5 Momen Ini Membuktikan Kieran Tierney Pantas Menjadi Kapten Arsenal
Yaumil Azis | 8 Januari 2021 14:15
Bola.net - Pemain Arsenal, Kieran Tierney, sedang kebanjiran pujian. Performanya waktu menghadapi West Brom di ajang Premier League akhir pekan kemarin membuat banyak orang terkesan termasuk sang pelatih, Mikel Arteta.
Tierney menjadi pembuka keran gol Arsenal dalam laga yang berhasil dimenangkan dengan skor 4-0 tersebut. Tierney juga yang menutup pertandingan tersebut dengan assist gemilang untuk sang penyerang, Alexandre Lacazette.
Setelah pertandingan, Mikel Arteta mengklaim kalau Tierney punya bakat untuk menjadi kapten masa depan the Gunners. "Saya pikir dia bisa menjadi kapten," buka Arteta seperti yang dikutip dari ESPN.
Anggapan itu akan menguat kalau melihat beberapa momen yang membuktikan bahwa Tierney pantas jadi teladan buat rekan-rekan setimnya. Berikut informasinya, seperti yang disadur dari Planet Football.
Determinasi yang Meluap-luap
Tierney selalu menunjukkan determinasinya saat berada di atas lapangan, entah dalam sesi latihan atau kala menjalani pertandingan. Pemain Arsenal sampai memberikan reaksi atas determinasi yang meluap-luap ini.
ESPN melaporkan kalau sejumlah pemain Arsenal meminta Tierney untuk menurunkan level agresivitasnya dalam sesi latihan. Momen itu terjadi bahkan ketika Tierney baru menjalani latihan perdananya bersama Arsenal.
"Si anak muda ini datang jauh-jauh dari Skotlandia dan tidak ingin menyia-nyiakan waktu. Dia akan menetapkan standar masa depan buat Arsenal," ujar Keown kepada BT Sport beberapa waktu lalu.
Mengapresiasi Fans
Pada Oktober 2019 lalu, Arsenal menelan kekalahan lewat drama adu penalti saat bertemu Liverpool di ajang Carabao Cup. Para pemainnya terlihat kecewa saat meninggalkan lapangan.
Namun Tierney punya rencana lain. Ia kemudian mempersiasi rekan-rekannya untuk mengapresiasi kehadiran fans yang telah setia menyaksikan laga dari awal hingga akhir.
Cuaca Dingin? Bukan Masalah!
Bulan Januari merupakan momen ketika Inggris memasuki musim dingin. Jelang menghadapi West Brom, penggawa Arsenal terlihat menggunakan berbagai macam perlengkapan untuk membantu menghangatkan tubuhnya.
Perlengkapan itu mencakup sarung tangan, topi, hingga legging yang dikenakan selama melakukan pemanasan. Namun tidak demikian dengan Tierney, yang terlihat menggunakan celana pendek dan kaos oblong.
"Memang seperti ini, bermain di Skotlandia dengan cuaca yang sedikit dingin, saya terbiasa dengan itu. Cuaca seperti ini tidak akan menyakitkan buat semua orang," ujar Tierney usai pertandingan.
Rendah Hati dan Tidak Sombong
Melihat pesepakbola wara-wiri dengan item fesyen mahal tentu merupakan sebuah kewajaran. Mereka mendapatkan gaji setinggi langit sehingga mampu membeli barang-barang mewah dalam sekedip mata.
Tas merupakan salah satu item fesyen wajib. Untuk memperkuat 'kemewahannya', mereka kerap menggunakan tas produksi merek ternama seperti Louis Vitton dan Gucci. Namun tidak demikian dengan Tierney.
Mantan pemain Glascow Celtic tersebut pernah terlihat di Bramall Lane sembari menggunakan tas carrier bermerek Tiesco. Di situs e-commerce luar negeri, tas tersebut hanya dibandrol dengan harga Rp.1,2 jutaan saja.
Ini menunjukkan kerendahan hati seorang Tierney, sebagai pengingat bahwa dirinya belum berada di jalur kesuksesan. Dan akan terus membenahi performanya agar bisa mencapai titik itu.
Ketika Tierney Marah
Tierney tidak sungkan-sungkan untuk membela rekan setimnya. Termasuk saat Arsenal berhadapan dengan Leeds United pada bulan November 2020 lalu. Lebih tepatnya lagi, saat Nicolas Pepe mendapatkan kartu merah.
Pemain Leeds, Ezgjan Alioski, memiliki peranan penting di balik kartu merah tersebut karena berhasil menghasut wasit. Saat melihat momen itu, Tierney turun tangan dan memarahi Alioski yang berusia lebih tua darinya.
(Planet Football)
Baca Juga:
- Ambisi Arsenal Mengejar Emiliano Buendia Terdengar Masuk Akal jika Melihat Statistik Ini
- Update Transfer Arsenal: Siapa Menyusul Omar Rekik Gabung The Gunners?
- Permintaan Muluk-muluk Fenerbahce kepada Arsenal untuk Merekrut Mesut Ozil
- Wilfried Zaha Sempat Nyaris Gabung Arsenal, Mengapa Batal?
- Dortmund Siap Lepas Julian Brandt ke Arsenal, tapi...
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25











