'Beda Dengan Mourinho, Wenger Sesabar Orang Suci'
Editor Bolanet | 4 Februari 2015 11:19
- Pengamat kawakan sepakbola Inggris, Patrick Barclay memberikan tanggapannya mengenai keputusan Chelsea melepas Mohamed Salah di bursa transfer musim dingin ini. Pemain asal Mesir tersebut dilepas dengan status pinjaman ke Fiorentina sebagai bagian dari transfer Juan Cuadrado, setelah dianggap gagal menunjukkan permainan terbaik dalam setahun bermukim di Stamford Bridge.
Barclay menganggap bahwa 'penghakiman' Mourinho terhadap Salah memang terkesan kejam, namun itu sudah menjadi karakter yang telah membawanya sukses di berbagai klub. Pria yang sudah menjadi jurnalis sepakbola terkemuka di Inggris sejak dekade 70-an ini lantas membandingkan sadisnya penilaian Mourinho dengan kesabaran yang dimiliki manajer , Arsene Wenger.
Wenger dikenal tetap mempertahankan gelandang rapuh Abou Diaby, meski pemain asal Prancis tersebut lebih banyak menghabiskan waktu di meja perawatan akibat cedera menahun dalam beberapa musim terakhir.
Dilepasnya Salah mungkin terlihat kejam, namun tak semua manajer berani mengambil keputusan semacam itu. Salah datang ke Bridge atas prakarsa Mourinho dengan harga 11 juta Pounds, namun penampilannya memang tak sesuai dengan level permainan Chelsea. Mourinho selalu menantang pemainnya untuk menutupi kelemahan mereka dengan memberikan tanggung jawab yang besar, bahkan untuk pemain yang datang atas permintaannya sendiri, ungkap pria yang menjadi penulis biografi Alex Ferguson ini seperti dilansir London Evening Standard.
Gaya tersebut jauh berbeda dengan Arsene Wenger, yang terlihat memperlakukan setiap pemain dengan kesabaran yang setara dengan orang suci. Mari kita bandingkan saja dengan jelas, seandainya Abou Diaby adalah pemain Mourinho, apakah ia akan tetap di Chelsea?[initial]
(les/mri)
Barclay menganggap bahwa 'penghakiman' Mourinho terhadap Salah memang terkesan kejam, namun itu sudah menjadi karakter yang telah membawanya sukses di berbagai klub. Pria yang sudah menjadi jurnalis sepakbola terkemuka di Inggris sejak dekade 70-an ini lantas membandingkan sadisnya penilaian Mourinho dengan kesabaran yang dimiliki manajer , Arsene Wenger.
Wenger dikenal tetap mempertahankan gelandang rapuh Abou Diaby, meski pemain asal Prancis tersebut lebih banyak menghabiskan waktu di meja perawatan akibat cedera menahun dalam beberapa musim terakhir.
Dilepasnya Salah mungkin terlihat kejam, namun tak semua manajer berani mengambil keputusan semacam itu. Salah datang ke Bridge atas prakarsa Mourinho dengan harga 11 juta Pounds, namun penampilannya memang tak sesuai dengan level permainan Chelsea. Mourinho selalu menantang pemainnya untuk menutupi kelemahan mereka dengan memberikan tanggung jawab yang besar, bahkan untuk pemain yang datang atas permintaannya sendiri, ungkap pria yang menjadi penulis biografi Alex Ferguson ini seperti dilansir London Evening Standard.
Gaya tersebut jauh berbeda dengan Arsene Wenger, yang terlihat memperlakukan setiap pemain dengan kesabaran yang setara dengan orang suci. Mari kita bandingkan saja dengan jelas, seandainya Abou Diaby adalah pemain Mourinho, apakah ia akan tetap di Chelsea?[initial]
Baca Juga
Wenger Sebut Cedera Giroud Membawa Berkah
Wenger: Ramalan Saya Soal Chelsea vs City Terbukti Benar
Walcott Terkejut Lihat Tinggi Badan Gabriel
Bellerin Girang Cetak Gol Perdana Untuk Arsenal
Sanchez Ingin Lupakan Pertemanan Dengan Ospina
Arteta Antusias Lihat Persaingan Sengit Ozil dan Cazorla
Wenger Isyaratkan Paulista Gusur Duo Koscielny-Mertesacker
Wenger Akui Arsenal Beli Paulista Karena Kepepet
Cazorla Masih Merasa Bersalah Tinggalkan Malaga
Bek Boro Akui Sebenarnya Enggan Jumpa Arsenal
Parkinson: Kalahkan Chelsea Lebih Nikmat Ketimbang Depak Arsenal
'Sanchez Bermain Lebih Baik di Arsenal Ketimbang Saat di Barca'
Bellerin: Mesin Arsenal Tetap Jalan Tanpa Alexis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



