Surabaya United Beri Penjelasan Soal Kasus Tony Ho
Editor Bolanet | 27 Desember 2015 11:55
Dalam rilis yang dikirim sejumlah wartawan, manajemen Surabaya United menjelaskan perihal tuntutan Tony Ho yang merasa gajinya di bulan Desember 2014, belum dibayarkan oleh manajemen klub milik Gede Widiade ini.
Surabaya United mengklaim bahwa mereka sudah tak memiliki utang ke Tony Ho di bulan tersebut. Karena manajemen Surabaya United musim 2014 sudah membayarkan gaji Tony untuk bulan itu. Pada tahun 2014 lalu, Tony dikontrak setahun. Mulai Januari hingga akhir Desember 2014.
Jika Tony menuntut gaji untuk bulan Desember 2014 pada manajemen baru di bawah kendali Gede Widiade, manajemen merasa tidak punya kewajiban untuk membayarnya. Sebab, pada bulan Desember 2014 belum terjadi kesepakatan antara manajemen Surabaya United dengan Tony.
Bahkan pelatih asal Makassar itu sempat tidak mendampingi tim di bulan Januari karena sedang menjalani kursus kepelatihan di Jakarta. Ia juga tidak bersama skuat Surabaya United ketika tim ini turun di turnamen SCM Cup di bulan Februari.
Saya diutus oleh Pak Gede untuk menemui Coach Tony. Saya sendiri yang datang ke beliau untuk meminta nomor rekeningnya. Tapi saat itu Coach Tony menolak memberikan nomor rekeningnya karena saat itu manajemen lama masih menunggak utang tiga bulan gaji di bulan-bulan sebelumnya,” jelas Rahmad Sumanjaya, Sekretaris Surabaya United.
Menurut Rahmad, Tony menolak untuk menjalin kesepakatan karena tuntutannya soal peningkatan gaji dari Rp 500 juta menjadi Rp 700 juta, serta rumah kontrakan sendiri tidak dikabulkan oleh manajemen. Tony sendiri baru rutin mendampingi tim sejak ia bersedia menandatangani kontrak pada Maret 2015.
Meski baru pada bulan Maret Tony melakukan kesepakatan dengan manajemen Surabaya United, Tony sendiri menerima uang Rp 200 juta sebagai tanda jadi. Manajemen membayar penuh kontrak Tony layaknya staf pelatih lain yang aktif dan rutin mendampingi tim sejak Desember 2014.
Silakan menilai sendiri. Kami tidak dalam rangka mencari pembenaran atau bahkan memutarbalikkan fakta, tutup Rahmad. [initial]
Jangan Lewatkan!
Surabaya United Relakan Evan ke Spanyol
Surabaya United Sudah Siap Berkompetisi Lagi
Minta Haknya, Mbamba Tak Ingin Coreng Citra Surabaya United
Mbamba Berharap Surabaya United Lunasi Haknya
Surabaya United Hutang 90 Juta ke Mbamba
Evan Dimas Tunggu Kejelasan Kontrak di Espanyol
Surabaya United Jeblok, ini Alibi Ibnu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Empat Pelatih Lokal yang Berpeluang Nakhodai Arema FC Musim 2021
Bola Indonesia 8 April 2021, 09:45
-
Piala Dunia U-20 2021, Timnas Indonesia Diharap Tunjuk Luis Milla Lagi
Tim Nasional 25 Oktober 2019, 00:42
-
Tony Ho: Tidak Adil Menyalahkan McMenemy atas Kekalahan Timnas Indonesia
Tim Nasional 12 September 2019, 09:01
-
Variasi Permainan Timnas Indonesia U-18 Mengundang Pujian
Tim Nasional 15 Agustus 2019, 11:16
-
Hindari Sergapan Laos, Timnas Indonesia U-18 Dinilai Kian Matang dan Dewasa
Tim Nasional 13 Agustus 2019, 10:40
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









