Soal Pembatasan Kapasitas Stadion, Ini Kata Manajemen Arema FC
Richard Andreas | 31 Mei 2020 18:49
Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal kapasitas penonton ideal di stadion jika kompetisi musim 2020 digulirkan lagi. Menurut klub berlogo singa mengepal ini, seyogianya, jumlah suporter yang ada di stadion sekitar 50 persen dari kapasitas stadion.
"Mungkin, paling tidak separuhnya lah," ucap General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, beberapa waktu lalu.
"Kalau sesuai protokol kesehatan kan memang nggak boleh penuh stadionnya," sambungnya.
Namun, kendati ada kuota sebesar 50 persen itu pun, Ruddy pesimistis kompetisi bakal bisa mengundang animo penonton. Hal ini, menurut manajer berusia 48 tahun tersebut, disebabkan oleh beberapa faktor.
"Paling tidak, dalam prediksi kami, pada tiga bulan pertama penonton bakal sepi," tutur Ruddy.
"Selain karena protokol kesehatan, situasi ekonomi juga masih belum bangkit sepenuhnya. Selain itu, bisa jadi juga masih ada ketakutan dari suporter untuk hadir di stadion. Hal ini akan membuat mereka memilih menonton melalui siaran televisi di rumah," ia menambahkan.
Sebelumnya, ada usulan bahwa kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 akan dilanjutkan. Usulan ini muncul dalam rapat antara klub-klub peserta Liga 1 musim 2020 dengan PSSI, Rabu (27/05).
Santer dikabarkan, jika digulirkan lagi, kompetisi akan mulai dihelat lagi pada medio Juli mendatang. Hal ini, sesuai dengan tahapan new normal dari pemerintah.
Jika digelar lagi, hampir bisa dipastikan kompetisi berjalan dengan protokol kesehatan kelaziman baru (new normal). Salah satunya, bisa jadi, adalah pembatasan kapasitas jumlah penonton di stadion.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Berdampak ke Pemasukan
Lebih lanjut, Ruddy menyebut bahwa pembatasan jumlah penonton ini bakal sangat berdampak terhadap pemasukan tim. Pasalnya, menurutnya, penjualan tiket merupakan salah satu sumber pemasukan terbesar bagi klub.
"Tentu akan sangat terasa dampaknya bagi keuangan klub," tutur Ruddy.
"Karenanya, kami harap ada stimulus berupa tambahan dana komersial jika nantinya kompetisi digelar lagi. Selain itu, kami juga berharap agar pemain dan pelatih bisa sepakat dengan rencana renegosiasi gaji. Ini semata agar rugi yang harus ditanggung klub tak terlalu besar," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca ini juga ya!
Keluarga, Motivasi Utama Leonard Tupamahu di Sepak Bola
Dampak Pandemi, Klub-Klub Liga 1 Mulai Ditinggal Sponsor
Kompetisi Lanjut Tanpa Degradasi seperti Liga Jepang? PSSI Akan Bahas dalam Rapat Exco
Persela Beri Waktu PSSI Berpikir sebelum Menentukan Nasib Kompetisi
Aji Santoso Sabar Menanti Keputusan PSSI Ihwal Kelanjutan Kompetisi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
LATEST UPDATE
-
Robert Lewandowski Dapat Tawaran Kontrak 20 Juta Euro dari Turki
Liga Spanyol 3 Juni 2026, 13:11
-
Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Jalan Harry Kane Menuju Ballon dOr
Piala Dunia 3 Juni 2026, 13:02
-
Timnas Putri Indonesia: FIFA Womens Matchday 2026 di Vidio
Tim Nasional 3 Juni 2026, 12:12
-
Jadwal Piala AFF U-19 2026 Hari Ini: Filipina vs Australia
Tim Nasional 3 Juni 2026, 11:50
-
15 Pemain Top yang Layak Ditunggu Aksinya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 11:37
-
Login! Manchester United Putuskan Kejar Robert Lewandowski
Liga Inggris 3 Juni 2026, 11:04
LATEST EDITORIAL
-
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa Transfer Musim Panas
Editorial 2 Juni 2026, 19:13
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04














