Arsenal yang Malas dan Jalan Panjang Mikel Arteta untuk Memperbaikinya
Richard Andreas | 11 Januari 2020 05:00
Bola.net - Mikel Arteta dinilai sudah cukup berhasil menunjukkan tanda-tanda perkembangan awal Arsenal. Namun, jalan masih panjang sampai Arsenal benar-benar bangkit dan kembali ke papan atas.
Di bawah Arteta, The Gunners kembali mempelajari dasar-dasar sepak bola. Cacat defensif jadi salah satu kekurangan terbesar Arsenal, karena pemain-pemain yang kurang mumpuni.
Bagaimanapun, tiga pertandingan terakhir sudah cukup membuat fans optimistis. Arsenal mulai menemukan kepercayaan diri mereka, para pemain lebih bebas merancang serangan.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tim Pemalas
Sejak awal, Arteta mengaku ingin memperbaiki masalah Arsenal satu per satu. Dia yakin kualitas itu ada, hanya diganggu masalah mental.
Analis Sky Sports, Charlie Nicholas, meyakini hasil kerja Arteta sejauh ini belum benar-benar terbukti. Mantan pemain Arsenal ini tahu Arteta mewarisi tim pemalas yang bahkan mengabaikan pelajaran dasar sepak bola.
"Ini adalah momen transisi yang sulit untuk Arsenal. Tim ini mulai hidup dan jelas ada persatuan yang lebih tinggi dari sebelumnya," ungkap Nicholas.
"Jalan masih panjang sebelum perbaikan itu benar-benar selesai, tetapi mereka mulai terbentuk untuk Mikel Arteta."
"Bicara fisik, dia membuat para pemain bekerja lebih keras di tahap musim ini daripada yang mereka inginkan. Dahulu mereka pernah jadi tim pemalas," imbuhnya.
Kembali ke Dasar
Intinya, Arteta belum benar-benar mengembangkan Arsenal. Dia hanya menuntun pemain untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan dasar yang bisa membuat pertandingan berjalan buruk.
"Dahulu mereka tidak memahami apa itu kerja sama tim dan karena itulah Arteta berkata mereka harus lebih bekerja keras perihal dasar-dasar sepak bola," sambung Nicholas.
"Mereka memang masih belum mendapatkan kembali sentuhan terbaiknya, tapi telah tercipta sejumlah clean sheets, terlepas dari keberuntungan."
"Arteta mendapatkan respons pemain-pemainnya," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59









