5 Pelajaran dari Hasil Imbang Fulham vs MU: Keras Kepala Ruben Amorim Bawa Setan Merah Kembali ke Setelan Pabrik!
Serafin Unus Pasi | 25 Agustus 2025 10:37
Bola.net - Manchester United gagal meraih kemenangan perdana mereka di Premier League musim 2025/2026. Setan Merah kembali tertahan di pekan kedua EPL baru-baru ini.
Di akhir pekan kemarin, MU bertandang ke London. Mereka menantang tim kuda hitam Inggris, Fulham.
Usai kalah dari Arsenal di pekan pertama, MU bertekad untuk menang di laga ini. Namun sayang Setan Merah hanya pulang membawa satu poin setelah ditahan imbang The Cottagers dengan skor 1-1.
Dari pertandingan tersebut, ada lima pelajaran yang bisa dipetik skuad Setan Merah. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Penyakit Lama Terulang Lagi

Pelajaran pertama dari laga ini adalah penyakit lama Manchester United kembali terulang di musim 2025/2026. Penyakit itu adalah MU selalu kesulitan melawan tim papan tengah dan papan bawah.
Ketika melawan Arsenal di pekan pertama, MU tampil digdaya. Mereka mendominasi permainan dan mencetak banyak peluang bagus meski pada akhirnya mereka kalah di laga itu.
Sementara ketika melawan Fulham, MU kesulitan untuk mengembangkan permaiann mereka dan mereka buntu menghadapi tim-tim yang mengandalkan permainan fisik. Situasi ini sudah terjadi sejak musim lalu dan Amorim perlu segera membenahi hal tersebut.
Kebiasaan Blunder Sendiri

Satu penyakit MU lainnya yang terulang di laga ini adalah MU kerap membuat blunder yang tidak perlu sehingga merugikan mereka sendiri.
Di laga ini, MU sebenarnya unggul 1-0 terlebih dahulu. Namun keunggulan MU atas Fulham buyar karena blunder tidak perlu Diogo Dalot.
Sang bek membuat pergerakan yang tidak perlu sehingga bola berhasil direbut pemain Fulham dan akhirnya berbuah menjadi gol Emile Smith Rowe. Andai Dalot tidak sembrono pada saat itu, MU mungkin telah meraih kemenangan perdana mereka di EPL musim ini.
Lebih Hidup dengan False Nine

Di laga ini ada anomali yang terlihat dari skuad MU. Setan Merah terlihat lebih hidup dengan skema false nine ketimbang menggunakan striker murni.
MU mengawali laga dengan skema false nine dengan Mason Mount yang bertugas di ujung tombak. Kombinasinya dengan Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo terlihat membuat laga menjadi lebih hidup.
Namun ketika Benjamin Sesko masuk di awal babak kedua, intensitas serangan MU menurun. Sesko bahkan seakan tidak nampak karena ia minim mendapatkan pasokan bola dari rekan-rekannya. Jadi untuk apa MU membeli striker mahal jika tidak dimaksimalkan?
Penalti yang Mengubah Jalannya Laga

Meski berstatus sebagai tim tamu, Manchester United sebenarnya tampil cukup oke di awal babak pertama. Namun ada satu momen yang mengubah permainan Setan Merah.
Momen itu terjadi mendekati akhir babak pertama, di mana MU mendapatkan hadiah penalti setelah Bassey menjatuhkan Mason Mount di kotak penalti. Bruno Fernandes yang mengambil eksekusi itu, entah kenapa tidak terlihat seperti biasanya sehingga tendangannya melambung tinggi di atas gawang Fulham.
Kegagalan penalti Bruno itu sedikit banyak mempengaruhi moral para pemain MU. Intensitas permainan mereka menurun dan Fulham ganti menekan hingga akhir pertandingan.
Pergantian Tidak Jelas Amorim

Satu hal yang perlu disoroti dari laga Fulham vs MU adalah pergantian Ruben Amorim yang tidak tepat guna.
Kesalahan Amorim dimulai ketika ia menggantikan Casemiro dengan Manuel Ugarte. Gelandang asal Uruguay itu seakan tidak berguna karena ia kesulitan merebut bola dari kaki pemain Fulham dan ia tidak mampu mengontrol tempo permainan.
Yang anehnya lagi, ketika MU usai kebobolan, Amorim bukannya memasukkan pemain bertipe penyerang seperti Joshua Zirkzee atau Kobbie Mainoo, ia malah memasukkan Harry Maguire dan Ayden Heaven.
Klasemen Premier League
Baca Juga:
Pengakuan Jujur Dimitar Berbatov: Sakit Hati, Hilang Respek, Sampai Tak Sudi Ucapkan Selamat Tinggal pada Sir Alex Ferguson di MU
Bruno Fernandes Sedang Tidak Bahagia
Catatan Menarik Fulham vs Manchester United: Tuan Rumah Pecah Kutukan Lawan MU
Start Buruk, Manchester United Belum Bisa Menang di Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




