3 Legenda Manchester United Kena Semprot Patrice Evra: Jangan Terlalu Negatif terhadap Michael Carrick

Ari Prayoga | 10 Maret 2026 13:34
3 Legenda Manchester United Kena Semprot Patrice Evra: Jangan Terlalu Negatif terhadap Michael Carrick
Legenda Manchester United, Paul Scholes. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Legenda Manchester United, Patrice Evra, melontarkan kritik tajam kepada tiga mantan rekan setimnya yang kini aktif sebagai analis sepak bola alias pundit.

Evra menilai komentar yang disampaikan Gary Neville, Roy Keane, dan Paul Scholes terlalu negatif terhadap pelatih sementara Setan Merah, Michael Carrick.

Advertisement

Kritik tersebut mencuat setelah Manchester United menelan kekalahan pertama di bawah Carrick. Dalam laga lanjutan Premier League, United takluk 1-2 saat bertandang ke markas Newcastle United, meski tuan rumah harus bermain dengan 10 pemain.

1 dari 5 halaman

Komentar Scholes Picu Kontroversi

Komentar Scholes Picu Kontroversi

Pelatih Manchester United, Michael Carrick usai laga melawan Everton di lanjutan Liga Inggris, 24 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Hodgson

Sorotan publik semakin tajam setelah Scholes mengunggah komentar pedas melalui Instagram Story, yang kemudian ia hapus. Dalam unggahan tersebut, Scholes menilai performa United dalam beberapa pertandingan terakhir sangat buruk.

“Michael memang punya sesuatu yang spesial, tetapi United tampil buruk dalam empat pertandingan terakhir,” tulis Scholes dalam unggahan yang sempat beredar luas.

Pernyataan itu memicu perdebatan di kalangan penggemar United. Sebagian suporter menilai Scholes terlalu sering melontarkan kritik keras terhadap mantan klubnya sendiri.

2 dari 5 halaman

Evra: Komentar Seperti Itu Tidak Membantu

Evra: Komentar Seperti Itu Tidak Membantu

Manajer interim Manchester United, Michael Carrick (c) AP Photo/Jon Super

Evra pun angkat bicara dan mengaku kecewa dengan sikap para legenda klub tersebut. Ia bahkan berharap unggahan Scholes sebenarnya bukan dibuat oleh sang mantan gelandang.

“Saya berharap Instagram Story Paul Scholes itu palsu. Saya harap akunnya diretas,” ujar Evra dalam wawancara dengan situs taruhan Stake.

Menurut Evra, kritik yang disampaikan Scholes, Keane, dan Neville tidak memberikan dukungan yang seharusnya kepada Carrick, yang dianggapnya masih bagian dari keluarga besar Manchester United.

“Saya tidak mengerti mengapa dukungan terhadap Michael Carrick begitu minim. Dia adalah bagian dari kita dan sejauh ini melakukan pekerjaan dengan sangat baik,” kata Evra.

Ia juga menilai komentar negatif yang terus muncul dari para analis televisi justru tidak membantu situasi tim.

“Kami ingin finis di empat besar. Komentar seperti itu tidak perlu. Tapi mungkin memang begitu cara kerja di televisi—harus lebih banyak bersikap negatif daripada positif,” tambahnya.

3 dari 5 halaman

Sindiran Evra untuk Neville

Sindiran Evra untuk Neville

Eks bek Manchester United, Gary Neville. (c) AFP/Oli Scarff

Secara khusus, Evra juga menyinggung pengalaman Neville saat mencoba karier sebagai pelatih. Mantan bek kiri United itu menilai mudah bagi seorang pundit untuk mengkritik ketika tidak berada langsung di dalam tim.

Evra bahkan menyindir kegagalan Neville saat menangani Valencia CF beberapa tahun lalu.

“Saya pernah bilang kepada Neville, mudah sekali berbicara di televisi. Saat di Valencia mereka meminta paella, tapi yang Anda berikan justru fish and chips,” ujar Evra dengan nada satir.

Ia juga mengingatkan bahwa para legenda tersebut memang luar biasa sebagai pemain, tetapi belum tentu berhasil sebagai pelatih.

“Mereka adalah legenda sebagai pemain, tetapi sebagai manajer mereka tidak terlalu sukses. Jadi ketika komentar mereka bisa merusak karier pelatih lain, menurut saya itu sudah berlebihan,” tegasnya.

4 dari 5 halaman

Start Meyakinkan Carrick Bersama United

Start Meyakinkan Carrick Bersama United

Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, merayakan kemenangan timnya seusai pertandingan Liga Inggris melawan Fulham, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Terlepas dari kritik tersebut, performa Manchester United di bawah Carrick sebenarnya cukup menjanjikan. Setan Merah sempat mencatat empat kemenangan beruntun sebelum bermain imbang 1-1 melawan West Ham United.

Setelah itu, United kembali meraih kemenangan atas Everton dan Crystal Palace, sebelum akhirnya dikalahkan Newcastle.

Saat ini Manchester United masih bertengger di posisi ketiga klasemen Premier League dan berada di jalur yang tepat untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim 2026/2027.

Selanjutnya, United dijadwalkan kembali bertanding pada Minggu, 15 Maret, dengan menjamu tim peringkat keempat, Aston Villa. Laga tersebut diperkirakan menjadi ujian penting bagi Carrick dalam menjaga konsistensi timnya di papan atas klasemen.

LATEST UPDATE