5 Pelajaran dari Duel Arsenal vs Manchester City: The Citizen Bakal Makin Sulit Dihentikan
Dimas Ardi Prasetya | 22 Februari 2021 10:05
Bola.net - Manchester City berhasil meraih kemenangan saat bertamu ke markas Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (21/02/2021) malam WIB.
Jelang duel tersebut, Manchester City mencatatkan 17 pertandingan tanpa kekalahan. Arsenal sendiri tentu berharap bisa menodai rekor itu.
Namun sejak awal, rencana mereka sudah berantakan. Dua menit babak pertama berjalan, Man City sudah mencetak gol melalui Raheem Sterling.
Ia menjebol gawang Arsenal dengan sundulan di tengah kotak penalti. Ia berdiri tepat di antara barisan bek The Gunners yang lebih tinggi darinya untuk menyambut umpan silang Riyad Mahrez dari sisi kanan.
City pun bisa bermain dengan cukup nyaman. Namun laga ini bukan laga terbaik mereka sehingga tak ada banyak peluang yang diciptakan tim asuhan Josep Guardiola tersebut.
Di sisi lain, Arsenal juga kesulitan mengancam gawang Man City. Pierre-Emerick Aubameyang dkk dihadapkan pada tembok tebal yang dibangun Ruben Dias dkk.
Pada akhirnya, Man City berhasil menang tipis satu gol saja atas Arsenal. Dari pertandingan big match ini, pelajaran apa saja yang bisa dipetik?
Simak ulasannya berikut ini Bolaneters.
No Aguero No Problem
Di pertandingan ini, Manchester City masih belum bisa diperkuat oleh bomber andalannya, Sergio Aguero. Posisinya diiisi oleh Bernardo Silva.
Pemain asal Portugal itu jelas bukan tipe pemain yang sama seperti Aguero karena ia adalah seorang gelandang serang. Namun hal itu tak jadi masalah bagi Man City.
Pasalnya, Josep Guardiola bisa membuat pemainnya bermain fleksibel. Contohnya saja Ilkay Gundogan. Ia menjadi produktif belakangan ini meski bermain di posisi gelandang. Pemain Jerman itu bisa sering muncul di lini serang.
Contoh terbaru tentu saja Raheem Sterling dan golnya saat melawan Arsenal. Ia tiba-tiba berada di tengah kotak penalti dan menyundul bola umpan Mahrez.
Silva sendiri silih berganti mengisi pos tersebut dengan Sterling dan Gundogan. Mereka memang jago mengendus adanya ruang kosong di pertahanan lawan. Taktik ini tentu membuat siapa pun lawan pusing karena mereka jelas akan kesulitan mengidentifikasi siapa pemain yang harus mereka kawal.
Odegaard Harus Kerja Lebih Keras
Di laga ini Arsenal kembali mempercayai Martin Odegaard untuk kembali turun sebagai starter. Ia bermain di posisi nomor 10 dengan diapit Nicolas Pepe di kanan dan Bukayo Saka di kiri.
Namun performanya mengalami penurunan dibandingkan saat lawan Leeds United dan Benfica. Ia tak bisa membantu Arsenal membongkar pertahanan Manchester City dengan kreativitasnya.
Memang pemain 22 tahun itu sempat menunjukkan kebolehannya, namun secara sekilas saja. Tak ada aksinya yang menandakan ia akan memberikan ancaman pada pertahanan City.
Di sepanjang laga, menurut WhoScored, ia cuma mencatatkan satu umpan crossing akurat dan satu umpan terobosan yang gagal. Odegaard juga cuma mencatatkan satu dribel sukses.
Pada akhirnya Odegaard ditarik keluar pada menit ke-73. Ia digantikan Alexandre Lacazette demi menambah daya dobrak Arsenal.
Odegaard jelas terlihat memiliki potensi. Namun ia harus bekerja keras jika ingin mendapat lebih banyak kesempatan bermain selama di Arsenal.
Perubahan Posisi Saka
Bukayo Saka merupakan permata Arsenal saat ini. Penampilannya terlihat sangat menjanjikan meski ia baru berusia 19 tahun.
Posisi aslinya ada di sektor kiri. Entah itu gelandang kiri atau winger. Namun belakangan ini ia dimainkan sebagai winger kanan.
