5 Alumni La Masia yang Sukses di Inggris
Serafin Unus Pasi | 22 Juli 2022 18:20
Bola.net - La Masia dikenal sebagai salah satu akademi sepak bola terbaik di dunia. Akademi yang dimiliki Barcelona telah melahirkan pemain hebat dalam sejarah sepakbola dunia.
Lionel Messi bukti nyata kesuksesan La Masia dalam melahirkan bakat-bakat istimewa. Kerja samanya dengan atlet binaan lain seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta, hingga Gerard Pique sukses menorehkan berbagai gelar.
Dengan begitu banyak alumni La Masia tersebar di penjuru dunia. Dan siapa sangka bek sayap milik Brighton, Marc Cucurella ternyata pernah berguru di akademi milik Barcelona tersebut. Ia mencatat 54 kali tampil serta menngemas satu gol dan delapan assist bersama Barcelona B.
Terbaru, dengan performanya yang begitu menawan di musim lalu bersama Brighton, Cucurella masuk dalam bidikan Manchester City. Dilansir dari berbagai laporan, transfer Cucurella dengan City berjalan alot. Dikabarkan tawaran terbaru dari City sebesar 30 juta pounds atau sekitar Rp536 miliar untuk memboyong Cucurella ditolak oleh Brighton.
Selain Cucurella, ada beberapa lulusan akademi La Masia begitu moncer di liga top Eropa lainnya dengan raihan berbagai prestasi maupun sekadar menjadi andalan di klubnya saat ini. Yuk, mari disimak Bolaneters!
1. Adama Traore

Jebolan La Masia satu ini terkenal dengan badan dempalnya. Lalu kecepatannya maupun aksi dribel yang memukau membuat lini pertahanan lawan begitu kocar-kacir. Ya, pemain tersebut bernama Adama Traore.
Adama bergabung dengan akademi La Masia saat usianya 8 tahun atau pada 2004 silam. Sebelum bergabung dengan akademi Barcelona itu, Adama bermain di klub kampung halamannya, Hospitalet.
Adama total membukukkan 63 kali di tim junior Barca dengan torehan 8 gol serta 18 assist. Berkat performa apiknya itu, ia melakoni debut untuk tim utama Barcelona di usia 17 tahun saat menggantikan Neymar pada November 2013.
Karier Adama di tanah Britania dimulai saat memperkuat Middlesbrough pada musim 2016. Hanya bertahan satu musim bersama Boro, ia diangkut oleh Wolverhampton Wanderers. Bersama Wolves, Adama menjadi pilar penting meskipun musim lalu ia dipinjamkan ke Barcelona. Total Adama sudah mengoleksi 154 kali tampil dan mencetak 11 gol serta 18 assist selama berada di Stadion Molineux.
2. Pedro

Pedro Eliezer Rodriguez Ledesma atau yang biasa disebut 'Pedro', adalah pemain yang pernah mengenyam pendidikan sepak bola di La Masia. Pedro bergabung dengan akademi Barcelona pada 2004, dan melakoni debut bersama tim utama Barcelona pada 12 Januari 2008. Sebelumnya, ia menimba ilmu sepak bola di klub lokal, San Isidro.
Pemain yang bisa bermain sebagai striker atau winger itu setidaknya membutuhkan waktu dua musim untuk mendapatkan tempat di skuad Barcelona. Total, Pedro sudah menghabiskan sembilan musim berada di Camp Nou dan sukses meraih berbagai trofi bergengsi, termasuk lima gelar La Liga dan tiga trofi Liga Champions.
Lalu petualangan karier Pedro berlanjut bersama tim asal London, Chelsea. Kisah sukses pemain berusia 34 pun berlanjut, di mana ia berhasil memenangi satu gelar Premier League, satu Piala FA, dan satu Liga Europa. Trofi Liga Europa 2018-2019 membuat Pedro menjadi pemain dengan koleksi gelar internasional terlengkap yaitu Piala Dunia, Piala Eropa, Liga Champions, dan Liga Europa.
3. Pepe Reina

Kiper yang identik dengan kepala plontosnya ini menjadi pilar penting bagi Liverpool beberapa tahun silam. José Manuel Reina Paez atau akrab disapa Pepe Reina adalah salah satu kiper yang meraih gelar Sarung Tangan Emas EPL dalam kurun waktu tiga musim beruntun (2005/06, 2006/07, 2007/08).
Pepe Reina juga pernah berguru di akademi La Masia, meskipun ia lahir di Madrid. Reina mengawali karirnya dengan klub La Liga FC Barcelona.
Di mendapatkan debut profesional ketika di usia 18 tahun, dalam kompetisi Piala UEFA 2000-2001. Di laga itu ia tampil melawan Liverpool, di babak semi-final, dimana saat itu Barcelona kalah. Siapa sangka empat tahun berselang ia dipinang Liverpool.
Reina menghabiskan delapan tahun karirnya bersama Liverpool. Ia sukses mempersembahkan gelar Piala Super Eropa (2005/06), Piala FA (2006), dan Piala Liga (2012) bagi The Reds.
Lalu kiper yang mempunyai 38 caps bersama Timnas Spanyol ini malang-melintang di liga top Eropa. Saat ini dia membela klub asal Spanyol, Villarreal.
4. Mikel Arteta

Mikel Arteta sejatinya adalah hasil didikan La Masia atau akademi sepakbola Barcelona yang terkenal menghasilkan banyak pesepak bola bintang. Apesnya, ia tidak pernah merasakan tampil bersama skuad utama El Blaugrana.
Pria yang kini menjabat sebagai manajer Arsenal tersebut malah memperkuat tim Barcelona C dan B, setelah mentas dari La Masia pada 1999. Hingga tahun 2001, ia sudah bermain dalam 42 laga bersama Barcelona B. Kemudian, Mikel Arteta dipinjamkan ke Paris Saint Germain (PSG). Setelah dari Prancis, Arteta ke Glasgow Rangers pada musim 2002/2003. Dengan 68 laga plus 14 gol selama dua tahun di klub raksasa Skotlandia itu.
Lalu Arteta menemukan puncak jaya dalam kariernya di Liga Inggris, yakni delapan musim bersama Everton dengan torehan 209 laga, 34 gol, dan 35 assist. Dan masa emasnya sebagai pemain saat memperkuat Arsenal . Ia mengemas 149 penampilan dengan 16 gol dan 8 asisst selama memperkuat The Gunners plus meraih Piala FA dua musim beruntun (2013/14 dan 2014/15).
5. Cesc Fabregas

Cesc Fabregas mengawali karier sepak bolanya bersama CE Mataró. Ketika ia berusia 10 tahun, ia menandatangani kontrak dengan akademi muda Barcelona 'La Masia'.
Uniknya, Fabregas dulu menjalani role sebagai gelandang bertahan di La Masia, dan bermain dia satu angkatan dengan pemain seperti Lionel Messi dan Gerard Pique. Namun sayang belum sempat debut di tim utama Barcelona, ia memutuskan pindah ke Inggris.
Pemain yang memiliki 110 caps dan 15 gol bersama TImnas Spanyol ini memperkuat Arsenal. Di klub berjuluk The Gunners, Fabregas sukses menjadi nyawa permainan dan menjadi pemain kunci yang memecahkan beberapa rekor klub.
Cesc Fabregas juga memenangkan gelar FA Community Shield pada tahun 2004 dan Piala FA pada tahun 2005 bersama Arsenal. Torehan ini bertambah dua gelar Premier League, satu gelar FA Cup, dan satu trofi Liga Europa saat ia membela Chelsea di tahun 2014-2019.
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26




