4 Perlakuan Salah Jose Mourinho yang Buat Paul Pogba Melempem di MU
Aga Deta | 2 Mei 2023 16:38
Bola.net - Paul Pogba pernah dianggap sebagai salah satu gelandang paling berbakat di dunia. Mantan bintang Manchester United tersebut telah mengoleksi banyak gelar dalam sepanjang kariernya.
Paul Pogba mengoleksi empat gelar Serie A bersama Juventus dan satu trofi Piala Dunia bersama Prancis pada 2018. Namun, kariernya di Manchester United agak bergejolak serta tidak konsisten.
Banyak yang beranggapan penyebab inkonsisten Pogba di Old Trafford tidak lepas dari kesalahan Jose Mourinho. Mantan Manajer MU itu dinilai salah mengasuh dan mendidik Pogba.
Ternyata dampak kegagalan Pogba di Setan Merah berkepanjangan hingga kembali ke Juventus. Meskipun, permainannya menurun juga karena cedera berkepanjangan.
Lalu kenapa Jose Mourinho dianggap sebagai biang keladi menurunnya performa Paul Pogba yang sempat bersinar? Simak lebih lanjut empat alasannya.
Suka Mengkritik dan Menepikan Pogba

Pendekatan Mourinho terhadap Pogba dianggap seringkali membingungkan dan tidak konsisten. Pelatih asal Portugal itu sering mengkritik sang gelandang di depan umum, menuding kinerja Pogba di bawah harapan dan tidak disiplin bertahan.
Pada saat yang sama, Mourinho sering menepikan Pogba dari tim utama untuk waktu yang lama. Alasannya karena sang manajer lebih suka memainkan pemain yang lebih defensif untuk menggantikan Pogba.
Suka Mengkritik di Depan Umum

Perlakuan Mourinho itu merusak kepercayaan diri dan performa Pogba. Pemain tidak pernah diberi peran konsisten dalam tim, yang membuatnya sulit mengembangkan ritme atau bentuk apa pun.
Apalagi Mourinho tidak segan-segan melontarkan kritikan pedas terhadap para pemainnya termasuk Pogba di hadapan publik. Hal tersebut yang membuat kepercayaan diri Pogba terus menurun.
Mainkan di Posisi Baru

Salah satu keputusan lagi yang paling membingungkan dari Mourinho terkait Pogba adalah memainkannya di luar posisi. Pemain Prancis itu tiba di Manchester United sebagai gelandang box-to-box, tetapi di bawah Mourinho malah sering ditempatkan dalam peran yang lebih defensif.
Posisi ini tidak sesuai dengan gaya permainan Pogba. Alhasil, Pogba harus berjuang menyuguhkan kualitas yang sama pada peran barunya seperti saat bermain lebih menyerang.
Mengekang Pogba

Masalah lain dengan penanganan Mourinho adalah keengganannya memberinya kebebasan terhadap Pogba untuk mengekspresikan diri di lapangan. Pogba berada dalam kondisi terbaiknya saat diberi kebebasan.
Gelandang Prancis itu kerap menggunakan kreativitas dan visinya untuk menciptakan peluang bagi rekan satu timnya. Namun, di bawah Mourinho, dia sering diminta untuk memainkan peran yang lebih kaku dan disiplin, yang tidak sesuai dengan gaya permainannya yang natural.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari: Bola.com/Penulis Suharno/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 28/4/2023
Klasemen Premier League
Baca Juga:
- 20 Bintang Premier League yang Gajinya Lebih Tinggi dari Marcus Rashford, Salah Satunya Marcel Sabit
- Masih Ingat? Ini Starting XI Real Madrid di Final Liga Champions 2014
- 10 Pemain yang Mendapat Hukuman Paling Lama di Sepak Bola Inggris
- Starting XI Pesepak Bola Berbandrol Termahal di Dunia: Dari Courtois Hingga Mbappe
- Menguak Beban Gaji 7 Klub Raksasa Premier League, MU Posisi Berapa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










