Angka Ini Membuktikan Betapa Buruknya Lini Serang MU Saat Dikalahkan Newcastle
Richard Andreas | 7 Oktober 2019 10:20
Bola.net - Manchester United kembali menelan hasil buruk di Premier League 2019/20. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer ini menyerah 0-1 di kandang Newcaslte, Minggu (6/10/2019) malam WIB. Hasil negatif ini semakin mempersulit situasi MU.
Betapa tidak, kekalahan tersebut berarti MU hanya unggul dua poin dari zona degradasi. Mereka hanya bisa meraih 2 kemenangan dari 8 pertandingan sejauh ini, sisanya 3 hasil imbang dan 3 kekalahan. MU terpuruk di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 9 poin.
Seakan-akan situasinya kurang buruk, MU juga gagal meraih kemenangan dalam 11 laga tandang terakhir di semua kompetisi. Ini merupakan laju terburuk MU dalam tiga dekade terakhir.
Kekalahan dari Newcastle ini juga merupakan tamparan untuk Solskjaer, yang seharusnya membuat dia menyadari kekurangan MU. Apa itu? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Lini Serang Tumpul
Menurut Metro, kekalahan tersebut menggarisbawahi masalah MU. Lini serang mereka tampak kebingungan selama 90 menit. Sebagai striker utama, Marcus Rashford lagi-lagi gagal membuat Solskjaer terkesan.
Daniel James berjuang keras lewat umpan silang demi umpan silang. Namun, tidak ada umpan yang benar-benar disambut. Bek-bek Newcastle bisa menghalaunya dengan mudah.
Kekurangan ini memunculkan satu statistik negatif MU. Tercatat, bek tengah seperti Harry Maguire justru lebih banyak membuat sentuhan (4) di dalam kotak penalti lawan daripada pemain MU yang lain.
Solskjaer mengganti Juan Mata dengan Mason Greenwood dalam usaha menyuntikkan semangat pada lini serang MU, tapi tetap saja tidak ada dampak yang signifikan.
Salah Solskjaer Sendiri?
Ketika seorang bek lebih banyak aktif di dalam kotak penalti lawan, dapat disimpulkan bahwa para penyerang mereka tidak berguna. Solskjaer sedang menghadapi masalah itu di MU.
Saat ini, hanya ada Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood yang bisa diandalkan. Solskjaer sudah memutuskan menjual Romelu Lukaku dan meminjamkan Alexis Sanchez.
Keputusan itulah yang mungkin berbalik menyulitkan MU sekarang. Seburuk-buruknya Lukaku, dia tetap salah satu pencetak gol paling mematikan. Kini, MU justru tidak punya striker seperti itu.
Sumber: Metro
Baca ini juga ya!
- Ada Banyak Hal yang Harus Diperbaiki Manchester United, Apa Saja?
- Fans Mulai Mengakui Manchester United-nya Solskjaer adalah Terburuk
- Mengenang 'Ramalan' Phil Jones, Solskjaer Dipecat Lebih Cepat
- Sibuk Bisnis, Manchester United Lupa Identitas Sebagai Klub Sepak Bola?
- Fans Diminta Bersiap, Manchester United Memang Akan Babak Belur Musim Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23











