Cerita Berbeda di Anfield: Chelsea Bangkit, Liverpool Malah Dicemooh Fans Sendiri
Richard Andreas | 9 Mei 2026 23:15
Bola.net - Liverpool gagal memanfaatkan laga kandang untuk mengamankan langkah menuju tiket Liga Champions setelah ditahan imbang Chelsea 1-1 di Anfield. Hasil itu sekaligus memperpanjang penantian tim asuhan Arne Slot untuk memastikan posisi mereka di kompetisi elite Eropa musim depan.
Pertandingan sempat berjalan ideal bagi Liverpool setelah Ryan Gravenberch mencetak gol cepat pada menit keenam. Atmosfer Anfield sempat bergelora, sementara tekanan justru mengarah kepada pemilik Chelsea, BlueCo, yang mendapat nyanyian protes dari pendukung tim tamu.
Namun, situasi berubah setelah Chelsea menemukan gol penyama kedudukan menjelang turun minum. Momentum pertandingan kemudian bergeser dan Liverpool kembali harus menghadapi kritik dari suporternya sendiri setelah gagal menjaga dominasi awal mereka.
Chelsea Bangkit Setelah Tertinggal Cepat

Liverpool membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Ryan Gravenberch pada menit keenam. Gol tersebut membuat Chelsea berada di ambang kekalahan ketujuh beruntun mereka di Premier League.
Akan tetapi, Chelsea perlahan mulai mengendalikan permainan setelah tekanan awal Liverpool menurun. Tim tamu akhirnya menyamakan skor pada menit ke-35 lewat situasi bola mati dari Enzo Fernandez yang tampak mengenai Wesley Fofana sebelum masuk ke gawang Giorgi Mamardashvili.
Gol itu mengubah jalannya pertandingan. Chelsea tampil lebih percaya diri dan bahkan sempat mencetak gol lain yang dianulir, sementara klaim penalti mereka juga ditolak VAR saat berusaha memburu kemenangan sebelum final Piala FA melawan Manchester City pekan depan.
Anfield Mulai Kehilangan Kesabaran pada Arne Slot
Setelah unggul cepat, Liverpool justru gagal menjaga intensitas permainan mereka. Alih-alih terus menekan, tim tuan rumah memilih bermain lebih pasif dan membiarkan Chelsea berkembang sepanjang pertandingan.
Pendekatan tersebut membuat Liverpool kehilangan dua poin penting dalam persaingan mengamankan tiket Liga Champions. Seusai laga, suara boo terdengar dari tribune Anfield sebagai bentuk kekecewaan terhadap performa tim.
Kritik semakin tajam karena Liverpool menghadapi Chelsea yang sebelumnya kalah telak dari tim lapis kedua Nottingham Forest. Penampilan yang dianggap kurang berenergi itu juga mengingatkan pada hasil mengecewakan lain di Anfield musim ini, termasuk saat Tottenham mencuri poin dalam periode sulit mereka bersama Igor Tudor.
Kini tekanan terhadap Arne Slot mulai meningkat. Dengan sisa pertandingan melawan Aston Villa dan Brentford, Liverpool masih membutuhkan tiga poin tambahan untuk memastikan tempat di Liga Champions musim depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sunderland vs Man United: Tanpa Gol dari Stadium of Light
Liga Inggris 9 Mei 2026, 23:03
LATEST UPDATE
-
Gabriel Magalhaes: Arsenal Akan Selalu Ada di Hati Saya
Liga Inggris 10 Mei 2026, 01:31
-
Man of the Match Lazio vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 10 Mei 2026, 01:16
-
Hasil Lazio vs Inter: Pesta Juara Nerazzurri Berlanjut di Olimpico
Liga Italia 10 Mei 2026, 01:10
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Persijap 10 Mei 2026
Bola Indonesia 10 Mei 2026, 00:55
-
Chelsea Bangkit di Waktu yang Tepat
Liga Inggris 10 Mei 2026, 00:27
-
Jadwal Siaran Langsung Persija vs Persib: Tayang di TV Mana?
Bola Indonesia 10 Mei 2026, 00:11
-
Prediksi Milan vs Atalanta 11 Mei 2026
Liga Italia 9 Mei 2026, 23:37
-
Hasil Sunderland vs Man United: Tanpa Gol dari Stadium of Light
Liga Inggris 9 Mei 2026, 23:03
-
Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 9 Mei 2026, 22:03
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55








