Soal Lagu Rasis, PSSI Lempar Wacana Pertandingan Dapat Dihentikan
Yaumil Azis | 1 Oktober 2018 17:13
- Nyanyian berbau rasis selama ini jadi percikan api sebagai lahirnya atau langgengnya perseteruan antar suporter. Lantaran rivalitas dianggap tidak lagi sehat, maka PSSI mewacanakan aturan baru.
PSSI berencana untuk menghentikan suatu pertandingan apabila suporter menyanyikan lagu rasis di dalam stadion. Wacana ini sebagai antisipasi bentrokan antar suporter di dalam maupun luar lapangan.
Usulan ini muncul di tengah diskusi antara Kemenpora, PSSI, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), perwakilan klub-klub Liga 1, perwakilan suporter sepak bola di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (1/10/2018).
"Rasis jadi kampanye FIFA dan kita semua untuk dihindari. Saya kira ini penting untuk menjadi tekad bersama termasuk APPI," ujar Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.
"Kalau ada nyanyian itu (rasis), kita sama-sama berhenti dan menurut saya, ini menjadi salah satu kesimpulan penting di pertemuan hari ini jika ini menjadi kesempatan bersama," tambah pria yang akrab dipanggil Jokdri ini.
Adapun, Ponaryo Astaman selaku General Manajer APPI sepaham dengan wacana ini. "Setuju," imbuh Ponaryo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Persib vs Madura United di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Balapan Formula 1 2026
Otomotif 2 Maret 2026, 11:25
-
Daftar Lengkap Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 2 Maret 2026, 11:25
-
Ditarik Keluar Lawan Crystal Palace, Dua Bek MU ini Alami Cedera?
Liga Inggris 2 Maret 2026, 11:15
-
Bos Crystal Palace Sebut MU Bisa Menang karena Pemain ini Licik!
Liga Inggris 2 Maret 2026, 10:23
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21














