7 Dosa Besar Ruben Amorim di Manchester United: Taktik Batu hingga Perang Terbuka dengan Legenda
Afdholud Dzikry | 6 Januari 2026 07:35
Bola.net - Era Ruben Amorim di Old Trafford resmi berakhir tragis hanya dalam waktu 14 bulan. Pelatih yang awalnya digadang-gadang sebagai penyelamat, justru pergi dengan meninggalkan puing-puing kehancuran.
Datang dengan reputasi mentereng usai juara bersama Sporting Lisbon, Amorim gagal total menjawab ekspektasi Sir Jim Ratcliffe. Alih-alih trofi, ia justru mempersembahkan rekor terburuk dalam sejarah klub.
Kejatuhannya bukan tanpa sebab. Ada serangkaian blunder fatal, konflik internal, dan kekerasan kepala yang menjadi bom waktu.
Berikut adalah 7 'dosa' besar yang menjadi biang kerok pemecatan pelatih asal Portugal tersebut:
1. Pengakuan "Tim Terburuk dalam Sejarah"

Alih-alih membakar semangat pemain, Amorim justru menjatuhkan mental skuadnya sendiri. Ia secara terbuka menyebut MU sebagai tim terburuk dalam sejarah klub usai kalah 1-3 dari Brighton.
Kekalahan itu mempertegas rekor kandang terburuk Setan Merah dalam 131 tahun terakhir. Namun, Amorim menolak disalahkan dan bersikeras dengan idenya.
"Kami adalah tim terburuk mungkin dalam sejarah Manchester United," akunya blak-blakan pada Januari 2025.
"Saya tidak akan berubah, apa pun yang terjadi," tambahnya dengan nada menantang.
2. Tragedi Bilbao: Gagal Juara Liga Europa

Peluang emas untuk menyelamatkan musim lewat trofi Liga Europa justru berakhir memalukan. Melawan Tottenham yang sedang krisis di final, MU tampil tanpa arah.
Skuad Amorim takluk dari tim asuhan Ange Postecoglou yang juga pincang. Kekalahan ini membuat MU finis di peringkat 15 liga tanpa satu pun gelar.
Permainan crossing tanpa henti dengan Harry Maguire sebagai striker dadakan menjadi simbol keputusasaan malam itu. Ini jelas bukan "United Way" yang didambakan fans.
3. Papan Taktik di Grimsby Town

Momen paling ikonik sekaligus memalukan terjadi di putaran awal EFL Cup. Melawan Grimsby Town, tim divisi empat, MU yang diperkuat pemain senilai £220 juta justru tertinggal 0-2.
Kamera menangkap Amorim yang panik mengotak-atik papan taktik di pinggir lapangan sambil diguyur hujan deras. Pemandangan yang menyedihkan bagi pelatih tim sekelas Manchester United.
Meski sempat menyamakan kedudukan, MU akhirnya tersingkir lewat adu penalti 11-12. Amorim bahkan mengakui tim lawan bermain lebih baik.
4. Perang dengan "Bomb Squad"
Ketegasan Amorim berubah menjadi tirani di ruang ganti. Ia menciptakan musuh dari dalam dengan membekukan pemain bintang seperti Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Alejandro Garnacho.
Rashford dan Sancho dibuang dengan status pinjaman. Garnacho dijual ke Chelsea usai mengeluh di media sosial.
"Saya akan menempatkan sebelum pemain yang tidak memberikan segalanya," sindir Amorim soal Rashford.
5. Hantu Legenda Old Trafford
Amorim gagal menangani tekanan dari para pundit yang juga legenda klub. Ia terlalu sensitif terhadap kritik Gary Neville dan Paul Scholes.
Scholes bahkan secara terbuka menyarankan Kobbie Mainoo untuk pergi karena jarang dimainkan. Anak Scholes bahkan memaki Amorim di media sosial.
Alih-alih fokus ke tim, Amorim justru sibuk meladeni perang kata-kata dengan para mantan pemain tersebut.
6. Keras Kepala Soal Formasi 3-4-2-1
Formasi tiga bek andalannya menjadi sumber masalah utama. Sistem 3-4-2-1 terlihat kaku dan membuat banyak pemain bintang MU tidak nyaman.
Ia sempat "tobat" menggunakan 4-2-3-1 saat menang lawan Newcastle di Boxing Day. Namun, ia kembali ke setelan pabrik di dua laga terakhirnya yang berakhir imbang.
"Bahkan Paus pun tidak bisa membuat saya mengubah gaya main," ujarnya suatu ketika.
7. Ledakan "Saya Manajer, Bukan Pelatih"
Puncak dari segalanya adalah konferensi pers pasca laga kontra Leeds. Amorim meledak dan menyemprot manajemen klub serta direktur olahraga.
Ia merasa tidak didukung di bursa transfer dan menuntut otoritas penuh sebagai manajer. Ia bahkan memberi ultimatum akan pergi 18 bulan lagi.
"Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan pelatih. Jika orang tidak bisa menangani Gary Neville, kita perlu mengubah klub," teriaknya.
Sayangnya, ultimatum itu tak bertahan lama. Hanya 18 jam setelah ledakan emosi tersebut, surat pemecatan pun mendarat di mejanya.
Sumber: Daily Mail
BACA INI JUGA BOLANETERS!
Ranking Manajer Manchester United Pasca-Ferguson: Amorim Terburuk, Mourinho Tak Tergoyahkan
5 Pertandingan yang Tentukan Akhir Era Ruben Amorim di Manchester United
Tudingan Miring! Ruben Amorim Sengaja Cari Pemecatan demi Kompensasi Besar dari Man United?
Siapa Pengganti Ruben Amorim di MU? Manchester United Bidik 2 Pelatih Italia, Salah Satunya Enzo Maresca!
Situasi Langka di Manchester United: Darren Fletcher Jadi Karteker dan Bakal Melatih 2 Putra Kembarnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Unai Emery Tutup Pintu untuk Gabung Manchester United
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:52
-
Michael Carrick Pimpin Sesi Latihan MU Hari Ini, Gak Jadi Dipecat?
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:42
-
Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Manchester United Masih Beri Kesempatan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 13:42
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 12:28
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






