Suharno Kagumi Sosok Gustavo Lopez
Editor Bolanet | 10 Januari 2014 17:59
- Penampilan Gustavo Lopez di Arema terus menuai pujian. Dan kini pujian juga mengalir dari pelatih Arema, Suharno.
Menurut Suharno, meski memiliki kendala kurang fasih berbahasa Indonesia, namun Gustavo mampu beradaptasi dengan cepat bersama Singo Edan. Hal ini membuatnya tetap mampu menampilkan permainan terbaik.
Tapi, kami terus memberikannya semangat. Apalagi, dia (Gustavo) juga dibantu teman-teman yang mampu berbicara bahasa Spanyol, seperti Cristian Gonzales, terang Suharno.
Kami juga senang, selama ini Gustavo kerap bermain lepas dan tidak canggung. Apalagi, Gustavo memiliki keinginan kuat untuk bermain bagi Arema, sambungnya.
Sebelum bergabung dengan Arema, Gustavo memperkuat Persela Lamongan, Estudiantes De Merida, Huracan CR, dan River Plate Puerto Rico. Kemudian, bermain di Primera Division dan Liga terbaik di Venezuela serta El Salvador.
Dilanjutkan Suharno, bahwa upaya Gustavo untuk bergabung dengan Singo Edan- julukan Arema- tidak mudah. Pasalnya, Gustavo rela mempelajari gaya permainan Arema, dengan menyaksikan sejumlah pertandingan.
Dia sudah tahu harus berbuat apa ketika di lapangan. Itu karena dia punya tanggung jawab dalam mengatur alur permainan tim bersama Ahmad Bustomi. Sosoknya memiliki kepribadian yang tidak neko-neko dan bertanggungjawab. Hal tersebut, membuatnya langsung disegani rekan-rekan satu timnya, pungkas Suharno. (esa/dzi)
Menurut Suharno, meski memiliki kendala kurang fasih berbahasa Indonesia, namun Gustavo mampu beradaptasi dengan cepat bersama Singo Edan. Hal ini membuatnya tetap mampu menampilkan permainan terbaik.
Tapi, kami terus memberikannya semangat. Apalagi, dia (Gustavo) juga dibantu teman-teman yang mampu berbicara bahasa Spanyol, seperti Cristian Gonzales, terang Suharno.
Kami juga senang, selama ini Gustavo kerap bermain lepas dan tidak canggung. Apalagi, Gustavo memiliki keinginan kuat untuk bermain bagi Arema, sambungnya.
Sebelum bergabung dengan Arema, Gustavo memperkuat Persela Lamongan, Estudiantes De Merida, Huracan CR, dan River Plate Puerto Rico. Kemudian, bermain di Primera Division dan Liga terbaik di Venezuela serta El Salvador.
Dilanjutkan Suharno, bahwa upaya Gustavo untuk bergabung dengan Singo Edan- julukan Arema- tidak mudah. Pasalnya, Gustavo rela mempelajari gaya permainan Arema, dengan menyaksikan sejumlah pertandingan.
Dia sudah tahu harus berbuat apa ketika di lapangan. Itu karena dia punya tanggung jawab dalam mengatur alur permainan tim bersama Ahmad Bustomi. Sosoknya memiliki kepribadian yang tidak neko-neko dan bertanggungjawab. Hal tersebut, membuatnya langsung disegani rekan-rekan satu timnya, pungkas Suharno. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
10+1 Transfer Dahsyat yang Gagal Terjadi
Liga Inggris 14 Oktober 2020, 15:51
-
Pahlawan Arema Indonesia di ISL 2010 Siap Gantikan Mario Gomez di Arema FC
Bola Indonesia 8 Agustus 2020, 19:16
-
Joko Susilo, Sosok di Balik Logo Perdana Arema Indonesia
Bola Indonesia 19 Juli 2019, 19:10
-
Ultah ke-31, Arema Diharapkan Kembali Jadi Satu
Bola Indonesia 11 Agustus 2018, 02:20
-
Kenangan Manis bersama Persela Tak Goyahkan Gustavo Lopez
Bola Indonesia 28 Mei 2018, 09:51
LATEST UPDATE
-
Youri Tielemans Bertekad Panen Trofi Juara di Manchester United
Liga Inggris 17 Juli 2026, 22:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Thomas Tuchel: Gak Ada yang Mau Main di Perebutan Juara 3 Piala Dunia!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 20:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
-
Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 18:02
-
Joan Laporta: Jika Wasit Adil, Spanyol akan Juara Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









