Cerita Gerrard Soal Suarez di Liverpool: Ia tak Punya Rasa Respek Pada Siapa pun
Dimas Ardi Prasetya | 22 Juli 2020 17:25
Bola.net - Legenda Liverpool steven Gerrard mengungkapkan brutalnya Luis Suarez yang tak memiliki rasa hormat, tapi dalam artian yang bagus, pada siapa pun dalam sesi latihan.
Suarez direkrut oleh Liverpool dari Ajax Amsterdam pada Januari 2011 silam. Saat itu ia dibeli dengan harga sekitar 23 juta pounds.
Dalam waktu singkat, striker asal Uruguay ini mampu memikat fans Liverpool. Sebab ia adalah seorang striker dengan skill yang sangat brilian.
Ia punya dribel yang ciamik, trik-trik mengelabui lawan yang bikin kagum dan kemampuanya mencetak gol dari berbagai sisi lapangan. Yang membuat suporter makin kagum adalah determinasinya yang luar biasa.
Ia giat membantu timnya bertahan. Striker yang kini membela Barcelona itu juga akan bermain tak kenal lelah selama 90 menit.
Testimoni Gerrard Soal Suarez
Steven Gerrard mengenang memori awal-awal kedatangan Luis Suarez di Liverpool. Ia mengungkapkan Suarez saat itu tak kenal takut.
Ia menyebut Suarez tak akan segan untuk mengeluarkan segalanya kala berlatih, termasuk menerjang para pemain senior di klub tersebut. Gerrard pun langsung tahu bahwa Liverpool saat itu telah berhasil mendatangkan seorang pemain yang sangat hebat.
“Banyak striker yang kami rekrut memang memiliki rasa hormat terhadap orang-orang seperti Jamie Carragher dan nama-nama lain di skuat, tetapi ia (Luis Suarez) tidak menghormati siapa pun dalam latihan, dalam artian yang baik tentunya," kenangnya pada BBC Match of the Day.
"Ia akan menabrak mereka, ia menyikut mereka dan saya berpikir itu bukan hal yang normal yang Anda lihat dalam sesi latihan, Anda biasanya akan melihat banyak rasa hormat tetapi Luis akan berlari melalui siapa pun dan menekan para bek setiap saat," serunya.
"Anda langsung tahu dalam beberapa hari, bukan berminggu-minggu bahwa ia akan menjadi pemain top bagi Liverpool," ujar Gerrard.
Arti Penting Kesuksesan Liverpool Jadi Juara
Steven Gerrard pernah gagal membawa Liverpool jadi juara dalam beberapa kesempatan. Salah satunya pada tahun 2014.
Gerrard pun merasa senang karena pada akhirnya Liverpool berhasil meraih gelar juara Premier League. Baginya hal itu terasa penting karena membantunya menyingkirkan memori kelam enam tahun lalu.
“Pertama dan terpenting, bagi saya, merupakan hal yang fantastis untuk mengubur beberapa mimpi buruk, dari 2014 itu tentu jelas sangat melegakan. Menjadi penggemar dan mantan pemain Liverpool, saya sudah merasakan penantian yang besar, yang lama dan saya masih berhubungan dengan banyak pemain yang ada di ruang ganti sehingga banyak dari mereka berbagi rasa sakit dengan saya," tuturnya.
"Itu fantastis untuk semua orang yang terhubung dengan klub, tetapi itu adalah emosi yang beragam dalam banyak hal karena pengalaman saya sendiri, menjadi penggemar dan mantan pemain dan banyak keluarga saya adalah penggemar Liverpool juga," ucap Gerrard.
"Jujur saja, saya masih berada di tempat yang sangat tinggi menonton semua liputan TV dan melihat semua emosi beterbangan," tandas Gerrard.
Liverpool akan mengangkat trofi Premier League pertamanya usai pertandingan melawan Chelsea di Anfield. Duel lawan The Blues ini juga memiliki kenangan buruk pada Steven Gerrard enam tahun yang lalu, karena saat itu ia terpeleset dan membuat The Reds kalah 0-2 dan sebagai konsekuensinya, timnya kalah dalam perburuan trofi Premier League dari Manchester City.
(BBC)
Baca Juga:
- Savage! Jelang Tandang ke Anfield, Chelsea Nge-Troll Liverpool di Twitter
- Ini Detail Seremoni Liverpool Angkat Trofi Premier League, Termasuk Trofi Diambil Sendiri
- 5 Alasan Mengapa Liverpool Patut Mewaspadai Chelsea
- Satu Kata yang Bikin Liverpool Juara Musim Ini? Klopp: Konsistensi
- Ogah Sembarangan, Klopp Jelaskan Prinsip Liverpool dalam Membeli Pemain
- Mengintip Persiapan Pesta Angkat Trofi Liverpool di Stadion Anfield
- Video: Proses Pengukiran Nama Liverpool di Trofi Premier League
- Pesan Henderson untuk Fans Liverpool: Di Rumah Saja, Kami yang Angkat Trofi untuk Kalian
- Petunjuk Jurgen Klopp, Liverpool Tidak Akan Beli Pemain Baru?
- Gelar Juaranya Dinyinyiri Fans Rival, Liverpool Justru Dibela Mason Mount: Mereka Layak Juara
- Olivier Giroud: Chelsea Bakal Rusak Pesta Juara Liverpool
- Prediksi Liverpool vs Chelsea 23 Juli 2020
- Data dan Fakta Premier League: Liverpool vs Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59










