Antonio Conte Punya Kenangan Manis Saat Melatih Chelsea
Yaumil Azis | 23 Desember 2019 19:30
Bola.net - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, hanya menghabsiskan waktu dua tahun saja untuk memperkuat Chelsea. Walaupun begitu, ia mengantongi kenangan yang cukup manis untuk dibagikan.
Awal mula perjalanan Conte di klub raksasa Inggris tersebut berlangsung dengan cukup apik. Seperti yang diketahui, pria berkebangsaan Italia tersebut berhasil mempersembahkan gelar Premier League pada musim perdananya.
Sayangnya, kisahnya berakhir dengan buruk. Pada musim berikutnya, Chelsea mengalami penurunan performa yang drastis. Alhasil, ia dipecat kendati berhasil menyumbangkan trofi FA Cup di penghujung musim.
Sekarang ia menukangi Inter Milan. Di tangannya, Nerazzurri menjelma menjadi salah satu klub yang diwaspadai oleh tim lainnya. Bahkan mereka sedang memuncaki klasemen Serie A saat ini dengan koleksi 42 poin.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kenangan Manis Conte
Walaupun hanya berlangsung singkat, namun perjalanan Conte memiliki kenangan manis yang patut dikenang. Ia membagikan kisahnya tersebut saat bertemu dengan Che Tempo Che Fa.
"Sejujurnya, di Inggris anda bisa memberikan apresiasi yang sangat besar terhadap atmosfer pertandingan. Suatu hari, di Chelsea, kami bermain di kandang melawan Middlesbrough yang tengah menurun," buka Conte.
"Kami menang 4-1 dan walaupun demikian, suporter mereka memberikan tepuk tangan ke pemain lawan yang melewati bagian bawah mereka di stadion. Saya terkejut dan memberi tepuk tangan kembali kepada mereka," lanjutnya.
Tak Suka Kekalahan
Sekarang ini, Conte berupaya untuk mencatatkan kisah manis bersama Inter Milan. Salah satu caranya ialah dengan meraih hasil positif di Serie A. Pada akhir pekan kemarin, Inter Milan menang atas Genoa dengan skor telak 4-0.
Perlu diketahui bahwa Inter baru menelan satu kekalahan pada musim ini. Dan mereka patut berterima kasih kepada ketidaksukaan Conte terhadap kekalahan.
"Selebrasi hanya berlangsung singkat, kekalahan akan terasa lebih lama. [Bisa terasa selama] sehari atau dua hari. Itu sangat mempengaruhi saya dan bisa membebani keluarga untuk sementara," tambahnya.
"Ya [saya senang sekarang], tapi saya tak akan berbicara soal itu. Mari terus mengharapkan yang terbaik," tutupnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
Statistik Laga Tottenham vs Chelsea: Kekalahan Kandang Pertama Mourinho atas Mantan Klub Asuhan
Kalahkan Mourinho dengan 3-4-3, Frank Lampard Jiplak Sistem Antonio Conte?
Jadi Korban Rasisme, Rudiger Minta Pelaku Dihukum
Son Heung-min Menjadi Pemain Paling 'Kotor' di Premier League
Jose Mourinho yang Rapuh, 2 Kali Dikalahkan Mantan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












