Bryan Robson Ungkap Akar Masalah Terpuruknya Manchester United
Asad Arifin | 13 Oktober 2019 14:35
Bola.net - Manchester United terpuruk pada awal musim 2019/2020. Setan Merah berada di papan bawah klasemen Premier League. Legenda klub, Bryan Robson mengungkap alasan di balik terpuruknya United.
Kiprah Manchester United di awal musim ini memang buruk, seperti yang terjadi pada akhir musim 2018/2019 lalu.
Hingga pekan ke-8 Premier League, United masih terbenam di posisi ke-12 klasemen sementara. Marcus Rashford dan kawan-kawan hanya mampu meraih sembilan poin saja. Mereka hanya terpaut dua poin dari tim tim di zona degradasi.
Sementara itu, catatan tandang United juga sangat buruk. United tidak pernah menang dalam sebelas laga terakhir. Terakhir, United kalah dari Newcastle dengan skor 1-0, Minggu (6/10/2019) yang lalu.
Keterpurukan Manchester United Dimulai Saat Bursa Transfer
Bryan Robson, kepada Daily Star, mengatakan bahwa akar keterpurukan Manchester United dimulai pada bursa transfer musim panas 2019 yang lalu. United melepas terlalu banyak pemain berpengalaman dan tidak cukup mendatangkan pemain baru.
"Saya pikir satu-satunya kesalahan United sejauh ini adalah membiarkan terlalu banyak pemain berpengalaman pergi. Kami diterpa cukup banyak cedera musim ini, kekurangan pemain. Itulah sebabnya mereka ada pada posisi saat ini," buka Bryan Robson.
“Romelu Lukaku (ke Inter), Alexis Sanchez (Inter, dipinjamkan), Ander Herrera (PSG), Chris Smalling (Roma, dipinjamkan). Ini adalah pemain yang sangat berpengalaman," sambung Bryan Robson.
Bryan Robson mengatakan, dalam situasi terpuruk seperti saat ini, United sangat membutuhkan jasa pemain-pemain yang dilepas tersebut. Tetapi, yang terjadi United kini bergantung pada banyak pemain muda.
Manchester United Krisis Pemimpin
Dengan dilepasnya para pemain senior, menurut Bryan Robson, Manchester United juga mengalami krisis kepemimpinan. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer kini dinilai kekurangan sosok pemain yang mampu membawa tim keluar dari situasi sulit dan membangkitkan mental bertanding.
"Apakah itu gelandang tengah atau pemain tengah yang dominan, Anda membutuhkan seorang pemimpin untuk menjadi terorganisir di lapangan. United dan yang lainnya mencari tipe pemain seperti itu," tegas Bryan Robson.
Di masa lalu, United pernah punya sosok gelandang yang begitu kuat secara karakter yakni Roy Keane. Dia adalah kapten yang disegani oleh kawan dan juga lawan. Sosok seperti ini dinilai dibutuhkan oleh United.
Sumber: Daily Star
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man City Permalukan Chelsea, Rosenior Soroti Penyakit Lama The Blues
Liga Inggris 13 April 2026, 05:40
-
Man of the Match Chelsea vs Man City: Marc Guehi
Liga Inggris 13 April 2026, 01:48
LATEST UPDATE
-
Inter Menang Dramatis 4-3, Marcus Thuram Ungkap Rahasia Ketajamannya
Liga Italia 13 April 2026, 10:06
-
Man City vs Arsenal Pekan Depan: Penentuan Juara Liga Inggris
Liga Inggris 13 April 2026, 09:47
-
Real Madrid Murka! Insiden Berdarah Mbappe Picu Tuntutan Transparansi VAR
Liga Spanyol 13 April 2026, 09:47
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 13 April 2026, 08:58
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 13 April 2026, 08:58
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 13 April 2026, 08:43
-
Man of the Match Como vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 13 April 2026, 07:53
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45










