5 Pelajaran dari Arsenal vs Manchester United: Gol Telat Cunha Guncang Emirates

Aga Deta | 26 Januari 2026 06:15
5 Pelajaran dari Arsenal vs Manchester United: Gol Telat Cunha Guncang Emirates
Pemain Arsenal, Gabriel Jesus (kanan), berduel dengan pemain Manchester United, Casemiro, dalam pertandingan Premier League, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Bola.net - Manchester United tampil sebagai tokoh utama dalam laga penuh drama melawan Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) malam WIB. Kemenangan 3-2 ini memberi pukulan telak bagi peluang juara tuan rumah.

Manchester United datang tanpa banyak sorotan, tetapi justru tampil efektif di momen penting. Gol telat Matheus Cunha menjadi penentu hasil akhir yang mengejutkan.

Advertisement

Arsenal sempat memimpin lebih dulu dan beberapa kali bangkit dari ketertinggalan. Namun, konsentrasi yang rapuh membuat mereka kembali terpukul di menit akhir.

Pertandingan ini berjalan ketat sejak awal dengan intensitas tinggi di lini tengah. Kedua tim saling menekan dan tidak memberi ruang untuk kesalahan kecil.

Hasil ini memperpanjang awal sempurna Michael Carrick bersama Manchester United. Sementara itu, Arsenal harus menelan kekecewaan besar di kandang sendiri.

Berikut lima pelajaran dari laga Arsenal vs Manchester United.

1 dari 6 halaman

1. Gol Bunuh Diri Membuka Keunggulan Arsenal

1. Gol Bunuh Diri Membuka Keunggulan Arsenal

Pemain Manchester United, Lisandro Martinez, melindungi bola dari hadangan pemain Arsenal, Martin Odegaard, dalam pertandingan Premier League, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Arsenal memecah kebuntuan lewat situasi yang tidak terduga. Lisandro Martinez tanpa sengaja membelokkan bola ke gawang sendiri.

Serangan berawal dari umpan silang yang gagal diantisipasi pertahanan United. Martin Odegaard melepaskan tembakan yang berubah arah setelah mengenai Martinez.

Gol ini memberi kepercayaan diri bagi Arsenal dalam pertandingan melawan sang rival. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu mereka pertahankan hingga akhir laga.

2 dari 6 halaman

2. Mbeumo Kembali Menjadi Penentu

2. Mbeumo Kembali Menjadi Penentu

Pemain Manchester United, Bryan Mbeumo, merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan Premier League, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Manchester United menyamakan kedudukan lewat kecerdikan Bryan Mbeumo. Ia memanfaatkan kesalahan fatal Martin Zubimendi di lini belakang Arsenal.

Mbeumo dengan tenang melewati David Raya sebelum menceploskan bola. Gol ini menjadi gol kedelapannya di liga musim ini.

Catatan tersebut juga menandai gol ke-50 Mbeumo di Premier League. Kontribusinya kembali membuktikan peran vital di lini serang United.

3 dari 6 halaman

3. Dorgu Menjawab Kritik dengan Gol Spektakuler

3. Dorgu Menjawab Kritik dengan Gol Spektakuler

Pemain Manchester United, Patrick Dorgu (kiri), merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League kontra Arsenal, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Patrick Dorgu kembali mencuri perhatian lewat gol indahnya. Bek kiri itu melepaskan tembakan keras yang menghantam mistar sebelum masuk ke gawang David Raya.

Kerja sama singkat dengan Bruno Fernandes membuka ruang tembak baginya. VAR sempat meninjau gol tersebut sebelum akhirnya disahkan.

Performa ini memperlihatkan perkembangan signifikan Dorgu di Old Trafford. Sayangnya, ia harus ditarik keluar akibat cedera di menit akhir.

4 dari 6 halaman

4. Gol Telat Menentukan Nasib Laga

4. Gol Telat Menentukan Nasib Laga

Pemain Manchester United, Matheus Cunha, merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan Premier League kontra Arsenal, Minggu (25/1/2026). (c) Mike Egerton/PA via AP

Arsenal sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Mikel Merino. Pemain pengganti itu menyambar bola hasil situasi bola mati.

Emirates Stadium bergemuruh karena mengira satu poin sudah di tangan. Namun, Manchester United belum menyerah pada hasil imbang.

Matheus Cunha kemudian melepaskan tembakan jarak jauh yang luar biasa. Gol ini membungkam stadion dan mengunci kemenangan dramatis.

5 dari 6 halaman

5. Carrick Terus Menjawab Keraguan

5. Carrick Terus Menjawab Keraguan

Manajer Manchester United, Michael Carrick, memberi isyarat dari tepi lapangan saat laga Premier League kontra Arsenal, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Michael Carrick kembali menunjukkan sentuhan magisnya sebagai pelatih interim. Manchester United kini belum terkalahkan dalam lima laga di bawah arahannya.

Ia sukses menaklukkan deretan pelatih top dalam waktu singkat. Hasil ini memperkuat argumen bahwa Carrick layak dipertimbangkan lebih lama.

Kepercayaan diri, disiplin, dan keberanian menjadi ciri tim asuhannya. Manchester United kembali menemukan identitas kompetitif di momen penting.

6 dari 6 halaman

Klasemen Premier League

LATEST UPDATE