Sidang Komdis PSSI Memakan Korban
Editor Bolanet | 17 April 2013 20:15
- Komdis PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp 50 juta kepada dua pemain Indonesia Super League (ISL), yakni Lancine Kone dan Mekan Nasirov.
Dua pemain itu, Mekan Nasirov (Barito Putra) dan Lancine Kone (Persisam Samarinda) didenda setelah dinilai melakukan protes berlebihan dan tingkah laku buruk terhadap perangkat pertandingan.
Pemain ini (Mekan Nasirov) melakukan tingkah laku buruk dengan menanduk wasit saat Barito Putra melawan Persiba Balikpapan, 28 Maret lalu, kata Ketua Komisi Disiplin PSSI Hinca Pandjaitan usai sidang, Rabu (16/4).
Sementara itu, Lancine Cone, kata Hinca, pemain yang saat ini mengemas tujuh gol bagi Persisam ini melakukan tingkah laku buruk dengan mendorong wasit saat timnya menghadapi Persepam Madura United, 16 Maret lalu.
Selain denda kepada pemain, sidang Komdis PSSI ini juga menetapkan denda kepada panpel pertandingan Persisam, Persija Jakarta dan .
Panpel Persisam mendapatkan denda karena saat lawan Persiwa Wamena terjadi pelemparan kepada asisten wasit. Kami juga memberikan sanksi pada panpel Persija dengan denda Rp20 juta karena penonton membakar kembang api yang mengakibatkan pertandingan sempat dihentikan, kata Hinca menambahkan.
Denda terbanyak untuk panpel diterima oleh Persegres. Tim asal Gresik ini harus membayar denda sebesar Rp 40 juta setelah dua kali melakukan pelanggaran. Pelanggaran pertama saat menjamu Persela, 9 Maret dan Arema Indonesia, 7 Maret yang semuanya terkait dengan kembang api. (ant/dzi)
Dua pemain itu, Mekan Nasirov (Barito Putra) dan Lancine Kone (Persisam Samarinda) didenda setelah dinilai melakukan protes berlebihan dan tingkah laku buruk terhadap perangkat pertandingan.
Pemain ini (Mekan Nasirov) melakukan tingkah laku buruk dengan menanduk wasit saat Barito Putra melawan Persiba Balikpapan, 28 Maret lalu, kata Ketua Komisi Disiplin PSSI Hinca Pandjaitan usai sidang, Rabu (16/4).
Sementara itu, Lancine Cone, kata Hinca, pemain yang saat ini mengemas tujuh gol bagi Persisam ini melakukan tingkah laku buruk dengan mendorong wasit saat timnya menghadapi Persepam Madura United, 16 Maret lalu.
Selain denda kepada pemain, sidang Komdis PSSI ini juga menetapkan denda kepada panpel pertandingan Persisam, Persija Jakarta dan .
Panpel Persisam mendapatkan denda karena saat lawan Persiwa Wamena terjadi pelemparan kepada asisten wasit. Kami juga memberikan sanksi pada panpel Persija dengan denda Rp20 juta karena penonton membakar kembang api yang mengakibatkan pertandingan sempat dihentikan, kata Hinca menambahkan.
Denda terbanyak untuk panpel diterima oleh Persegres. Tim asal Gresik ini harus membayar denda sebesar Rp 40 juta setelah dua kali melakukan pelanggaran. Pelanggaran pertama saat menjamu Persela, 9 Maret dan Arema Indonesia, 7 Maret yang semuanya terkait dengan kembang api. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















