Siapkan PSSI Baru, Kemenpora Garap KLB Melalui Tim Transisi
Editor Bolanet | 28 April 2015 06:56
- Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot S Dewa Broto, memastikan jika surat keputusan Menpora Imam Nahrawi pada 17 April akan terus berlaku.
Adapun isi surat tersebut, yakni memberikan sanksi adminstratif kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sehingga, segala kegiatan keolahragaan PSSI, tidak lagi diakui. Begitu juga, dengan keputusan atau tindakan yang dihasilkan PSSI.
Dampaknya, Kemenpora mengambil alih hak dan kewenangan PSSI. Sementara pengelolaan tim nasional untuk SEA Games, akan diberikan kepada KONI dan KOI. Adapun kompetisi, tetap dijalankan dengan supervisi KONI dan KOI serta Tim transisi.
Karena itu, ditegaskan Gatot, Tim Transisi yang akan dibentuk, dapat menyelesaikan tugasnya termasuk membuat Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI guna membentuk kepengurusan baru.
Bagaimana mungkin mau mencabut, sementara PSSI sudah menggugat di PTUN. Banyak hal juga yang sudah diketahui, yaitu mengabaikan SP 1, 2, 3, ungkap Gatot.
Kami kembali ke SK. Tim Transisi sementara melakukan fungsi PSSI, termasuk kompetisi, dan persiapan SEA games, hingga terbentuknya PSSI baru. Kepengurusan baru, bukan Menpora Imam Nahrawi yang menentukan, tapi voters. Kapan SK dicabut? Sampai tugas tim transisi selesai, tuturnya.
Hal tersebut, sangat bertentangan karena seluruh anggota PSSI telah memilih Ketua Umum, Wakil, dan 12 Komite Eksekutif (Exco) melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4). La Nyalla Mahmud Matalitti, terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2015-2019. [initial]
(esa/dct)
Adapun isi surat tersebut, yakni memberikan sanksi adminstratif kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sehingga, segala kegiatan keolahragaan PSSI, tidak lagi diakui. Begitu juga, dengan keputusan atau tindakan yang dihasilkan PSSI.
Dampaknya, Kemenpora mengambil alih hak dan kewenangan PSSI. Sementara pengelolaan tim nasional untuk SEA Games, akan diberikan kepada KONI dan KOI. Adapun kompetisi, tetap dijalankan dengan supervisi KONI dan KOI serta Tim transisi.
Karena itu, ditegaskan Gatot, Tim Transisi yang akan dibentuk, dapat menyelesaikan tugasnya termasuk membuat Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI guna membentuk kepengurusan baru.
Bagaimana mungkin mau mencabut, sementara PSSI sudah menggugat di PTUN. Banyak hal juga yang sudah diketahui, yaitu mengabaikan SP 1, 2, 3, ungkap Gatot.
Kami kembali ke SK. Tim Transisi sementara melakukan fungsi PSSI, termasuk kompetisi, dan persiapan SEA games, hingga terbentuknya PSSI baru. Kepengurusan baru, bukan Menpora Imam Nahrawi yang menentukan, tapi voters. Kapan SK dicabut? Sampai tugas tim transisi selesai, tuturnya.
Hal tersebut, sangat bertentangan karena seluruh anggota PSSI telah memilih Ketua Umum, Wakil, dan 12 Komite Eksekutif (Exco) melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4). La Nyalla Mahmud Matalitti, terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2015-2019. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













