Soal Rekonsiliasi, Kemenpora Ultimatum Arema dan Persebaya
Editor Bolanet | 8 April 2015 18:54
- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengultimatum dan Arema Cronus. Ultimatum ini terkait proses rekonsiliasi yang dilakoni kedua klub tersebut guna memperjelas status legalitas mereka.
Menurut Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, Kemenpora memberi waktu pada pihak-pihak internal Arema dan Persebaya yang saling bersengketa untuk segera membuktikan penyerahan dokumen rekonsiliasi dengan materai cukup kepada Kemenpora.
Tenggatnya adalah 2 x 24 jam sejak Siaran Pers ini dipublikasikan di web Kemenpora. Artinya, batas waktu toleransi itu adalah hingga jam 16.37 WIB tanggal 10 April 2015, ujar Gatot.
Gatot menambahkan, meski ramai diwacanakan di sejumlah media, hingga detik ini belum ada tanda-tanda yang signifikan terhadap kondisi ke arah rekonsiliasi. Yang kini dibutuhkan sangat segera oleh Kemenpora adalah berupa keseriusan dan konsistensi pihak-pihak yang saling bersengketa tersebut untuk membuktikan adanya dokumen rekonsiliasi secara tertulis.
Hal ini agar ada kepastian hukum dan tidak mengganggu kelangsungan kompetisi ISL 2015 itu sendiri mengingat toleransi sudah diberikan lebih dari cukup, tegasnya.
Lebih lanjut, Gatot menambahkan bahwa seandainya sampai tenggat terlewati persyaratan tak terpenuhi, Kemenpora akan menyerahkan sepenuhnya kewenangan penegakan aturan dalam proses perizinan penyelenggaraan keramaiannya kepada Kepolisian Republik Indonesia.
Sikap-sikap Kemenpora ini adalah sesuai dengan surat No. 01133/Menpora.Set/IV /2015 tertanggal 8 April 2015 perihal teguran atas ketidakpatuhan PSSI terhadap peraturan petundang-undangan. Surat dari Kemenpora tersebut ditujukan kepada Ketua Umum PSSI yang ditembuskan kepada: Menko PMK, Mensesneg, Mendagri, Kapolri, para Gubernur terrkait, dan CEO PT Liga Indonesia, tandasnya. [initial]
(den/pra)
Menurut Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, Kemenpora memberi waktu pada pihak-pihak internal Arema dan Persebaya yang saling bersengketa untuk segera membuktikan penyerahan dokumen rekonsiliasi dengan materai cukup kepada Kemenpora.
Tenggatnya adalah 2 x 24 jam sejak Siaran Pers ini dipublikasikan di web Kemenpora. Artinya, batas waktu toleransi itu adalah hingga jam 16.37 WIB tanggal 10 April 2015, ujar Gatot.
Gatot menambahkan, meski ramai diwacanakan di sejumlah media, hingga detik ini belum ada tanda-tanda yang signifikan terhadap kondisi ke arah rekonsiliasi. Yang kini dibutuhkan sangat segera oleh Kemenpora adalah berupa keseriusan dan konsistensi pihak-pihak yang saling bersengketa tersebut untuk membuktikan adanya dokumen rekonsiliasi secara tertulis.
Hal ini agar ada kepastian hukum dan tidak mengganggu kelangsungan kompetisi ISL 2015 itu sendiri mengingat toleransi sudah diberikan lebih dari cukup, tegasnya.
Lebih lanjut, Gatot menambahkan bahwa seandainya sampai tenggat terlewati persyaratan tak terpenuhi, Kemenpora akan menyerahkan sepenuhnya kewenangan penegakan aturan dalam proses perizinan penyelenggaraan keramaiannya kepada Kepolisian Republik Indonesia.
Sikap-sikap Kemenpora ini adalah sesuai dengan surat No. 01133/Menpora.Set/IV /2015 tertanggal 8 April 2015 perihal teguran atas ketidakpatuhan PSSI terhadap peraturan petundang-undangan. Surat dari Kemenpora tersebut ditujukan kepada Ketua Umum PSSI yang ditembuskan kepada: Menko PMK, Mensesneg, Mendagri, Kapolri, para Gubernur terrkait, dan CEO PT Liga Indonesia, tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
BOPI Dukung Sanksi Menpora Pada PSSI
Arema dan Persebaya Bandel, Kemenpora Sanksi PSSI
BOPI Pertanyakan Ngototnya Sikap Anggota Komisi X DPR RI
Bergeming, BOPI Tetap Tak Rekomendasi Arema dan Persebaya
BOPI Pantau Penggunaan Tenaga Kerja Asing di QNB League
'Raker Komisi X DPR RI Dengan Kemenpora dan BOPI Sia-sia!'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Tunda Evaluasi John Herdman Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
Tim Nasional 10 Agustus 2026, 19:16
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51








