Susun Komposisi Tim, Klub Diminta Perhatikan Filosofi Permainan
Dimas Ardi Prasetya | 27 Desember 2019 21:38
Bola.net - Sebuah saran diungkapkan Joko Susilo pada tim-tim yang hendak menyusun skuadnya jelang musim 2020. Asisten Pelatih Timnas Indonesia ini menyarankan agar klub-klub menyusun skuad berdasar filosofi permainan sepak bola mereka.
"Langkah pertama adalah menyusun filosofi permainan tim," ucap Joko Susilo.
"Kemudian, setelahnya, baru menyusun skuad -baik itu pemain maupun pelatih- yang sesuai dengan filosofi permainan itu," sambungnya.
Menurut Joko, ada tiga pilihan filosofi permainan sepak bola dunia yang bisa menjadi acuan. Filosofi-filosofi tersebut, sambung pelatih berlisensi AFC Pro ini, adalah asosiatif, direct, dan vertikal.
"Klub bisa memilih salah satu di antara filosofi ini. Tentu saja, selain terkait soal teknis, mereka juga harus mempertimbangkan keinginan suporter sebagai pasar," sambungnya.
Menurut Joko, saat ini, acap ditemui tidak adanya kesesuaian filosofi antara pemain dan pelatih yang dipilih untuk menangani sebuah tim. Dampaknya, baik pemain maupun pelatih sama-sama kesulitan beradaptasi.
"Ini tentu berdampak pula pada prestasi tim," tuturnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Permudah Kerja Pelatih
Menurut Joko, dengan adanya filosofi yang sama, kerja pelatih dan pemain akan lebih mudah. Tak hanya untuk menyusun taktik dan strategi, dalam latihan pun pelatih dan pemain bakal lebih mudah.
"Misal, untuk bermain asosiatif, yang banyak mengandalkan operan pendek, tentu endurance yang menjadi titik utama latihan," papar Joko.
"Begitu pun untuk menu recovery. Jadi kerja bisa lebih fokus dan optimal," sambungnya.
Namun, Joko menambahkan, kendati telah memilih satu filosofi untuk diterapkan, tak lantas mereka hanya memilih pemain yang memiliki filosofi sama. Mereka tetap harus melengkapi timnya dengan beberapa pemain dengan filosofi permainan berbeda.
"Tentu jumlahnya tidak banyak. Namun, ini bisa menjadi opsi alternatif ketika filosofi permainan yang diusung buntu dalam sebuah pertandingan," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Demi Tingkatkan Level Timnas Indonesia, Ini Pekerjaan Rumah Klub
- Shin Tae Yong Diharap Mampu Benahi Kondisi Fisik Penggawa Timnas Indonesia
- Joko Susilo Berharap Kompetisi Musim Depan Bisa Bersinergi dengan Timnas
- Shin Tae Yong Dinilai Sosok Paling Tepat untuk Tangani Timnas Indonesia
- Ihwal Kesulitan Mencari Talenta Muda di Indonesia, Ini Kata Joko Susilo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













