Beda Pergerakan Transfer: Man United Sulit Dapatkan Pemain, Liverpool Dar-Der-Dor!
Richard Andreas | 22 Juli 2025 11:40
Bola.net - Bursa transfer musim panas Premier League menghadirkan fenomena menarik dari dua rivalitas klasik. Liverpool yang baru menjuarai kompetisi justru menunjukkan agresivitas tinggi dalam memperkuat skuad.
Di sisi lain, Manchester United menghadapi kesulitan signifikan dalam melakukan manuver transfer. Padahal, Setan Merah adalah pihak yang seharusnya lebih aktif setelah performa mengecewakan musim lalu.
Kondisi ini bertolak belakang dengan logika umum dunia sepakbola. Biasanya klub yang mengalami masalah akan lebih gencar melakukan pembenahan skuad di jendela transfer.
Kini justru Liverpool sebagai juara yang mendominasi aktivitas bursa transfer musim ini. Situasi paradoks ini menjadi sorotan utama media sepakbola Inggris.
Liverpool Agresif Memperkuat Skuad Juara
The Reds membuka bursa dengan tiga rekrutan berkualitas tinggi dalam investasi masif. Jeremie Frimpong (40 juta euro), Florian Wirtz (125 juta euro), dan Milos Kerkez (46,9 juta euro) menjadi pilihan utama manajemen.
Total belanja Liverpool telah menembus angka 200 juta euro lebih dalam periode transfer ini. Wirtz bahkan menjadi pemain termahal dalam sejarah klub yang menandai ambisi besar meraih dominasi berkelanjutan.
Frimpong dan Kerkez diproyeksikan sebagai pengganti strategis Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson. Perencanaan jangka panjang ini menunjukkan visi jelas manajemen Liverpool.
Keuntungan besar Liverpool adalah kemampuan finansial tanpa harus melepas aset utama. Kekuatan ekonomi klub dan pendapatan tinggi musim sebelumnya mendukung agresivitas transfer ini.
Manchester United, Gerak Hati-Hati di Tengah Persoalan Skuad

United merespons dengan merekrut Bryan Mbeumo dari Brentford senilai 75 juta euro. Matheus Cunha juga didatangkan seharga 74,2 juta euro untuk menambah opsi lini depan.
Diego Leon dari Paraguay menjadi investasi masa depan dengan harga 4 juta euro meski baru berusia 18 tahun. Rekrutmen ini menunjukkan strategi jangka panjang di tengah keterbatasan finansial.
Performa Mbeumo yang mencetak 20 gol dan 9 assist musim lalu membuatnya menjadi prioritas utama. United berharap kedatangannya dapat menghidupkan kembali lini serang yang lesu.
Cunha diharapkan memberikan kedalaman dan kreativitas setelah menunjukkan performa positif bersama Wolves. Namun, United menghadapi dilema beban gaji tinggi dan kebutuhan menjual pemain senior untuk menyeimbangkan keuangan.
Beda Pergerakan Transfer MU dan Liverpool
Strategi Liverpool menunjukkan pendekatan ofensif dengan keberanian mengakuisisi talenta papan atas. Mereka tidak ragu mengeluarkan dana besar bahkan saat status juara masih hangat.
United menempuh jalan berbeda karena terpaksa menghadapi realitas finansial yang rumit. Setan Merah harus melepas beberapa pemain terlebih dahulu sebelum dapat bergerak bebas di pasar transfer.
Kedua klub memang sama-sama aktif, namun latar belakang strateginya kontras. Liverpool bermain dengan spekulasi tinggi dan siap membayar mahal untuk mempertahankan kejayaan.
Sementara itu, United berusaha selektif dan efisien dalam setiap keputusan transfer. Mereka harus cerdas mengelola sumber daya terbatas sambil tetap kompetitif melawan rival-rival kuat.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Jual Alexander Isak Rp2,3 Triliun, Newcastle Bisa Rekrut 5 Pemain Ini untuk Transformasi Skuad!
Marcus Rashford ke Barcelona: Keputusan Mengejutkan yang Untungkan Manchester United
PDKT Chelsea ke Donnarumma Bikin PSG Gugup
Skema Transfer Aneh! Liverpool Siap 'Patungan' Gaji Demi Lepas Federico Chiesa ke Atalanta
Bryan Mbeumo Resmi Gabung Manchester United, Kapan Debutnya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Liverpool vs Atletico Madrid: Comeback Sempurna The Reds di Anfield!
Liga Champions 10 September 2026, 03:55
-
Dulu Kevin De Bruyne, Kini Enzo Fernandez yang jadi 'Pelayan' bagi Erling Haaland
Liga Champions 9 September 2026, 23:51
-
Link Nonton Siaran Liga Champions: Liverpool vs Atletico 10 September 2026
Liga Champions 9 September 2026, 22:24
-
Michael Carrick Akhirnya Kembali ke Panggung Liga Champions Setelah 4 Tahun 291 Hari
Liga Champions 9 September 2026, 20:43
-
Ngenes! Lewis Hall Pilih Bertahan di Newcastle Timbang Gabung MU
Liga Inggris 9 September 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 17:18
-
Melihat Barcelona Sebagai Tim Terbaik di Dunia
Liga Champions 10 September 2026, 17:13
-
Barcelona Menggila: 22 Gol dalam 5 Laga, Rekor 76 Tahun Akhirnya Pecah
Liga Champions 10 September 2026, 17:03
-
Sabian Fathul Ilmi Raih Poin Penting di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship Motegi
Otomotif 10 September 2026, 16:49
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



