Tempuh Pendidikan di Jerman, Nil Maizar Tinggalkan Tim Semen Padang
Editor Bolanet | 30 Maret 2012 06:00
- Semen Padang akan ditinggalkan pelatih kepalanya, Nil Maizar dalam beberapa waktu ke depan.
Pasalnya, pelatih berkumis kelahiran Payakumbuh tersebut harus menempuh pendidikan kepelatihan di Jerman. Dirinya akan menjadi satu-satunya pelatih dari Indonesia yang mendapat International Coaching Course di Hennef.
Ya, saya memang sudah mendapat undangan tersebut dan PSSI menunjuk saya untuk berangkat ke Jerman, ungkap pria kelahiran 2 Januari 1970 ini.
Menurutnya, pendidikan kepelatihan ini bisa menambah wawasan dan nilai tambah baginya sebagai pelatih. Apalagi, di Asia hanya empat pelatih saja yang diundang ke Jerman. Sedangkan total dari seluruh dunia ada 30 pelatih sepakbola yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini.
Sedangkan dirinya sendiri diundang oleh Deutscher Fussball Bund (DFB) atau Asosiasi Sepakbola Jerman.
Dirinya juga berharap kelak ilmu yang didapatnya dari pelatihan ini dapat bermain untuk bangsa Indonesia terutama para pemain bola nasional. Ini kan juga untuk perkembangan sepakbola Sumatera Barat dan Indonesia juga, ujarnya.
Akademi Olahraga Hennef adalah pusat pelatihan terakreditasi dari DFB. Sejak tahun 1976, DFB telah menggelar 30 pelatihan bagi para pelatih seluruh dunia. Pelatihan ini diberikan oleh para pelatih sepakbola ternama di Jerman. (lpi/dzi)
Pasalnya, pelatih berkumis kelahiran Payakumbuh tersebut harus menempuh pendidikan kepelatihan di Jerman. Dirinya akan menjadi satu-satunya pelatih dari Indonesia yang mendapat International Coaching Course di Hennef.
Ya, saya memang sudah mendapat undangan tersebut dan PSSI menunjuk saya untuk berangkat ke Jerman, ungkap pria kelahiran 2 Januari 1970 ini.
Menurutnya, pendidikan kepelatihan ini bisa menambah wawasan dan nilai tambah baginya sebagai pelatih. Apalagi, di Asia hanya empat pelatih saja yang diundang ke Jerman. Sedangkan total dari seluruh dunia ada 30 pelatih sepakbola yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini.
Sedangkan dirinya sendiri diundang oleh Deutscher Fussball Bund (DFB) atau Asosiasi Sepakbola Jerman.
Dirinya juga berharap kelak ilmu yang didapatnya dari pelatihan ini dapat bermain untuk bangsa Indonesia terutama para pemain bola nasional. Ini kan juga untuk perkembangan sepakbola Sumatera Barat dan Indonesia juga, ujarnya.
Akademi Olahraga Hennef adalah pusat pelatihan terakreditasi dari DFB. Sejak tahun 1976, DFB telah menggelar 30 pelatihan bagi para pelatih seluruh dunia. Pelatihan ini diberikan oleh para pelatih sepakbola ternama di Jerman. (lpi/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Robert Lewandowski Cari Klub Baru, MU Buruan Angkut!
Liga Inggris 17 Mei 2026, 18:15
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Catalunya, Spanyol
Otomotif 17 Mei 2026, 18:10
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 17 Mei 2026, 18:10
-
Selamat! Persija U-20 Juara EPA U-20 usai Bekuk Malut United
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 18:00
-
Link Streaming Man United vs Nottm Forest, Tayang di Vidio!
Liga Inggris 17 Mei 2026, 18:00
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persijap vs Borneo FC
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 17:31
-
Link Live Streaming BRI Super League: PSM vs Persib
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 17:30
-
Link Live Streaming Premier League: MU vs Nottingham Forest
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01









