Sumardji Bantah Meludahi Robert Alberts: Saya Mengarahkan ke Telinga dan Meminta Klarifikasi
Ari Prayoga | 17 Oktober 2021 16:30
Bola.net - Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji menyanggah telah meludah pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. Ia mengatakan hanya menyodorkan mulutnya ke telinga arsitek asal Belanda itu.
"Itu tidak benar. Tidak ada ceritanya kami meludah ke orang, tidak ada itu," ujar Sumardji, Minggu (17/10/2021).
"Jadi yang benar, kami minta klarifikasi setelah selesai pertandingan karena pada menit ke-80, ofisial Persib dan Robert menyampaikan hal yang tidak seharusnya disampaikan."
"Sudah, intinya itu saja. Tidak ada kami meludah ramai-ramai. Tidak ada. Itu fitnah. Kan di klarifikasi Robert sama saya juga sudah ada," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Mendekati Telinga
Dari video yang beredar di dunia maya, Sumardji mendatangi Robert dan sepintas kepalanya mendekati wajah pelatih berusia 66 tahun tersebut.
"Itu di telinga. Saya sampaikan mendekati telinga, bukan wajah. Saya kasih tahu, saya ngomong begini 'Coach, maksudnya ucapan tadi itu apa?' Intinya itu. Dia tidak menjawab, dia diam saja. Makanya saya ngomong seperti itu," kata Sumardji.
Kejadian itu berlangsung ketika partai Bhayangkara FC kontra Persib berakhir 0-2 untuk kemenangan tim tamu pada pekan ketujuh BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Sabtu (16/10) malam.
Sumardji Menjamin Tidak Meludah
Sumardji mengklaim dirinya tidak meludahi Robert. Pria yang juga menjadi Dirlantas Polda Bengkulu itu juga menyayangkan penilaian netizen terhadap video yang beredar.
"Saya jamin 1000 persen tidak ada yang meludah karena ada hukum kalau saya meludah ke orang. Dan kalau kami meludah, Robert pasti ada gestur tangan mengusap atau mengganti masker. Jadi itu hoaks," kata Sumardji.
"Yang pasti, Robert juga akan membuat laporan kalau diludahi, terlebih ini di masa pandemi COVID-19. Salah persepsi semua. Dikira kami meludah. Tidak ada itu, hoaks itu," tambahnya.
Berdamai
Namun, Sumardji dengan Robert telah berdamai. Keduanya sepakat untuk saling meminta maaf dan berjaabat tangan.
"Partai ini memang sangat penting, bukan hanya untuk kami, tapi juga untuk Bhayangkara FC sebagai pemuncak klasemen sementara," ucap Robert.
"Tentunya semuanya bisa terjadi di lapangan. Suasana itu terkadang terbawa. Jadi, setelah pertandingan, apapun yang terjadi di lapangan, setelah itu kami semua kembali berjabat tangan. Tidak ada masalah."
"Saya menegaskan, saya minta maaf kalau misalnya ada hal atau ucapan yang menyinggung dalam pertandingan. Karena itu bisa saja terjadi dalam suatu pertandingan," tambah Robert.
Bhayangkara FC Klaim Hanya Minta Klarifikasi
Sumardji yang diwakili oleh media officer Bhayangkara FC, Angga Bratama menceritakan kejadian yang terjadi dengan Robert. Pihaknya merasa tersinggung atas ucapan dari Robert.
"Saya mewakili Bhayangkara FC, sebenarnya awalnya tidak ada masalah apa-apa. Kami saling berteriak ke pemain di lapangan," tutur Angga yang duduk bersampingan dengan Sumardji.
"Mungkin ada kesalahpahaman sedikit karena ada beberapa gestur maupun provokasi dan ada kata-kata yang tidak patut diucapkan. Akhirnya kami sedikit tidak terima."
"Sebenarnya pada kejadian itu, kami hanya meminta klarifikasi saja kenapa ada yang mengucapkan kata-kata seperti itu dan seharusnya tidak diucapkan dari bench. Kalau mungkin dari penonton tidak masalah, tapi ini diucapkan dari bench."
"Ini juga kami klarifikasi. Itu hanya kejadian di dalam lapangan. Di luar lapangan, alhamdulillah sudah bisa berjabat tangan dan saling minta maaf. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi ke depannya," imbuhnya.
Video Sumardji bersitegang dengan Robert Alberts
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








