Arsenal Tumbang 2-3 dari Dortmund di Emirates Cup, 3 Poin Evaluasi untuk Arteta

Gia Yuda Pradana | 10 Agustus 2026 06:42
Arsenal Tumbang 2-3 dari Dortmund di Emirates Cup, 3 Poin Evaluasi untuk Arteta
Pemain Arsenal Viktor Gyokeres mencetak gol dalam laga Emirates Cup antara Borussia Dortmund vs Arsenal di London, Minggu, 9 Agustus 2026 (c) John Walton/PA via AP

Bola.net - Arsenal menutup Emirates Cup dengan kekalahan 2-3 dari Borussia Dortmund di Emirates Stadium. Hasil ini mengakhiri empat kemenangan beruntun The Gunners di ajang tersebut dan menjadi catatan pramusim yang mengecewakan setelah sempat tampil menjanjikan pada babak pertama.

Dortmund membuka skor lewat Samuele Inacio sebelum Konstantinos Karetsas menggandakan keunggulan pada menit ke-29. Arsenal bangkit melalui gol Ethan Nwaneri dan penalti Viktor Gyokeres, tetapi Joane Gadou memastikan trofi pulang ke tim tamu.

Advertisement

Hasil tersebut menghadirkan bahan evaluasi penting bagi Mikel Arteta jelang musim baru Premier League. Setidaknya, ada tiga hal yang bisa dipetik dari performa Arsenal saat menghadapi Dortmund.

1 dari 3 halaman

Tzolis Hadirkan Sinyal Positif di Sektor Sayap

Christos Tzolis menjadi salah satu pemain Arsenal yang memperlihatkan progres berarti. Winger asal Yunani itu memberi assist untuk gol Nwaneri dan memenangkan penalti yang dikonversi Gyokeres.

Tzolis juga menciptakan empat peluang, terbanyak dibandingkan pemain lain di lapangan. Catatan ini menegaskan kontribusinya dalam membangun serangan dari sisi lebar lapangan.

Keberaniannya dalam duel satu lawan satu serta kemampuannya menghasilkan umpan berbahaya menghadirkan opsi baru bagi Arsenal di area sayap. Profil tersebut berpotensi memperkaya variasi serangan The Gunners pada musim baru.

2 dari 3 halaman

Peran Kai Havertz di Lini Tengah Masih Menggantung

Kai Havertz kembali diproyeksikan di lini tengah dan dimainkan sebagai bagian dari trio gelandang bersama Myles Lewis-Skelly dan Martin Odegaard. Namun, pemain asal Jerman itu kesulitan memberi pengaruh, terutama pada kontribusi bertahan dan penguasaan bola.

Havertz beberapa kali mampu melakukan pergerakan cerdas di belakang pertahanan Dortmund. Akan tetapi, penyelesaian akhirnya belum cukup efektif untuk mengubah jalannya pertandingan.

Performa ini mengindikasikan bahwa lini tengah bukan posisi ideal untuk memaksimalkan kemampuan Havertz. Arsenal perlu menemukan peran yang lebih tepat agar efektivitasnya tetap terjaga.

3 dari 3 halaman

Pertahanan Arsenal Perlu Perhatian Serius Jelang Musim Baru

Arsenal hanya kebobolan 27 gol sepanjang Premier League 2025/26, sebuah rapor yang solid. Namun, performa pramusim memperlihatkan persoalan berbeda setelah kalah dari Real Betis dan kembali kebobolan tiga gol saat menghadapi Dortmund.

Absennya William Saliba menjadi kehilangan besar dan ia diperkirakan masih absen pada awal musim baru. Cristhian Mosquera masih minim pengalaman di level ini, sedangkan Riccardo Calafiori bukan bek tengah natural.

Situsi tersebut mempertegas kebutuhan Arsenal untuk menambah bek sebelum kompetisi resmi dimulai. Arteta masih memiliki waktu memperbaiki organisasi pertahanan, tetapi sinyal dari pramusim menunjukkan sektor ini membutuhkan perhatian serius.

Sumber: Sports Illustrated

LATEST UPDATE