Takafumi Akahoshi Bukan Ancaman Bagi Gelandang Lokal Arema
Dimas Ardi Prasetya | 26 Agustus 2019 22:59
Bola.net - Asisten Pelatih Arema, Kuncoro, menegaskan bahwa kedatangan sosok Takafumi Akahoshi bukan ancaman bagi deretan gelandang lokal timnya. Menurut Kuncoro, kedatangan Akahoshi justru merupakan hal positif bagi Arema dalam mengarungi kompetisi Shopee Liga 1 2019 ini.
"Kalau memang lebih bagus bagi Arema, mengapa tidak? Persaingan antarpemain kan merupakan sebuah hal yang wajar," kata Kuncoro, pada Bola.net.
"Saat ini, tim-tim lain kan sudah berbenah. Kalau kami tidak berbenah, tentu tak akan bisa bersaing dengan tim lain," sambungnya.
Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran pemain anyar Arema, Takafumi Akahoshi, bakal menggeser gelandang-gelandang muda yang dimiliki Arema, seperti Hanif Sjahbandi, Jayus Hariono, M. Rafli, dan Vikrian Akbar. Pasalnya, dengan kualitas yang dimiliki, Aka -sapaan karib Akahoshi- hampir bisa dipastikan bakal mendapat satu posisi di lini tengah Arema.
Saat ini, dengan menggunakan skema paten tiga gelandang, dua posisi lini tengah Arema sudah dipastikan diisi oleh Makan Konate dan Hendro Siswanto. Sementara, satu posisi lain biasa diisi bergantian antara Hanif, Jayus, dan Rafli.
Bagaimana pendapat manajemen Arema soal nasib para gelandang muda mereka, yang terancam kekurangan menit bermain? Simak di bawah ini.
Perlu Banyak Amunisi
Sementara itu, General Manager Arema, Ruddy Widodo, pun menyebut bahwa timnya memerlukan banyak amunisi untuk menuntaskan sisa kompetisi musim ini dengan baik. Menurutnya, para pemain muda Arema pasti akan mendapat kesempatan bermain.
"Musim ini kan padat, jadwal sangat rapat. Tentu kami tidak bisa hanya mengandalkan komposisi yang sama," ucap Ruddy, pada Bola.net.
"Selain itu, kami pun harus mengantisipasi jika ada pemain absen akibat cedera, akumulasi kartu, atau pemanggilan timnas. Jangan lupa, tahun ini, ada lima pemain Arema yang berpeluang besar ke timnas," sambungnya.
Tingkatkan Daya Saing
Lebih lanjut, Ruddy pun mengamini penjelasan Kuncoro. Menurut pria berusia 47 tahun tersebut, prioritas utama Arema saat ini adalah mengejar prestasi di kompetisi. Hal ini, sambung Ruddy, membuat timnya harus berubah.
"Tentu kami ingin bisa lebih baik dan tak mau sekadar seperti ini saja. Karenanya, kami harus bisa berubah," papar Ruddy.
"Kalau cuma seperti ini saja, tentu permainan kami akan mudah ditebak. Kami harap pemain baru ini bisa mengubah gaya main Arema seperti saat ini," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendi Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Senegal Klarifikasi Video Pemeriksaan Keamanan Bandara di AS yang Viral
Piala Dunia 10 Juni 2026, 12:38
-
Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
Liga Italia 10 Juni 2026, 12:37
-
Merasa Sedang Prime, Harry Kane Bidik Trofi Piala Dunia Bersama Inggris
Piala Dunia 10 Juni 2026, 12:08
-
Benfica Resmi Lepas Jose Mourinho ke Real Madrid
Liga Spanyol 10 Juni 2026, 11:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan 12 Juni 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 11:11
-
Belum Saatnya Perpisahan, Cristiano Ronaldo Masih Fokus Bersama Portugal
Piala Dunia 10 Juni 2026, 10:43
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19














