13 Sepak Sudut, MU jadi Korban Ilmu Hitam Arsenal!
Asad Arifin | 5 Desember 2024 08:03
Bola.net - Arsenal menang dengan skor 2-0 saat bersua Manchester United pada pekan ke-14 Premier League, Kamis (5/12) dini hari WIB. Kedua gol Arsenal tercipta dari 'ilmu hitam' mereka alias skema sepak sudut.
Laga antara Arsenal dan MU dimainkan di Stadion Emirates. Kedua tim berada dalam performa yang bagus sebelum duel. Arsenal menang tiga laga beruntun. MU belum pernah kalah bersama Ruben Amorim.
Amorim membuat beberapa eksperimen pada laga ini. Tyrell Malacia dimainkan sejak menit awal. Bruno Fernandes bermain sebagai 'nomor 8'. Sementara, Arsenal tampil dengan kekuatan terbaiknya kecuali Gabriel.
Meskipun tanpa Gabriel yang mengalami cedera, skenario sepak sudut Arsenal tetap ampuh. Bahkan, MU dua kali kebobolan dari sepak sudut. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Sepak Sudut 15 Berbanding 0

Arsenal dikenal sangat berbahaya dalam situasi sepak sudut. Di bawah arahan Nicolas Jover, Arsenal punya banyak skema sepak sudut. Biasanya, ada Gabriel dan Ben White yang dapat tugas khusus.
Kedua pemain itu absen pada duel lawan MU. Namun, Arsenal tetap berbahaya dalam sepak sudut. Terbukti mereka mencetak dua gol dari sepak sudut, lewat Jurrien Timber dan William Saliba.
Menurut statistik yang dihimpun Fotmob, Arsenal mendapat 13 sepak sudut pada duel lawan MU. Selain dua gol yang tercipta, ada peluang emas Gabriel Martinelli pada menit ke-25 dan Mikel Merino pada menit ke-76.
MU terlihat kewalahan dengan 'ilmu hitam' Arsenal saat mendapat sepak sudut. Sementara, kubu MU tidak punya peluang lewat sepak sudut sama sekali. Perbandingan sepak sudut kedua tim adalah 13-0!
Arsenal Bisa Menang Tanpa Bermain Bagus

Mantan penyerang Timnas Inggris, Alan Shearer, melihat Arsenal tidak bermain bagus pada duel lawan MU. Namun, Arsenal cukup cerdik memanfaatkan setiap bola mati yang didapat. Itu adalah taktik yang tepat dari Arsenal.
"Bahkan ketika mereka tidak bermain dengan baik, mereka menang. Ada banyak hal yang harus dilakukan dengan benar untuk mencetak gol dari bola mati. Mereka harus menaruh bola dengan baik. Perlu ada pergerakan, rasa lapar, dan kontak," kata Alan Shearer.
"Pada akhirnya, ketika Anda tidak bermain dengan baik, persentase kecil dari bola mati itulah yang penting. Itulah sebabnya Anda bekerja keras dalam latihan dan ketika hasilnya seperti malam ini, itu akan memberikan kepuasan besar bagi seluruh staf," tegas Alan Shearer.
Sumber: FotMob, BBC Sport
Klasemen Premier League 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantap! Michael Carrick Bikin Old Trafford Angker Lagi
Liga Inggris 2 Maret 2026, 13:39
-
Arsenal vs Chelsea: Mengkritik Penampilan Robert Sanchez yang Berantakan
Liga Inggris 2 Maret 2026, 12:41
-
Arsenal Menang, Tapi Mikel Arteta Malah Angkat Topi Pada Chelsea
Liga Inggris 2 Maret 2026, 11:35
-
Casemiro Gabung AC Milan? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 2 Maret 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Dapat Kartu Merah di Laga Arsenal vs Chelsea, Pedro Neto Dicap Idiot
Liga Inggris 2 Maret 2026, 15:07
-
Arsenal Kalahkan Chelsea dengan Cara Paling Arsenal!
Liga Inggris 2 Maret 2026, 14:51
-
Drama 6 Gol Roma vs Juventus, Spalletti Akui Puas Sekaligus Kecewa
Liga Italia 2 Maret 2026, 14:30
-
Jurrien Timber Ajak Arsenal Nikmati Perburuan Gelar Premier League
Liga Inggris 2 Maret 2026, 14:18
-
Mantap! Michael Carrick Bikin Old Trafford Angker Lagi
Liga Inggris 2 Maret 2026, 13:39
-
Arsenal vs Chelsea: Mengkritik Penampilan Robert Sanchez yang Berantakan
Liga Inggris 2 Maret 2026, 12:41
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24











