Stefan Hansson Akui Sudah Paham Strategi Pelatih Juventus
Editor Bolanet | 22 Juli 2014 22:41
- Pelatih asal klub Mitra Kukar, Stefan Hansson, punya pekerjaan tambahan. Yakni, menangani ISL (Indonesia Super League) All Star guna meladeni di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (6/8) mendatang.
Bukan hanya menghibur, namun permainan atraktif dengan perlawanan sengit dijanjikan pelatih asal Svalov, Swedia tersebut.
Bahkan, mantan Pelatih tim nasional Myanmar U-23 tersebut mengaku sudah paham dengan strategi yang bakal diterapkan pelatih baru Juventus, Massimiliano Allegri.
Saya dengar Juventus akan datang dengan tim terbaiknya. Allegri? ya saya sangat mengenalnya dan paham seperti apa strateginya. Sementara Juventus adalah salah satu klub terbaik di dunia, katanya.
Dalam menjalankan tugasnya nanti, Stefan akan dibantu Eduard Tjong (Persela) dan Alan Haviludin (Arema). Diakuinya, ia sudah menyiapkan strategi untuk melawan La Vecchia Signora, salah satunya dengan menggunakan pola 4-2-1-3.
Pola 4-2-1-3 akan dikombinasikan dengan 4-5-1 kala bertahan dan 4-3-3 saat menyerang. Saya pikir kami akan mendapatkan hasil yang baik. Setelah sebelumnya Indonesia kesulitan melawan Belanda hingga Liverpool, kali ini saya ingin memberikan sesuatu yang lebih bagi sepak bola Indonesia, pungkas sosok kelahiran Swedia, 6 Desember 1957 tersebut. (esa/dzi)
Bukan hanya menghibur, namun permainan atraktif dengan perlawanan sengit dijanjikan pelatih asal Svalov, Swedia tersebut.
Bahkan, mantan Pelatih tim nasional Myanmar U-23 tersebut mengaku sudah paham dengan strategi yang bakal diterapkan pelatih baru Juventus, Massimiliano Allegri.
Saya dengar Juventus akan datang dengan tim terbaiknya. Allegri? ya saya sangat mengenalnya dan paham seperti apa strateginya. Sementara Juventus adalah salah satu klub terbaik di dunia, katanya.
Dalam menjalankan tugasnya nanti, Stefan akan dibantu Eduard Tjong (Persela) dan Alan Haviludin (Arema). Diakuinya, ia sudah menyiapkan strategi untuk melawan La Vecchia Signora, salah satunya dengan menggunakan pola 4-2-1-3.
Pola 4-2-1-3 akan dikombinasikan dengan 4-5-1 kala bertahan dan 4-3-3 saat menyerang. Saya pikir kami akan mendapatkan hasil yang baik. Setelah sebelumnya Indonesia kesulitan melawan Belanda hingga Liverpool, kali ini saya ingin memberikan sesuatu yang lebih bagi sepak bola Indonesia, pungkas sosok kelahiran Swedia, 6 Desember 1957 tersebut. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bomber PSG Ini Selangkah Lagi Gabung Juventus
Piala Dunia 26 Juni 2026, 20:00
-
De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
Liga Italia 24 Juni 2026, 14:07
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












