30 Ribu Fans Liverpool Diklaim akan Langgar Social Distancing kalau Laga Digelar di Anfield
Yaumil Azis | 9 Mei 2020 10:47
Bola.net - Eks pemain Liverpool, Jason McAteer, merasa cemas jika partai sisa Premier League 2019/20 dimainkan di markas masing-masing tim. Sebab ia yakin fans akan melanggar aturan social distancing.
Sebelum ini, presiden Brighton & Hove Albion sempat memprotes 'Project Restart' yang diusung penyelenggara Premier League. Yang ia soroti adalah aturan bahwa tim tidak boleh menggelar laga di markasnya sendiri.
Aturan itu sendiri punya alasan kuat. Penyelenggara khawatir kalau fans akan mengunjungi stadion untuk mendukung tim kesayangannya meski pertandingan digelar tanpa penonton.
Jelas, itu akan melanggar aturan social distancing yang ditetapkan pemerintah Inggris untuk memerangi penyebaran virus Corona. Namun presiden Brighton percaya bahwa fans tidak akan mengunjungi stadion dan melanggar aturan itu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
30 Ribu Fans Siap Ramaikan Anfield
McAteer mengemukakan pendapatnya yang berseberangan dengan milik presiden Brighton. McAteer percaya kalau fans Liverpool akan menampakkan batang hidungnya di sekitaran Anfield untuk merayakan keberhasilan the Reds menjuarai Premier League musim ini.
"Jika Liverpool menjuarai liga di Anfield tanpa seorang pun di dalam, 30 ribu orang atau lebih akan berdatangan ke luar stadion untuk merayakan karena sekarang kami semua tidak menyadari betapa buruknya situasi ini," ujarnya ke Gambling.com.
"Semuanya menantikan momen ini 30 tahun, sudah ada upaya untuk membangunnya [perayaan], sudah hampir dipastikan, semuanya sedang bersuka ria dan tidak ada yang ingin melewatkan. Akan ada banyak orang di jalanan untuk merayakan," lanjutnya.
Mustahil Bisa Diatasi Polisi
McAteer percaya pihak kepolisian takkan mampu mengatasi keramaian yang ditimbulkan fans Liverpool. Oleh karena itu, ia percaya pertandingan yang digelar di tempat netral bisa menjadi tindak pencegahan.
"Meski kami semua punya pengetahuan yang lebih soal virus ini sekarang, itu masih bisa terjadi. Jadi satu-satunya jalan untuk menghindari masalah itu adalah menjalankan pertandingan di tempat netral," tambahnya.
"Dari perspektif Liverpool, jika mereka melanjutkan sisa pertandingan di Anfield dan memenangkan gelar di sana, orang-orang akan berkumpul. Mustahil [bisa diatasi] polisi. Dari sudut pandang keselamatan, kami tidak bisa mengambil resiko itu," pungkasnya.
Kekhawatiran itu juga pernah diutarakan oleh walikota Liverpool. Namun, pernyataan dari sang walikota dibantah oleh klub yang meyakini bahwa fans akan takkan bertindak gegabah dan mematuhi aturan social distancing.
(Goal International)
Baca juga:
Merasa Yakin Bisa Samai Level Liverpool dalam Waktu Singkat, MU Sedang Bercanda?
Robertson Akui Kewalahan Hadapi Hazard dan Traore
Robertson Ungkap Bagaimana Rasanya Main Lawan Messi: Menakutkan
Lagi, Robertson Tegaskan Penyesalannya Karena Bertindak Kurang Ajar Pada Messi
Perjuangan Andrew Robertson Sebelum Sukses: Pernah Jadi Sales Pakaian Dalam Wanita
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