Perubahan posisi ini berbuah positif. Dengan semangat, mobilitas, dan visinya, serangan Arsenal menjadi lebih hidup. Masalah kreativitas pun bisa teratasi karena ia bisa menciptakan sejumlah peluang dari sisi sayap kanan.
Namun di laga ini Arsenal kembali memainkannya sebagai sayap kiri. Performa Saka memang masih cukup oke. Akan tetapi sebagai imbasnya, serangan The Gunners kurang menggigit dari sayap kanan. Apalagi penggantinya yakni Nicolas Pepe tak bermain sesuai harapan.
Sementara itu selain Saka, pemain lain yang tampil oke bagi Arsenal adalah Kieran Tierney. Bek kiri itu akan melakukan overlap dan memberikan umpan ke lini serang.
Namun dengan bertumpuknya Saka dan Tierney, hal ini justru bisa memudahkan lawan dalam bertahan. Jika mereka mampu melumpuhkan sektor sayap kiri itu, maka The Gunners hampir bisa dipastikan tak berkutik.
De Bruyne Bikin City Makin Sulit Dihentikan
Di pertandingan ini, Manchester City kembali memainkan Kevin De Bruyne. Ia dijadikan starter.
Pemain Belgia itu sebelumnya memang sempat absen di sejumlah laga. Sebab ia mengalami cedera hamstring.
De Bruyne jelas belum dalam performa terbaiknya saat melawan Arsenal. Namun seiring berjalannya laga, penampilannya makin membaik. Ia menunjukkan kelasnya dalam urusan mengumpan.
Pada akhirnya ia cuma dimainkan sekitar satu jam saja. Ke depannya, De Bruyne jelas bakal makin fit dan akan kembali ke performa terbaiknya.
Jika itu yang terjadi, City akan makin menakutkan dan tak terhentikan. Saat ini saja The Citizens sudah tampil ganas. Bayangkan jika nanti De Bruyne kembali ke lini tengah secara reguler.
Auto Juara.
Arsenal Fokus ke Liga Europa Saja
Arsenal sudah lama ingin kembali ke Liga Champions. Namun mereka sejauh ini kesulitan untuk mewujudkan mimpi tersebut.
Paling banter mereka cuma bisa bermain di Liga Europa. Dan sekarang ini, mereka memang sebaiknya fokus saja untuk meraih gelar juara di kompetisi tersebut.
Sebab jika jadi juara, mereka bisa meraih tiket ke Liga Champions. Untuk saat ini, peluang Arsenal lolos ke Liga Champions dari Premier League terlihat suram.
Arsenal sekarang ada di posisi 10. Mereka mengemas 34 poin dari 25 pertandingan. Mereka terpaut 11 poin dari West Ham yang ada di posisi tersebut.
Peluang The Gunners memang masih terbuka. Namun saingan mereka sekarang ini banyak. Mulai dari Aston Villa, Liverpool, Chelsea, hingga Tottenham. Bahkan Spurs dan Villa saat ini baru bermain 24 dan 23 kali namun poin mereka lebih banyak (36 angka).
Sekarang ini Arsenal sudah melangkah ke babak 32 besar dan berduel melawan Benfica. Di leg pertama mereka bermain imbang 1-1. Kini setelah bermain melawan Manchester City, The Gunners akan berduel lawan wakil Portugal itu lagi. Mikel Arteta sebaiknya fokus saja di ini karena jika segalanya berjalan lancar, dalam enam laga (atau kurang, jika ada perubahan aturan lagi) mereka bisa juara.
(Independent/Transfermarkt/WhoScored/Mirror)
Jangan Lewatkan:
Hasil Pertandingan Arsenal vs Manchester City: Skor 0-1
Man of the Match Arsenal vs Manchester City: Ruben Dias
Suara Netizen Usai Manchester City Bekuk Arsenal: Apa yang Tidak Berakhir? Penderitaan Fans Arsenal
Nelangsa Arteta, Siapkan Taktik Bagi Arsenal Untuk Redam City Tapi Berakhir Sia-sia
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Premier League: Man City Masih Digdaya, MU Setia di Posisi Kedua
Wah, Aubameyang Diklaim Sudah Kehilangan Superpower
Kalahkan Arsenal, Guardiola: Terkadang Menang 1-0 Itu Sangat Memuaskan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

