Bertahan di Lapangan, Bertepuk Tangan Saat Pemain Manchester City Menerima Trofi, Ini Penjelasan Arteta
Afdholud Dzikry | 23 Maret 2026 08:47
Bola.net - Mikel Arteta memilih tetap berada di lapangan Stadion Wembley saat para pemain Manchester City menerima trofi Carabao Cupx, Minggu (22/3/2026) lalu. Meski kalah 0-2, pelatih asal Spanyol itu menunjukkan sikap ksatria di tengah perayaan lawan.
Gestur ini menjadi sorotan di tengah kekecewaan mendalam skuad The Gunners. Tak sedikit tim biasanya langsung masuk ke ruang ganti untuk menghindari momen pahit saat rival merayakan kemenangan.
Namun bagi Arteta, keputusan tersebut bukan sekadar soal emosi, melainkan bentuk profesionalisme dan penghormatan kepada lawan serta publik sepak bola.
Meski kekalahan terasa menyakitkan, Arteta tidak ingin timnya kehilangan perspektif atas pencapaian selama delapan bulan terakhir. Ia justru ingin menjadikan kekecewaan ini sebagai sumber motivasi untuk sisa musim.
Penghormatan Arsenal
Tetap berada di lapangan saat lawan berpesta bukan hal mudah, terutama setelah pertandingan yang melelahkan. Namun Arteta memiliki pandangan jelas tentang sportivitas.
"Saya pikir itu adalah bentuk rasa hormat karena mereka memenangkan piala tersebut," ujarnya.
Menurutnya, menunggu hingga trofi diangkat adalah bentuk apresiasi. Namun, ia juga menegaskan pentingnya menjaga batas.
"Kita menunggu sampai mereka mengangkat trofi. Setelah itu, saat mereka mulai merayakan, barulah kita meninggalkan lapangan. Itulah yang kami lakukan," jelasnya.
Mengubah Kekecewaan Menjadi Motivasi

Arteta tidak menjadikan selebrasi lawan sebagai motivasi utama. Ia lebih fokus pada semangat yang lahir dari dalam timnya sendiri.
"Apa yang telah dilakukan tim ini dalam delapan bulan terakhir sungguh luar biasa," katanya dengan bangga.
Ia ingin rasa kecewa ini menjadi bahan bakar untuk menjalani dua bulan terakhir musim dengan maksimal.
"Kami akan menggunakan kekecewaan ini sebagai energi untuk menjalani dua bulan terbaik kami. Itu sepenuhnya bergantung pada kami," tegasnya.
Ujian Mental Menuju Akhir Musim
Kekalahan di final sering dikhawatirkan berdampak pada mental tim. Namun Arteta menolak anggapan tersebut, mengingat timnya sudah memainkan 50 pertandingan musim ini.
"Jika setiap kekalahan berdampak besar, maka Anda tidak siap memainkan 70 pertandingan," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Arsenal telah berulang kali menunjukkan kemampuan bangkit setelah hasil buruk.
"Kami punya rekam jejak yang jelas dalam merespons situasi seperti ini, dan saya yakin kami akan melakukannya lagi," pungkas Arteta.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Belum Bisa Umumkan Transfer Bruno Guimaraes dari Newcastle, Ada Apa?
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 13:18
-
Manchester City Selangkah Lagi Amankan Bintang Timnas Maroko Ini
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 07:00
-
Rodri Cabut, Manchester City Kejar Gelandang Chelsea Ini
Liga Inggris 7 Agustus 2026, 20:30
-
Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 20:04
-
Kabar Terbaru Malo Gusto: Jadi Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 7 Agustus 2026, 19:30
LATEST UPDATE
-
Detail Kesepakatan Transfer Ronald Araujo ke Liverpool
Liga Inggris 9 Agustus 2026, 22:11
-
Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
Otomotif 9 Agustus 2026, 19:57
-
Endrick Mulai Mencari Jalan ke Premier League, Berpeluang Gabung MU?
Liga Inggris 9 Agustus 2026, 16:35
-
Mason Mount Buka Suara soal Cedera di Laga MU vs PSG
Liga Inggris 9 Agustus 2026, 15:23
-
Jadi Asisten Jose Mourinho, Apa Peran Sami Khedira di Real Madrid?
Liga Spanyol 9 Agustus 2026, 13:28
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59










