5 Pelajaran dari Kekalahan MU: Rotasi Awal Masalah, Blunder Fred Bikin Sempurna!
Richard Andreas | 22 Maret 2021 08:00
Bola.net - Manchester United dipaksa gigit jari usai tersingkir dari perempat final FA Cup 2020/21, keok 1-3 dari Leicester City dalam duel di King Power Stadium, Senin (22/3/2021) dini hari WIB.
Hasil ini jadi pukulan untuk pasukan Ole Gunnar Solskjaer. FA Cup seharusnya jadi salah satu kesempatan terbaik meraih trofi musim ini, tapi terbuang begitu saja.
Solskjaer pun harus bertanggung jawab penuh untuk kekalahan kali ini. Dia membuat keputusan rotasi yang terlalu berani, alhasil permainan MU tidak sebagus biasanya.
Skor sempat imbang 1-1 di babak pertama, tapi MU lambat merespons di babak kedua. Solskjaer membuat empat pergantian pemain sekaligus di menit ke-64, hanya sudah terlambat untuk mewujudkan come back.
Hasil ini pun menyisakan setidaknya lima pelajaran penting bagi MU dan Leicester. Apa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!
Rotasi Solskjaer awal masalah
Solskjaer memutuskan merotasi skuad MU untuk laga ini. Pemain-pemain terbaik dicadangkan, skuad pelapis diturunkan.
Awalnya tidak ada masalah dengan keputusan ini, tapi gol pertama Kelechi Iheanacho mengubah arah pertandingan. Leicester berada di atas angin.
Terlihat jelas perbedaan kualitas pemain inti dengan pemain cadangan MU.
Solskjaer membuat empat pergantian pemain sekaligus di pertengahan babak kedua (Bruno, McTominay, Shaw, Cavani), tapi waktu terlalu tipis untuk membalikkan situasi.
Blunder Fred fatal
Entah mengapa, Fred termasuk salah satu pemain MU yang paling sering membuat kesalahan sendiri. Ini bukan pertama kalinya blunder Fred merugikan tim.
Nahasnya kali ini dampaknya fatal. Dia membuat blunder untuk gol pertama Iheanacho yang membawa Leicester unggul dan mendapatkan momentum.
Anehnya, Solskjaer membiarkan Fred terus bermain sampai menit ke-84. Padahal dia bisa saja menarik Fred di menit ke-60 ketika membuat empat pergantian pemain sekaligus.
Rekor away sirna
Sebelumnya MU mencatatkan rekor tandang sempurna saat melawan tim-tim Inggris, sayangnya rekor ini harus terhenti.
Tercatat, ini pertama kalinya MU menelan kekalahan tandang dari 30 pertanidngan terakhir melawan tim Inggris.
Mereka terakhir kalah pada Januari 2020 lalu, saat menyambangi Anfield markas Liverpool.
Iheanacho tajam
Leicester bukan hanya soal Jamie Vardy. Benar bahwa Vardy merupakan pemain paling tajam mereka, tapi tidak ada Vardy pun tidak masalah.
Di laga ini Vardy dijaga ketat, tidak bisa berbuat banyak. Meski begitu, penjagaan ini justru membuka ruang untuk Iheanacho yang sering mendapatkan ruang kosong.
Opta mencatat Iheanacho memang sedang bagus-bagusnya dengan 8 kontribusi gol (7 gol dan 1 assist) dalam empat pertandingan terakhir.
Pupusnya harapan raih trofi
FA Cup seharusnya jadi salah satu kesempatan terbaik MU meraih trofi musim ini. Mereka sudah tersingkir dari Carabao Cup.
Benar MU masih punya Liga Europa, tapi jadi juara di kompetisi kasta kedua Eropa itu justru jauh lebih sulit, bahkan MU masih harus berjuang di perempat final.
FA Cup seharusnya jadi kesempatan terbaik Setan Merah, khususnya untuk Solskjaer yang belum juga mempersembahkan trofi setelah sekian tahun melatih MU.
Sumber: Opta, Bola
Baca ini juga ya!
- MU Tersingkir dari FA Cup, Suara Fans: Kenapa Rotasi? Karier Fred Berakhir Ya!
- Man of the Match Leicester City vs Manchester United: Kelechi Iheanacho
- Hasil Pertandingan Leicester City vs Manchester United: Skor 3-1
- Hasil Drawing Semifinal FA Cup, Chelsea Bertemu Manchester City
- Ternyata, Manchester United Belum Sodorkan Kontrak Baru untuk Paul Pogba
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

