5 Pelajaran dari Kemenangan Chelsea atas Watford: Modal Jadi Juara Sudah Ada, Tinggal Dipoles Lagi
Serafin Unus Pasi | 23 Mei 2022 06:40
Bola.net - Chelsea menyudahi musim kompetisi 2021/22 dengan catatan yang apik. Mereka berhasil mengalahkan Watford di partai pamungkas ini.
Di partai ini, Chelsea bermain di Stamford Bridge. Anak asuh Thomas Tuchel itu sebenarnya tidak punya beban di laga ini, karena mereka sudah mengamankan tiket ke UCL, selain itu mereka sudah tidak bisa jadi juara EPL di pekan ke-38 ini.
Di partai pamungkas ini, Chelsea memberikan hadiah perpisahan kepada para fans mereka. Mereka berhasil mengalahkan The Hornets dengan skor 2-1.
Ada beberapa hal yang bisa dijadikan pelajaran dari kemenangan ini. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Konsentrasi Buyar

Satu PR yang mungkin harus dibenahi Thomas Tuchel di musim depan adalah masalah konsentrasi timnya.
Di laga ini, Chelsea sudah tampil menekan sejak awal laga. Mereka juga berhasil mencetak gol cepat ke gawang Watford berkat gol Kai Havertz.
Mendominasi sejak awal laga, konsentrasi Chelsea buyar di akhir laga sehingga Watford bisa menyamakan kedudukan. Situasi ini sudah beberapa kali terjadi di skuat Chelsea musim ini jadi Tuchel harus memperbaiki aspek itu.
Mental Bagus

Satu hal positif yang bisa dipetik Chelsea dari laga ini adalah mereka menunjukkan mentalitas yang bagus.
Ini terlihat pada proses terciptanya gol kemenangan Chelsea. Gol itu hanya berjarak kurang dari tiga menit usai Watford mencetak gol.
Mentalitas seperti ini sangat dibutuhkan dalam perburuan gelar juara musim depan. Jadi PR Tuchel saat ini adalah mengasah mentalitas itu agar musim depan mereka menjadi juara.
Ross Barkley Layak Dapat Kesempatan

Salah satu pemain yang tampil mengesankan di laga ini adalah Ross Barkley. Ia masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua.
Sang gelandang memberikan dampak yang bagus bagi Chelsea. Ia menjadi pencetak gol kemenangan The Blues di laga ini.
Performa Barkley ini tergolong bagus, meski musim ini ia tidak mendapatkan banyak jatah bermain. Jika Tuchel mau memberikannya kesempatan, sang gelandang berpotensi jadi kartu As yang baru bagi The Blues.
Jadikan Kai Havertz Pusat Chelsea

Satu hal yang bisa dipelajari Chelsea dari laga ini adalah mereka harus membangun skuat mereka di musim depan dengan Havertz sebagai pusatnya.
Playmaker asal Jerman itu tampil dengan ciamik sepanjang musim ini. Ia juga sukses menjadi pencetak gol terbanyak Chelsea di musim ini.
Daripada Chelsea menghamburkan uang untuk membeli striker baru, lebih baik musim depan mereka membangun sistem yang bisa mengoptimalkan Havertz sebagai ujung tombak mereka.
Masalah Kepemilikan Harus Segera Selesai
Selama satu setengah tahun menangani Chelsea, Thomas Tuchel sudah membuktikan ia bisa menjadi manajer yang tepat untuk membawa Chelsea menuju kesuksesan.
Namun untuk sukses, Tuchel harus mendapatkan dukungan penuh dari manajemen Chelsea. Dukungan terbesar yang ia butuhkan saat ini adalah transfer pemain.
Ada beberapa pemain Chelsea yang bakal cabut di musim panas ini dan Tuchel membutuhkan penggantinya segera. Masalahnya ia tidak bisa belanja jika urusan kepemilikan Chelsea tidak kunjung kelar.
Jadi para direksi Chelsea harus segera menyelesaikan ambil alih kepemilikan Chelsea ke Todd Boehly agar Tuchel bisa segera bergerak mempersiapkan musim depan.
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

