Zulkifli Syukur, Pemain Kunci PSM Makassar di Piala Menpora 2021
Asad Arifin | 13 April 2021 10:28
Bola.net - PSM Makassar sukses melaju ke babak semifinal Piala Menpora 2021. Catatan apik Juku Eja tentu saja tidak lepas dari kontribusi pemain senior sekaligus kapten tim, Zulkifli Syukur.
PSM sudah membuat kejutan sejak laga fase grup. PSM belum pernah kalah pada empat laga yang telah dimainkan. PSM menang atas Persija, lalu imbang lawan Bhayangkara FC dan Borneo FC di fase grup.
Setelah itu, pada duel melawan PSIS Semarang, PSM mampu menahan imbang lawannya dengan skor 0-0 hingga waktu normal usai. PSM akhirnya meraih kemenangan lewat babak adu penalti.

PSM punya lawan yang dikenal agresif yakni Persija Jakarta, Bhayangkara Solo FC, Borneo FC Samarinda dan PSIS Semarang.
PSIS malah menjadi tim paling produktif sepanjang babak penyisihan dengan koleksi sembilan gol dalam tiga partai. Tapi, menghadapi PSM pada laga perempat final di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat (9/4/2021), Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan tak mampu menjebol gawang Juku Eja pada waktu normal.
Puncaknya, tim Mahesa Jenar tersingkir via drama adu penalti yang berakhir dengan skor 2-4. Secara keseluruhan gawang PSM hanya tiga kali jebol dalam empat laga. Dua dari empat laga itu, gawang PSM yang dijaga Hilman Syah cleansheet.
Dari empat laga itu, pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batola selalu menurunkan materi yang sama di lini belakang yakni Zulkifli Syukur, Erwin Gutawa, Hasim Kipuw dan Abdul Rachman yang berdiri di depan Hilman Syah.
Pemain Tertua

Menariknya, tiga di antara empat bek itu usianya sudah kepala tiga. Zulkifli sebagai kapten sekaligus pemain paling tertua dengan usia 37 tahun. Kemudian Rachman (33) dan Kipuw (33). Sedang Erwin menjadi pemain termuda di lini ini dengan usia 29 tahun.
Di mata mantan pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Umar, usia bek skuad Juku Eja yang terbilang senior justru jadi nilai plus di Piala Menpora.
"Sepak bola bukan semata mengandalkan skill, stamina atau fisik. Tapi juga kematangan serta pengalaman seorang pemain," ujar Syamsuddin kepada Bola.com, Senin (12/4/2021).
Syamsuddin yang membawa PSM meraih juara Perserikatan 1991/1992 dan Liga Indonesia 1999/2000 ini menilai lini belakang PSM terlihat solid karena ada harmonisasi, kerja sama, dan sinkronisasi di antara para bek serta kiper.
"Kematangan dan pengalaman membuat seorang pemain lebih cerdas dalam mengambil keputusan," papar Syamsuddin.
Peran Zulkifli
Pada kesempatan itu, Syamsuddin menunjuk Zulkifli sebagai sosok yang berpengaruh dan berperan besar dibalik ketangguhan di lini belakang PSM.
Menurut Syamsuddin, Zulkifli memang tak lagi seagresif dulu karena faktor usia. Dimana eks kapten tim nasional Indonesia itu kerap berkeliaran di daerah pertahanan lawan plus melepaskan umpan silang untuk memanjakan lini depan.
"Tapi peran Zulkifli sangat vital sebagai kapten tim sekaligus wakil pelatih di lapangan," terang Syamsuddin.
Dalam empat partai yang dimainkan PSM di Piala Menpora 2021, Zulkifli jarang melewati garis tengah lapangan layaknya seorang bek sayap.
"Saya menilai apa yang ditunjukkan Zulkifli terbilang wajar. Kan sebagai bek, tugas utamanya adalah mengamankan lini belakang. Dia memang tak banyak aktif membantu serangan namun berperan besar sebagai pemimpin rekan-rekannya di lini belakang," tegas Syamsuddin.
Apalagi, selain pengalaman beragam sebagai pemain, Zulkifli yang sudah mengantongi lisensi pelatih B-AFC ini tentu juga paham dengan taktik dan strategi.
"Sepak bola adalah permainan tim. Setiap pemain harus tampil optimal sesuai posisinya. Tapi, tim tetap butuh pemimpin yang bisa jadi jenderal di lapangan untuk menjaga harmonisasi dan kebersamaan tim. Saya menilai Zulkifli bisa menjalankan peran itu dengan baik," pungkas Syamsuddin.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Abdi Satria/Editor: Wiwig Prayugi, 13 Maret 2021)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-20 Diminta Optimistis dan Waspadai Serangan Balik Laos
Tim Nasional 3 September 2026, 10:52
-
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Akan Ada Sejumlah Perubahan
Tim Nasional 3 September 2026, 10:47
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Laos Hari Ini
Tim Nasional 3 September 2026, 10:37
-
5 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 21:16
LATEST UPDATE
-
Hasil Ipswich vs Liverpool: 2 Gol Cepat Isak Bawa The Reds Raih Kemenangan Perdana
Liga Inggris 5 September 2026, 06:19
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





