5 Bek Tengah Tangguh Bertubuh Mungil Sebelum Lisandro Martinez
Aga Deta | 25 Agustus 2022 08:01
Bola.net - Bek baru Manchester United, Lisandro Martinez, tampil sangat baik dalam kemenangan 2-1 atas Liverpool pada pekan ketiga Liga Inggris, Selasa (23/8/2022) dini hari WIB. Padahal bek Argentina itu hanya memiliki tinggi badan 1,75 meter.
Tubuhnya sangat mungil bagi ukuran pemain bertahan dan kalah jauh jika dibandingkan dengan tinggi badan bek Liverpool, Virgil van Dijk yakni 1,93 meter. Meski demikian, Martinez beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang hingga membuat MU melibas Liverpool.
Sebelum Martinez mengorbit, ada sejumlah bek mungil yang pernah mengguncang dunia. Mereka menjadi bek tengah terbaik di dunia meski memiliki keterbatasan tinggi badan.
Kekurangan postur tubuh mampu mereka tutupi dengan keunggulan yang lain. Misalnya dengan kecepatan berlari, kecerdikan membaca arah permainan, hingga kelincahan merebut bola dari kaki pemain lawan.
Berikut lima bek tengah terbaik dunia bertubuh mungil. Meski terlihat imut karena lebih kecil dibandingkan pemain lain, tetapi garang di lapangan.
5. Gary Medel (1,71 meter)

Gary Medel sebenarnya memiliki posisi asli sebagai gelandang bertahan semasa aktif bermain. Tetapi, Inter Milan hingga Timnas Chile kerap memasangnya sebagai bek tengah.
Pengalaman sebagai gelandang bertahan membuat Medel semakin luas membaca permainan lawan saat menjadi bek tengah. Ini yang membuatnya mampu mengantar Chile merengkuh dua kali gelar juara Copa America.
Bahkan pemain terbaik dunia Lionel Messi juga tidak berkutik saat menghadapi Medel. Pemain berjuluk Pitbull ini selalu mampu merebut bola dari kaki Messi.
4. Ivan Cordoba (1,73 meter)
Ivan Cordoba menutupi kelemahan tubuh pendeknya dengan pemikiran cerdas dan keputusan cepat di lapangan. Lompatan mantan pemain Inter Milan dan Kolombia itu juga tinggi meski hanya memiliki postur tubuh 1,73 meter.
Tidak jarang dia kerap memenangi duel bola udara meski menghadapi lawan yang memiliki tinggi badan di atasnya. Kecepatan berlari Cordoba juga kerap membuatnya dipercaya mengisi bek sayap.
Kapten kedua Inter Milan setelah Javier Zanetti itu juga selalu nyetel dimainkan dengan siapa pun seperti Lucio maupun Marco Materazzi. Cordoba juga banyak meraih gelar bersama Inter Milan seperti lima gelar Scudetto, empat Coppa Italia dan satu gelar Liga Champions.
3. Javier Mascherano (1,74 meter)

Serupa dengan Gary Medel, Javier Mascherano berposisi asli sebagai gelandang bertahan. Namun setelah hijrah dari Liverpool ke Barcelona, pemain berpaspor Argentina itu memiliki posisi baru sebagai bek tengah berkat Pep Guardiola.
Saat masih berseragam Liverpool, Mascherano lebih berperan sebagai penyaring bola di belakang Stevan Gerrard dan Xabi Alonso. Namun tugasnya mulai berbeda di Barcelona.
Mascherano bermain lebih ke belakang sebagai bek tengah serta akan mengawali serangan Barcelona. Selain mampu menguasai bola secara baik, pemain yang memiliki tinggi badan 1,74 meter ini juga kuat dalam menghadapi duel kontak fisik maupun duel udara dengan lawannya.
2. Fabio Cannavaro (1,76 meter)

Bek terakhir yang mampu memenangi gelar Ballon d'or atau pemain terbaik dunia bukanlah Virgil van Dijk. Dia adalah pemain yang memiliki tinggi badan 20 centimeter lebih pendek dari Van Dijk, yakni Fabio Cannavaro.
Meski bertubuh mungil, Fabio Cannavaro memiliki segalanya. Mantan pemain Juventus dan Real Madrid ini sangat kuat, pintar, dan cepat.
Kapten Timnas Italia ini juga pernah mengantarkan negaranya menjadi juara Piala Dunia 2006. Momen yang paling diingat tentu saja membuat frustrasi para striker hebat Jerman untuk mencetak gol pada babak semifinal Piala Dunia 2006.
1. Franco Baresi (1,76 meter)
Tidak hanya Cannavaro, Italia masih punya bek pendek yang lain, yakni Franco Baresi. Mantan bek AC Milan dan Timnas Italia ini cerdik menghentikan lawan tanpa perlu mengeluarkan keringat.
"Ketika saya harus melakukan tekel, saya telah membuat kesalahan," kata Paolo Maldini menanggapi kecerdikan Franco Baresi yang memimpin lini belakang AC Milan. Baresi kerap kali mengintruksikan para pemain AC Milan untuk melakukan jebakan offside.
Jebakan offside yang Baresi instruksikan ini sering membuat lawan merasa frustrasi. Jika dia ingin merebut bola dari lawan, Baresi kerap kali menunggu momen yang pas untuk berputar dan dalam sekejap bola berada di kakinya.
Sumber: Four Four Two
Disadur dari: Bola.com/Penulis Suharno/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 24 Agustus 2022
Baca Juga:
6 Pemain yang Punya Warisan Lebih Besar daripada Cristiano Ronaldo di Premier League
5 Sosok yang Paling Dibenci dalam Rivalitas MU dan Liverpool
5 Pemain yang Paling Sering Menang di Liga Inggris, Salah Satunya Oleksandr Zinchenko
5 Gelandang Bertahan dengan Tekel Terbaik, Casemiro Nomor Satu
Flop di Liga Inggris, 4 Pemain Mahal Ini Lalu Kembali ke Klub Lamanya
3 Calon Pengganti Naby Keita di Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



