5 Pelajaran Chelsea vs Sheffield United: 7 Clean Sheet Beruntun dari The Blues
Yaumil Azis | 22 Maret 2021 02:37
Bola.net - Kemenangan atas Sheffield United dalam ajang FA Cup memberikan kabar baik buat Chelsea. Klub besutan Thomas Tuchel dinyatakan berhak melaju ke babak perempat final.
Kedua tim saling bertatap muka di Stamford Bridge pada Minggu (21/3/2021) malam. Chelsea menjadi pemenang dengan skor 2-0 berkat aksi Hakim Ziyech dan gol bunuh diri pemain Sheffield, Oliver Norwood.
Pada Senin (22/3/2021) dinihari tadi, penyelenggara FA Cup melakukan proses undian untuk menentukan siapa melawan siapa di babak semifinal. Hasilnya, diketahui bahwa Chelsea bertemu Manchester City.
Sebelum berfokus pada laga penting tersebut, ada baiknya untuk menegok beberapa pelajaran penting yang bisa dipetik dari laga antara Chelsea kontra Sheffield. Informasi lengkapnya bisa disimak di bawah ini.
7 Clean Sheet Beruntun
Hasil ini mempertegas satu hal: sektor pertahanan bukan lagi masalah buat the Blues. Dari 25 gol yang bersarang di gawang Chelsea dalam ajang Premier League musim ini, hanya dua gol yang didapatkan di era kepemimpinan Tuchel.
Pertahanan apik tersebut juga ditunjukkan di ajang lainnya seperti FA Cup dan Liga Champions. Malahan, kalau melihat torehan sejak dipegang Tuchel, Chelsea tak pernah kebobolan pada dua kompetisi tersebut.
Chelsea kebobolan terakhir kali pada bulan Februari lalu kala ditahan imbang Southampton di ajang Premier League dengan skor 1-1. Dan sejak saat itu, the Blues sudah mencatatkan tujuh clean sheet berturut-turut di semua kompetisi
Peran Baru Buat Emerson
Baik Emerson maupun Ben Chilwell tidak dimainkan sejak menit awal saat Chelsea bertemu Atletico Madrid dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Posisi wingback kiri sendiri diserahkan kepada Marcos Alonso.
Keduanya langsung diberikan jatah tampil sebagai starter secara bersamaan saat menghadapi Sheffield. Namun, beda dengan Chilwell, Emerson mendapatkan peran baru yakni sebagai bek bersama Kurt Zouma dan Andreas Christensen.
Penampilannya jauh dari kata buruk. Berkat kemampuan bertahannya yang gemilang, Chilwell jadi bisa fokus untuk membantu lini serang. Whoscored memberinya rating 7.5 untuk penampilannya di malam kemarin.
Pulisic Jangan Dipandang Sebelah Mata
Jika ada satu pemain yang pantas untuk mendapatkan pujian dari laga kali ini selain Chilwell, maka Christian Pulisic adalah jawabannya. Ia secara konsisten memberikan masalah besar buat lini pertahanan Sheffield meski tidak menceak gol.
Menurut data yang dihimpun dari Whoscored, Pulisic mampu melepaskan total empat tembakan. Ia juga menyelesaikan 32 dari 39 operan serta membuat satu key pass. Jika belum cukup, coba tengok catatan menggiring bola miliknya.
Pulisic melakukan upaya menggiring bola sebanyak tujuh kali, enam di antaranya berhasil melewati hadangan pemain lawan. Ini membuktikan bahwa pemain asal Amerika Serikat tersebut mampu memberikan ancaman ketika sedang menguasai bola.
Kok Bisa Sheffield United Terpuruk?
Sheffield United memberikan kejutan pada musim kemarin. Kendati statusnya sebagai tim promosi, Sheffield tidak gentar menghadapi setiap lawannya sehingga bisa menempati papan tengah klasemen akhir Premier League.
Namun sepertinya, Sheffield bakal kembali ke Championship musim depan. Pasalnya klub asuhan Paul Heckingbottom itu - sebelumnya diasuh Chris Wilder - sedang berada di posisi terdasar klasemen saat ini.
Laga kontra Chelsea menunjukkan bahwa the Blades tidak sepantasnya berada di posisi tersebut. Namun, jika melihat banyaknya peluang emas yang tersia-siakan, tidak heran kalau Sheffield terpuruk seperti sekarang.
Mempekerjakan Tuchel adalah Keputusan yang Tepat
Kemenangan atas Sheffield United semakin mempertegas bahwa keputusan Chelsea memecat Frank Lampard sudah tepat. Semakin tepat karena mereka mengangkat Thomas Tuchel sebagai penggantinya.
Peruntungan Chelsea berubah drastis sejak eks nahkoda PSG tersebut menduduki kursi kepelatihan the Blues. Mereka tak lagi akrab dengan kekalahan, malah mungkin sudah lupa rasanya kalah.
14 pertandingan telah dilalui Chelsea tanpa kekalahan, 10 di antaranya berhasil dimenangkan. Terhitung sejak kedatangan Tuchel, hanya Manchester City (14) yang mampu mengoleksi kemenangan lebih banyak dibanding Chelsea di semua ajang.
(Berbagai sumber)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







