Alasan Sebenarnya Arsenal Jual Thierry Henry ke Barcelona
Aga Deta | 21 Maret 2025 11:08
Bola.net - Bagi penggemar Arsenal, kepergian Thierry Henry adalah momen yang sulit dilupakan. Ia meninggalkan klub setelah delapan tahun penuh kejayaan.
Henry adalah pencetak gol terbanyak Arsenal dan kapten tim saat itu. Ia mengikuti jejak Patrick Vieira dan Robert Pires dengan pindah ke luar negeri.
Pada usia 29 tahun, kesempatan bergabung dengan Barcelona terlalu menggiurkan. Apalagi klub Catalan itu sedang ditangani Pep Guardiola yang mulai bersinar.
Sementara itu, Arsenal menerima tawaran 24 juta euro (sekitar Rp420 miliar). Dana tersebut sangat berguna untuk membantu membayar utang pembangunan Emirates Stadium.
Faktor Kecepatan Jadi Pertimbangan

Keputusan Arsenal melepas Henry awalnya dianggap sebagai penghormatan bagi sang legenda. Namun, mantan direktur klub Keith Edelman mengungkap alasan lain di balik transfer itu.
"Alasan Thierry hengkang adalah karena ia mulai kehilangan kecepatannya," kata Edelman kepada The Sun.
Menurutnya, gaya bermain Henry sangat mengandalkan kecepatan. Jika ia melambat, maka dampaknya akan besar bagi tim.
"Permainannya sangat bergantung pada kecepatan," lanjutnya. "Dan jika Anda kehilangan kecepatan, maka Anda sudah tamat. Jadi, kami mendapatkan uang darinya meskipun dia sedang dalam tren penurunan."
Sempat Kembali ke Arsenal

Henry memang sempat kesulitan beradaptasi di Spanyol, tetapi akhirnya sukses. Ia menjadi bagian dari trisula maut bersama Lionel Messi dan Samuel Eto’o yang membawa Barcelona meraih treble.
Tiga tahun kemudian, ia sempat kembali ke Arsenal dengan status pinjaman. Namun, klub sudah sangat berbeda dibanding era kejayaannya.
Edelman menegaskan bahwa membangun tim adalah proses yang berulang. "Mengganti pemain kelas dunia tidak mudah. Arsenal sangat beruntung memiliki Henry, Vieira, Pires, Sol Campbell, dan Gilberto Silva," ujarnya.
Sumber: Metro
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Real Sociedad vs Barcelona 19 Januari 2026
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Lecce 19 Januari 2026
Liga Italia 18 Januari 2026, 02:45
-
Hasil Nottm Forest vs Arsenal: Tanpa Gol, tapi The Gunners Aman di Puncak
Liga Inggris 18 Januari 2026, 02:33
-
Man of the Match Udinese vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 18 Januari 2026, 01:42
LATEST UPDATE
-
Momen Kamera Tangkap Gerutu Declan Rice Usai Gagal Kalahkan Nottingham Forest
Liga Inggris 18 Januari 2026, 07:12
-
Dominasi 78 Persen Tapi Kalah, Juventus Ukir Sejarah Paling Memalukan di Serie A
Liga Italia 18 Januari 2026, 06:40
-
Kontroversi Handball Ola Aina yang Tak Berbuah Penalti: Arsenal Dizalimi Wasit?
Liga Inggris 18 Januari 2026, 06:14
-
Man of the Match Cagliari vs Juventus: Elia Caprile
Liga Italia 18 Januari 2026, 05:03
-
Hasil Cagliari vs Juventus: Dominan Tanpa Gol, Juve Tumbang 0-1
Liga Italia 18 Januari 2026, 04:52
-
Hasil Al Nassr vs Al Shabab: Menang 3-2 Tanpa Gol Cristiano Ronaldo
Asia 18 Januari 2026, 04:14
-
Prediksi Real Sociedad vs Barcelona 19 Januari 2026
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Lecce 19 Januari 2026
Liga Italia 18 Januari 2026, 02:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48






