Andai Dikasih Kesempatan Lagi, Moyes Ingin Lakukan Ini di Manchester United
Yaumil Azis | 12 April 2022 14:35
Bola.net - Karier David Moyes sebagai pelatih Manchester United berlangsung singkat. Ia hanya diberi waktu 10 bulan untuk memimpin pemain di Old Trafford sebelum klub mengedarkan surat pemecatan untuknya.
Beban Moyes memang berat. Ia ditunjuk sebagai pengganti Sir Alex Ferguson, dan atas rekomendasi dari Ferguson langsung. Karena itu, ekspektasi fans the Red Devils pun melambung tinggi.
Situasinya diperparah oleh prestasi Moyes di Everton. Meski tak pernah mempersembahkan gelar, tapi setidaknya Moyes mampu membuat the Toffees jadi salah satu tim kuda hitam di Premier League yang patut diperhitungkan.
Moyes menandatangani kontrak berdurasi enam tahun di Manchester United, tapi hanya melakoninya selama 10 bulan saja. Ia dipecat setelah the Red Devils dipaksa bertekuk lutut oleh mantan klubnya, Everton, dengan skor 0-2.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Andai Diberi Kesempatan Lagi
Selepas dari Manchester United, Moyes malang melintang bersama klub-klub lain seperti Real Sociedad, Sunderland dan kini di West Ham United. Ia mendapatkan penghormatan dari publik kembali setelah membuat West Ham jadi seperti Everton, yakni kuda hitam yang layak diperhitungkan.
Moyes mengenang kembali masa-masa dirinya masih melatih Manchester United. Andai waktu bisa diputar kembali, ia ingin membayar kesalahannya dengan mempekerjakan dua staf yang berpengaruh di masa Sir Alex, Rene Meulensteen dan Mike Phelan.
"Saya mencoba memasukkan Ryan Giggs, Phil Neville, orang-orang yang memiliki pengalaman," kata Moyes ketika berbicara dalam siniar High Performance.
"Jika saya mampu kembali dan memperbaiki, saya butuh Rene Meulensteen di sisi saya atau Mike Phelan. Saya mengakui dan mengatakan itu, jika ada kesempatan lagi, itulah yang akan saya lakukan," lanjutnya.
Menangis Ketika Dipecat MU
Moyes juga pernah mengenang masa-masanya di Manchester United ketika berbicara dengan talkSPORT pada tahun 2019 lalu. Ia menjelaskan bagaimana surat pemecatan dari klub membuatnya merasakan patah hati yang cukup menyakitkan.
"Saya pikir [terakhir kali saya menangis] adalah ketika saya kehilangan pekerjaan di Manchester United," curhat Moyes.
"Ketika saya mengambil alih, klub itu butuh perubahan dan pergantian pemain, dan itu butuh waktu. Saya merasa, pada tahun keempat setelah melatih di sana, perubahan di sana tidak terlalu banyak."
"Cukup mirip, mereka masih berbicara soal keharusan untuk berubah dan hal-hal yang perlu dilakukan. Sejak saat itu, saya merasa belum dimanfaatkan dengan baik," pungkasnya.
(High Performance Podcast, talkSPORT, via Express Sport)
Baca Juga:
- Hanya Bruno Fernandes Rekrutan MU yang Berkembang dalam 1 Dekade Terakhir, Sepakat?
- Akhir Bulan Ini, Manchester United Umumkan Erik Ten Hag Sebagai Pelatih Baru
- Ronaldo Diyakini Tak Cocok dengan Erik Ten Hag, Ini Alasannya
- Harry Maguire Buruk di Manchester United? Mungkin Nasibnya Sama Seperti Gerard Pique
- Bukan Erik Ten Hag, Manchester United Sebaiknya Rekrut 3 Pelatih Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





