Yusuf Akui Formasi Baru Hasil Evaluasi Subangkit
Editor Bolanet | 12 April 2012 22:00
- Pelatih sementara Persebaya Surabaya Divisi Utama (DU), Yusuf Eko Dono mengakui kalau formasi baru yang ia gunakan merupakan hasil evaluasi dari pelatih yang baru saja mundur, .
Berbeda dengan saat ditukangi Subangkit yang sering menggunakan 4-4-2, Bajul Ijo saat meladeni Persitema Temanggung Kamis (12/4) tampil menggunakan formasi klasik 3-5-2. Memang formasi ini membuat lini pertahanan Persebaya DU terlihat kokoh, tapi tetap saja mereka tumpul di depan dan hanya menang sebiji gol saja di laga tadi.
Tadi kita pakai 3-5-2, karena itu memang hasil evaluasi bersama Subangkit usai kekalahan di Kudus lalu, ungkap Yusuf dalam konferensi persnya.
Disinggung tentang mundurnya Subangkit dan penunjukan dirinya sebagai pelatih sementara, Yusuf lebih memilih menilai penampilan anak asuhnya. Saya memang menggantikan posisi Subangkit, tapi hanya sementara saja. Syukurlah ini tidak mempengaruhi penampilan anak-anak. Mereka tetap termotivasi untuk menang, beber pelatih yang pernah mengantarkan Persiram Raja Ampat naik ke Divisi II ke Divisi I di tahun 2007 lalu itu.
Sementara asisten manajer Gangsar Yudi yang mendampingi Yusuf dalam konferensi pers tersebut mengaku kalau tim manajemen memberi waktu pada asisten pelatih itu hanya dua laga home saja. Selanjutnya manajemen akan melakukan evaluasi untuk mempertahankannya atau pun mencari pelatih pengganti.
Kita lihat hasilnya di dua laga home ini, yakni melawan Persitema dan Persip Pekalongan nanti. Kalau bagus ya bisa saja ia kita pertahankan untuk terus menangani tim, tandas Gangsar. (fjr/dzi)
Berbeda dengan saat ditukangi Subangkit yang sering menggunakan 4-4-2, Bajul Ijo saat meladeni Persitema Temanggung Kamis (12/4) tampil menggunakan formasi klasik 3-5-2. Memang formasi ini membuat lini pertahanan Persebaya DU terlihat kokoh, tapi tetap saja mereka tumpul di depan dan hanya menang sebiji gol saja di laga tadi.
Tadi kita pakai 3-5-2, karena itu memang hasil evaluasi bersama Subangkit usai kekalahan di Kudus lalu, ungkap Yusuf dalam konferensi persnya.
Disinggung tentang mundurnya Subangkit dan penunjukan dirinya sebagai pelatih sementara, Yusuf lebih memilih menilai penampilan anak asuhnya. Saya memang menggantikan posisi Subangkit, tapi hanya sementara saja. Syukurlah ini tidak mempengaruhi penampilan anak-anak. Mereka tetap termotivasi untuk menang, beber pelatih yang pernah mengantarkan Persiram Raja Ampat naik ke Divisi II ke Divisi I di tahun 2007 lalu itu.
Sementara asisten manajer Gangsar Yudi yang mendampingi Yusuf dalam konferensi pers tersebut mengaku kalau tim manajemen memberi waktu pada asisten pelatih itu hanya dua laga home saja. Selanjutnya manajemen akan melakukan evaluasi untuk mempertahankannya atau pun mencari pelatih pengganti.
Kita lihat hasilnya di dua laga home ini, yakni melawan Persitema dan Persip Pekalongan nanti. Kalau bagus ya bisa saja ia kita pertahankan untuk terus menangani tim, tandas Gangsar. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








