Sriwijaya FC Komitmen Dukung La Nyalla
Editor Bolanet | 27 Juni 2015 12:34
- Klub-klub Indonesia Super League (ISL) kini angkat bicara terkait dengan perkembangan sepakbola Indonesia. Setelah pemanggilan Djohar Arifin oleh Menpora, Imam Nahrawi, membuat kontestan ISL berang dengan tindakan Menpora tersebut.
Mengacu pada hasil pertemuan, mereka merasa perseteruan PSSI dengan pemerintah tidak akan ada ujungnya. Namun, mereka mengaku masih solid mendukung PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti yang merupakan hasil Kongres Luar Biasa (KLB), di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4) lalu.
Ini sudah kami prediksi akan seperti ini saat KLB dulu, dan jadi kenyataan. Kami tetap tidak akan mengubah haluan selain komitmen di belakang kepengurusan hasil KLB Surabaya. Apalagi, ada tiga personel kami berada dalam kepengurusan PSSI periode 2015-2019, ungkap manajer Sriwijaya FC, Robert Heri.
Dalam kepengurusan PSSI periode 2015-2019 pimpinan La Nyalla, Sriwijaya FC menyumbang tiga nama. Selain Presiden Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex, yang didaulat menjadi anggota Komite Eksekutif PSSI, juga ada nama Augie Bunyamin sebagai anggota Special Task Force Millenum Football Development dan Faisal Mursyid yang menjadi anggota Komite Ad Hoc Pro League.
Di Sriwijaya FC, Augie menjabat Direktur Kompetisi. Sementara Faisal, berstatus Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri sebagai pengelola Sriwijaya FC.
Itulah hebatnya PSSI. Hampir semua pengurus klub ada di kepengurusan PSSI. Tapi, kami sepenuhnya menyadari sudah tidak ada wasit dari konflik ini. Artinya, jangan harap ada win win solution karena kini tinggal adu kuat saja di antara keduanya. Nah, jika terus begini, kami, klub susah. Jika ikut kubu lain, tidak hanya PSSI yang akan hukum kami, tapi juga FIFA. Jadi tolong saja kepada bapak Menpora untuk menyikapi ini dengan Arif dan segera mencabut pembekuan PSSI, imbuhnya.
Pihaknya tetap memantau perkembangan dari hari demi hari karena desakan dari bawah agar segera ada pertandingan juga kuat.
Harapan suporter dengan klub dan pemain juga sama, bagaimana konflik berakhir dan ada pertandingan, pungkas Robert. [initial]
(esa/pra)
Mengacu pada hasil pertemuan, mereka merasa perseteruan PSSI dengan pemerintah tidak akan ada ujungnya. Namun, mereka mengaku masih solid mendukung PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti yang merupakan hasil Kongres Luar Biasa (KLB), di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4) lalu.
Ini sudah kami prediksi akan seperti ini saat KLB dulu, dan jadi kenyataan. Kami tetap tidak akan mengubah haluan selain komitmen di belakang kepengurusan hasil KLB Surabaya. Apalagi, ada tiga personel kami berada dalam kepengurusan PSSI periode 2015-2019, ungkap manajer Sriwijaya FC, Robert Heri.
Dalam kepengurusan PSSI periode 2015-2019 pimpinan La Nyalla, Sriwijaya FC menyumbang tiga nama. Selain Presiden Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex, yang didaulat menjadi anggota Komite Eksekutif PSSI, juga ada nama Augie Bunyamin sebagai anggota Special Task Force Millenum Football Development dan Faisal Mursyid yang menjadi anggota Komite Ad Hoc Pro League.
Di Sriwijaya FC, Augie menjabat Direktur Kompetisi. Sementara Faisal, berstatus Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri sebagai pengelola Sriwijaya FC.
Itulah hebatnya PSSI. Hampir semua pengurus klub ada di kepengurusan PSSI. Tapi, kami sepenuhnya menyadari sudah tidak ada wasit dari konflik ini. Artinya, jangan harap ada win win solution karena kini tinggal adu kuat saja di antara keduanya. Nah, jika terus begini, kami, klub susah. Jika ikut kubu lain, tidak hanya PSSI yang akan hukum kami, tapi juga FIFA. Jadi tolong saja kepada bapak Menpora untuk menyikapi ini dengan Arif dan segera mencabut pembekuan PSSI, imbuhnya.
Pihaknya tetap memantau perkembangan dari hari demi hari karena desakan dari bawah agar segera ada pertandingan juga kuat.
Harapan suporter dengan klub dan pemain juga sama, bagaimana konflik berakhir dan ada pertandingan, pungkas Robert. [initial]
Jangan Lewatkan!
KONI Segera Lantik Pengurus PSSI La Nyalla
Djohar Arifin Beber Alasan Penuhi Undangan Kemenpora
Pilih Undang Djohar, Kemenpora Dikecam PSSI
Lawan Tuduhan Pengaturan Skor, PSSI Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Pengaturan Skor Timnas U-23 di SEA Games 2015, La Nyalla Minta Dibuktikan
Timnas U-23 Kembali Dibantai, Ini Reaksi La Nyalla
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










