
Bola.net - Sekitar 1000 massa yang menamakan diri Arek Suroboyo Pecinta Persebaya mengadakan aksi di Taman Bungkul, Minggu (12/4) tadi pagi. Aksi ini adalah bentuk perlawanan atas sanksi larangan bertanding yang dijatuhkan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) kepada anak asuh Ibnu Grahan.
Aksi ini dilakukan karena mereka menganggap sepakbola Indonesia sedang diselimuti awan kelabu. Ini menyusul intervensi yang dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan BOPI.
"FIFA telah meminta Kemenpora dan BOPI tidak menganggu PSSI. Sebab bisa berujung hukuman. Harusnya mereka mendengarkan itu. Jika tidak, sepakbola Indonesia bisa kiamat," sebut salah satu koordinator aksi, Devara Noumanto, Minggu (12/4) siang.
Aksi ini juga sebagai bentuk perlawanan mereka menyusul dicekalnya Persebaya dari kompetisi Indonesia Super League (ISL). Pria yang akrab disapa Sinyo ini menambahkan, ia bersama rekan-rekannya menolak hukuman itu. "Kamu tegas menolaknya. Itu sama saja menghancurkan Persebaya," tutup Sinyo. [initial]
(faw/dct)
Aksi ini dilakukan karena mereka menganggap sepakbola Indonesia sedang diselimuti awan kelabu. Ini menyusul intervensi yang dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan BOPI.
"FIFA telah meminta Kemenpora dan BOPI tidak menganggu PSSI. Sebab bisa berujung hukuman. Harusnya mereka mendengarkan itu. Jika tidak, sepakbola Indonesia bisa kiamat," sebut salah satu koordinator aksi, Devara Noumanto, Minggu (12/4) siang.
Aksi ini juga sebagai bentuk perlawanan mereka menyusul dicekalnya Persebaya dari kompetisi Indonesia Super League (ISL). Pria yang akrab disapa Sinyo ini menambahkan, ia bersama rekan-rekannya menolak hukuman itu. "Kamu tegas menolaknya. Itu sama saja menghancurkan Persebaya," tutup Sinyo. [initial]
Perkembangan sepakbola Indonesia
- Persebaya: Stop Obok-obok PSSI
- BOPI Diminta Kembali ke Jalan yang Benar
- Kemenpora dan BOPI Beri Deadline Bagi Arema dan Persebaya
- BOPI Pastikan Ada Sanksi Dari Kemenpora Untuk PT LI dan PSSI
- Kembali Ditegur BOPI, PT LI Adakan Rapat Implementasi QNB League
- Kemenpora Meminta PSSI Menjalankan Sanksi Administrasi
- Persija Dapat Tambahan Sponsor
- KAA, Persija Terancam Keluar Dari Jakarta
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 30 November 2020 19:19Dibubarkan Pemerintah, Ini Harapan BOPI
-
Bola Indonesia 2 Oktober 2020 08:57SOS Harap Kemenpora dan BOPI Perjuangkan Stimulus untuk Pelaku Sepak Bola
-
Olahraga Lain-Lain 18 Maret 2020 02:30Minimalisir Persebaran Virus Corona, Ini Imbauan BOPI
-
Bola Indonesia 6 September 2019 22:16BOPI dan PT LIB Evaluasi Liga 1: Hukuman Pengurangan Poin Diwacanakan
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 6 September 2026 13:41Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
-
Liga Italia 6 September 2026 13:32Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
-
Tim Nasional 6 September 2026 11:00Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
-
Liga Inggris 6 September 2026 10:30Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
-
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026 10:08Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
BERITA LAINNYA
-
indonesia 5 September 2026 17:23Hasil BRI Super League: PSIM Bangkit di Akhir Laga, Persita Gagal Bawa Pulang Tiga Poin
-
indonesia 5 September 2026 17:00Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
-
indonesia 5 September 2026 16:00Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
-
Liputan6 6 September 2026 10:50Bandara Halim Ditutup hingga Pukul 14.00 Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 10:45Terganggu Abu Anak Krakatau, CFD Jakarta Berakhir Lebih Awal
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3090832/original/076119700_1585724040-20200401-Bandara-Corona-2.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9341539/original/047701800_1788657623-0L5A9653.jpg)

