Skandal Keuangan di PSSI, Djohar Lepas Tangan
Editor Bolanet | 6 Juli 2015 15:29
- Mantan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin siap meluruskan kabar adanya skandal dalam urusan keuangan dan hak siar kala ia masih memimpin.
Djohar menegaskan bahwa selama memimpin PSSI, dirinya tidak pernah mencampuri urusan keuangan. Sebab, hal tersebut sudah diurusi Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Bendahara.
Silakan tanya ke bagian keuangan, apa pernah saya ikut campur urusan keuangan? ujar Djohar.
Sampai tanda tangan cek pun saya tak ikut campur. Tanda tangan oleh Waketum, Bendahara dan Sekjen, ungkapnya.
Selama menjabat sebagai Ketua Umum PSSI dalam periode 2011 hingga 2015, Djohar Arifin pernah mengalami beberapa kali pergantian kepengurusan.
Ia pernah diwakili oleh Farid Rahman, Sekjen Tri Goestoro (mundur), Halim Mahfudz (diberhentikan) dan Hadiyandra, serta Bendahara dipercayakan kepada Zulkifli.
Kemudian, berlanjut hingga Waketum dijabat La Nyalla Mahmud Mattalitti, Sekjen Joko Driyono, dan Bendahara dipercayakan kepada Husni Hasibuan. [initial]
(esa/pra)
Djohar menegaskan bahwa selama memimpin PSSI, dirinya tidak pernah mencampuri urusan keuangan. Sebab, hal tersebut sudah diurusi Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Bendahara.
Silakan tanya ke bagian keuangan, apa pernah saya ikut campur urusan keuangan? ujar Djohar.
Sampai tanda tangan cek pun saya tak ikut campur. Tanda tangan oleh Waketum, Bendahara dan Sekjen, ungkapnya.
Selama menjabat sebagai Ketua Umum PSSI dalam periode 2011 hingga 2015, Djohar Arifin pernah mengalami beberapa kali pergantian kepengurusan.
Ia pernah diwakili oleh Farid Rahman, Sekjen Tri Goestoro (mundur), Halim Mahfudz (diberhentikan) dan Hadiyandra, serta Bendahara dipercayakan kepada Zulkifli.
Kemudian, berlanjut hingga Waketum dijabat La Nyalla Mahmud Mattalitti, Sekjen Joko Driyono, dan Bendahara dipercayakan kepada Husni Hasibuan. [initial]
Jangan Lewatkan!
La Nyalla Ungkap Kucuran Dana APBN ke PSSI
PSSI Persoalkan Sponsor Piala Kemerdekaan
'Lapangan Saja Tidak Punya Kok Mau Profesional'
La Nyalla: Klub Peserta Piala Kemerdekaan Abal-abal
Jubir PSSI, Towel Kembali Ancam Klub Peserta Piala Kemerdekaan
PSSI: Pengaturan Skor Adalah Konsekuensi Dari Industri Sepakbola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















