 1-0 atas Semen Padang pekan lalu. Dalam laga itu, ia tanpa ragu menghukum lima kartu kuning, termasuk dua untuk pelatih masing-masing tim.
Jean-Paul van Gastel (PSIM) dan Dejan Antonic (Semen Padang) menjadi "korban" ketegasan Ko Hyung-jin di pinggir lapangan karena protes berlebihan.
Kontroversi VAR dan Amarah Dejan Antonic
Meski berstatus wasit elite, kepemimpinan Ko Hyung-jin bukannya tanpa cela. Laga PSIM vs Semen Padang pekan lalu menyisakan kontroversi yang memicu amarah pelatih Dejan Antonic.
Kubu Semen Padang merasa dirugikan oleh beberapa keputusan wasit, termasuk penalti yang memenangkan PSIM. Situasi diperparah dengan tidak aktifnya teknologi VAR di momen krusial pelanggaran di kotak penalti pada menit ke-63 saat itu.
Namun, Dejan Antonic punya pandangan lain. Usai laga pekan lalu, ia menghabiskan 10 menit awal konferensi pers hanya untuk menumpahkan kekecewaannya terhadap kinerja sang wasit Korea Selatan.
Kini, ujian sesungguhnya menanti Ko Hyung-jin di GBLA. Mampukah ia memimpin laga Persib vs Persija dengan adil tanpa kontroversi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maluku Manise! Shayne Pattynama Terhipnotis Keindahan Ternate: Sepotong Surga di Bumi
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 11:05
-
Mantan Tangan Kanan Shin Tae-yong Gabung Persijap Jepara di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 08:13
LATEST UPDATE
-
Liverpool Diminta Beri Rio Ngumoha Lebih Banyak Menit Bermain
Liga Inggris 28 Februari 2026, 20:14
-
Prediksi Cremonese vs Milan 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 18:30
-
Tempat Menonton Inter vs Genoa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 28 Februari 2026, 17:31
-
Yamaha Indonesia Resmi Umumkan Kalender Balap Yamaha One Make Race 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 17:20
-
Tempat Menonton Leeds United vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 17:01
-
Klasemen Pembalap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:59
-
Persaingan 4 Besar Liga Inggris: King MU Makin gacor, Liverpool Bakal tak lolos UCL?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:49
-
Tempat Menonton Barcelona vs Villarreal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 16:31
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 28 Februari - 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 16:28
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 28 Februari - 3 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 16:27
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21








