Barisan Para Mantan Menyerang Manchester United: Dari Roy Keane hingga Gary Neville
Asad Arifin | 9 Oktober 2020 12:06
Bola.net - Performa Manchester United di awal musim 2020/2021 masih mengecewakan. Dari tiga laga di Premier League, Setan Merah sudah menelan dua kekalahan.
Paul Pogba dan kawan-kawan kalah dari Crsyatl Palace dan Tottenham. Dua kekalahan itu menjadi sorotan besar karena terjadi ketika United bermain di Old Trafford. United bahkan kalah 1-6 dari Tottenham.
Nasib MU makin disorot karena pergerakan di bursa transfer musim panas jauh dari mengesankan. Mereka memang mendatangkan lima pemain, namun kabarnya tak ada satu pun yang merupakan pilihan utama sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer.
Manchester United bahkan terkesan melakukan pembelian panik karena empat pemain didatangkan pada hari terakhir bursa transfer, yaitu Edison Cavani, Alex Telles, Facundo Pellistri, dan Amad Traore. Satu pemain yang lebih dulu diboyong adalah Donny van de Beek.
Performa Manchester United tidak lepas dari sorotan para legenda-legenda klub. Berikut ini kata-kata bernada kemarahan para legenda terkait performa buruk Setan Merah musim ini.
Gary Neville

Legenda Manchester United, Gary Neville, beberapa kali mengkritik mantan klubnya, salah satunya tentang kebijakan transfer yang kacau. Terbaru, Neville juga melontarkan kritikan pedas ketika MU dibantai Tottenham Hotspur di Liga Inggris, Minggu (4/10/2020).
Mantan kapten MU itu menilai performa tim menyedihkan saat kalah dari Tottenham. Neville juga menyebut pertahanan Setan Merah berantakan pada musim ini.
Pada pertandingan melawan Tottenham, MU menurunkan duo Eric Bailly dan Harry Maguire di posisi bek tengah. Neville melihat pertahanan Setan Merah benar-benar kacau.
"Yang menakutkan adalah empat atau lima peluang yang dimiliki Tottenham secara berurutan saat skor 2-1," kata Neville, seperti dilansir Sky Sports.
"Manchester United benar-benar babak belur. Saat itu mereka sedang terancam, dan itu terjadi dengan 11 orang. Spurs memiliki peluang cepat, mereka berada di semua tempat," imbuh Neville.
Rio Ferdinand

Ketidakpuasan atas kinerja Manchester United juga dilontarkan oleh mantan beknya, Rio Ferdinand. Ia mengaku frustrasi dengan kebijakan transfer MU yang kalah dengan klub-klub lainnya.
Seperti diketahui MU mendatangkan lima pemain pada musim panas ini, empat di antaranya baru diumumkan pada hari terakhir bursa transfer. Menurut kabar yang beredar, dari lima pemain itu tak ada satu pun yang merupakan target utama sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer.
“Hal yang paling membuat frustasi fans MU adalah kami menyadari siapa target mereka, itulah elemen yang membuat frustasi,” kata Ferdinand tentang transfer MU, seperti dilansir The Sun.
“MU sangat pasif di bursa transfer, saya sangat mengkhawatirkan kinerja Manchester United musim ini. Kondisi ini bisa membuyarkan pekerjaan musim lalu yang berakhir bagus."
"Di posisi mana yang lebih Anda sukai? Saya lebih suka berada di posisi Frank Lampard. Ia dapat mendatangkan pemain yang diinginkan,” imbuh Ferdinand.
Roy Keane

Kritikan tajam soal performa Manchester United musim ini juga datang dari sang mantan kapten, Roy Keane. Dia menyebut penampilan MU saat kalah telak dari Spurs memalukan. Keane juga menyebut Solskjaer bisa terancam ditendang dari posisinya.
"Performa melawan Spurs memalukan," kata Keane kepada ITV, seperti dilansir ITV.
"Kami semua ada di sepak bola, kami semua pernah mengalami hari-hari buruk. Tapi saya rasa penampilan beberapa pemain mempermalukan lambang klub."
"Pada akhirnya, saya pikir Ole akan kehilangan pekerjaannya. Dengan para pemain yang dia miliki saat ini, saya sudah mengatakannya sebelumnya, mereka melemparkan manajer sebelumnya [Mourinho] ke bawah bus dan mereka akan melakukan hal yang persis sama kepada Ole," imbuh Keane.
Patrice Evra

Mantan bek Manchester United Patrice Evra mengecam mantan klub yang dinilai berantakan. Kritikan pedas itu dilontarkan Evra setelah MU dibantai Spurs 1-6.
Salah satu kritikan Evra menyangkut kebijakan transfer Manchester United pada musim ini. Ia bersimpati kepada Solskjaer karena klub gagal memboyong pemain bidikan di bursa transfer.
"Saya seorang yang positif, tapi saya tidak pernah ingin berbicara tentang United karena setiap kali Anda berbicara yang sebenarnya, itu bisa menyakitkan. Saya penuh semangat dan mencintai klub ini. Tapi saya tahu Anda harus punya filter ketika berbicara di TV, tapi ini berantakan," kata Evra kepada Sky Sports.
"Saya merasa sedih untuk manajer. Bagaimana dengan dewan pengurus? Ini sudah berapa tahun sejak Ferguson pergi? Berapa manajer telah dipecat?"
"Kami tahu ia ingin pemain seperti Jadon Sancho, tapi mereka tidak mencari harga yang tepat. Apa yang terjadi dengan klub saya? Saya sangat emosional. Sulit untuk mematahkan seorang pria seperti saya," imbuh Evra.
Sumber: Sky Sports, Metro, Manchester Evening News, The Sun
Disadur dari Bola.com (Penulis: Yus Mei Sawitri, 9 Oktober 2020)
Baca Ini Juga:
- 4 Pemain yang Menjadi Korban Bursa Transfer di Manchester United
- Bukan Hanya Gunnersaurus, Inilah Maskot Tim-Tim Premier League
- 3 Wajah Starting XI Manchester United Usai Bursa Transfer: Bisa Juara Gak Ya?
- Starting XI Pemain yang Gagal Dibeli Barcelona Era Bartomeu: Bisa Juara La Liga?
- Lima Tahun Jurgen Klopp di Liverpool: Empat Prediksinya yang Tepat dan Satu yang Meleset
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59









